Pemkot Jakarta Selatan targetkan kurangi 345 ton sampah per hari
Elshinta
Rabu, 26 Januari 2022 - 12:27 WIB |
Pemkot Jakarta Selatan targetkan kurangi 345 ton sampah per hari
Alat berat mengangkat sampah di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (13/10/2021). (ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)

Elshinta.com - Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) menargetkan dapat mengurangi produksi sampah sekitar 23 persen atau 345 ton per hari.

Kepala Bagian Pembangunan dan Lingkungan Hidup (Kabag PLH) Kota Administrasi Jakarta Selatan Imam Bahri mengatakan, setiap harinya produksi sampah di wilayahnya baik organik maupun nonorganik mencapai 1.500 ton.

"Dari ribuan ton itu per hari, kita targetkan 23 persen bisa dikurangi karena di Jakarta itu sekitar 7.000 ton sehingga kiriman sampah ke Bantar Gebang dapat kita kurangi," kata Imam saat dikonfirmasi di Jakarta Rabu.

Imam menuturkan bahwa target 23 persen tersebut cukup realistis mengingat pengelolaan sampah di Jakarta Selatan dinilai belum maksimal.

"Enggak muluk-muluk sih, enggak bisa ini juga karena pengelolaan sampah belum bisa maksimal," ujar Imam.

Menurut Imam, untuk mencapai target itu, Pemerintah Kota Jakarta Selatan tengah menggencarkan berbagai upaya di antaranya, optimalisasi keberadaan bank sampah di setiap kelurahan dan budidaya ulat maggot.

Imam menilai budidaya ulat Maggot cukup efektif mengurai sampah organik, terutama karena lalat tentara hitam itu dapat mengurai sampah organik lima kali dari berat badannya.

"Bahkan ada wilayah yang warganya bersedekah lewat pengolahan minyak jelantah itu. Jadi mereka kumpulkan minyak jelantah itu dan dapat uang. Tapi kebanyakan warganya yang memilih disedekahkan uangnya," tutur Imam.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Perindah kampung, Satgas Yonif 126/KC ajak masyarakat kerja bakti bersama
Jumat, 27 Mei 2022 - 16:11 WIB
Sebagai upaya menata lingkungan menjadi rapi dan bersih, Satgas Yonif 126/KC Pos Bompay mengajak war...
Penanaman 10 juta pohon aksi nyata revolusi mental pencegahan bencana
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:44 WIB
Beberapa tahun terakhir, kejadian bencana di Indonesia kebanyakan didominasi oleh bencana hidrometeo...
Forkopimda Aceh Tengah akan datakan konsesi getah pinus
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:26 WIB
Forkopimda Kabupaten Aceh Tengah mulai serius membahas penegakan hukum terhadap pemanfaatan dan peng...
Kali Cipanggilingan Subang dipenuhi sampah diduga buangan  TPA dan `home industry`
Senin, 23 Mei 2022 - 12:35 WIB
Warga Gg  Cendrawasih Rw 02 Subang, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat kaget dengan pem...
LKM bantu kurangi tingkat kekumuhan Kota Magelang
Minggu, 22 Mei 2022 - 20:34 WIB
Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) yang tersebar di kelurahan-kelurahan memiliki peran penting ter...
Bunga bangkai tumbuh di perkarangan rumah warga Pesisir Jambi
Minggu, 22 Mei 2022 - 16:13 WIB
Bunga Raflesia atau dikenal dengan bunga bangkai tumbuh di halaman rumah warga pesisir tepatnya RT 0...
DLHK sebut Sungai Bengkulu tercemar bakteri Escherichia Coli
Jumat, 20 Mei 2022 - 18:38 WIB
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bengkulu menyebutkan bahwa Sungai Bengkulu tela...
Tim KLHK tangani pembuangan limbah B3 di kawasan hutan Karawang
Kamis, 19 Mei 2022 - 15:40 WIB
Tim Direktorat Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tengah menangani pe...
Warga Pebayuran Bekasi minta tutup TPS ilegal
Selasa, 17 Mei 2022 - 15:19 WIB
Warga Kampung Kobak Rante, Desa Karang Reja, Kabupaten Bekasi meminta pemerintah daerah segera menut...
Pohon terbesar di dunia itu tumbuh di Agam
Senin, 16 Mei 2022 - 18:36 WIB
Sebatang pohon kayu medang (Litsea Sp) tumbuh terjaga di kawasan hutan rakyat di Jorong Ambacang, Na...
InfodariAnda (IdA)