UB Malang miliki WR V bidangi riset dan inovasi
Seiring dengan perubahan status Universitas Brawijaya Malang menjadi perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH), pihak UB menambah jumlah wakil rektornya.

Elshinta.com - Seiring dengan perubahan status Universitas Brawijaya Malang menjadi perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH), pihak UB menambah jumlah wakil rektornya yakni Wakil Rektor V Bidang Riset dan Inovasi Dr Bambang Susilo M.Sc.Agr.
“Pak Bambang dulu Dekan Fakultas Tehnik Pertaniann dan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM),” kata Kabag Humas dan Ke-arsipan UB, Kotok Guritno dalam acara Bincang Santai dengan Media (Bisma).
Sementara itu, Rektor V Bidang Riset dan Inovasi Dr Bambang Susilo M.Sc.Agr mengatakan, ada dua hasil penelitian dari LPPM 2021 yang tahun 2022 sudah siap digiring untuk piloting ke Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis (DI2B) untuk dihilirisasi.
"Saat ini sebagai WR V tugas saya mengintegrasikan dan mensinkronkan riset-riset UB yang bisa dihilirisasi. Jika dulu BIIW mengerjakan pekerjaan sendiri, LPPM mengerjakan riset dan pengabdian sendiri dan kurang koordinasi maka maka sekarang dengan tanggung jawab dijadikan satu pada Wakil rektor maka akan lebih terintegrasi sistem kerjanya. Jadi riset yang sudah mempunyai tingkat kesiapan teknologi (TKT) tinggi bisa digeser keprogram kerja Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis (DI2B )untuk hilirisasi," kata Bambang seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris, Kamis (27/1).
Menurut Bambang, setelah sampai di DI2B maka penelitian tersebut akan diinkubasi sampai layak teknis, ekonomi, sosial dan berkelanjutan untuk selanjutnya dikomersialkan lewat Badan Pengelola Usaha atau BPU atau juga dikomersialkan melaui investor swasta.