Polisi: WNA Yordania pukul petugas bandara di Bali berakhir damai
Elshinta
Jumat, 28 Januari 2022 - 09:35 WIB |
Polisi: WNA Yordania pukul petugas bandara di Bali berakhir damai
Saat petugas bandara memberikan penjelasan kepada WNA asal Yordania Mohanad DM Naji di Bandara Ngurah Rai, Bali, Selasa (25/1/2022). ANTARA/HO

Elshinta.com - Kasus warga negara asing asal Yordania bernama Mohanad DM Naji yang memukul dua petugas bandara dan satu anggota kepolisian Polsek Bandara Ngurai Rai, Bali berakhir damai.

"Iya (damai) tiga korban tidak akan mempermasalahkan kejadian pemukulan yang dilakukan oleh Mohanad DM Naji di Gate 5 Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Ngurah Rai, dan tidak akan melanjutkan ke jalur hukum," kata Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi dalam siaran persnya di Denpasar, Kamis. 

Ia mengatakan Mohanad Naji mengakui bersalah dan meminta maaf kepada tiga korban atas perbuatan pemukulan yang dilakukannya karena emosi sesaat. 

"Yang bersangkutan mengaku panik karena tidak bisa berangkat ke Jakarta dan ditinggal oleh pesawat Lion Air, padahal rencananya setelah terbang dari Bali ke Jakarta besoknya Mohanad Naji akan berangkat ke Yordania untuk melihat dan menengok ibunya yang sakit keras," ujar Sukadi. 

Sedangkan tiga korban lainnya yaitu Akhmad Tio Irawan Avsec Lion Air, I Nyoman Sudiasa Avsec Lion Air, dan Gatut Suryadi anggota Polsek Bandara Ngurai Rai telah memaafkan Mohanad Naji dan tidak melanjutkan kasus ini lagi. 

Sebelumnya, kasus pemukulan ini diketahui terjadi pada Selasa (25/1), sekitar pukul 15.00 WITA. Saat itu Mohanad Naji beserta istri, anaknya, dan beberapa orang lainnya berjumlah delapan orang hendak berangkat ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Lion Air. 

Selanjutnya, Mohanad Naji bersama dengan keluarga dan delapan orang lainnya sudah menunggu untuk masuk ke pesawat Lion Air. Namun, karena tidak ada panggilan untuk masuk ke pesawat itu, Mohanad Naji masih tetap menunggu. 

"Karena dirasa lama tidak ada panggilan masuk ke pesawat Mohanad Naji menanyakan kepada pihak Lion Air, namun dari pihak Lion Air mengatakan kepada yang bersangkutan pesawat sudah terbang," ujar Sukadi menjelaskan. 

Pihak Mohanad Naji mempertanyakan hal tersebut kepada pihak Lion Air mengenai alasan tidak adanya pemanggilan hingga ditinggal pesawat. Menurut Sukadi, karena merasa tidak mendapatkan penjelasan yang baik, Mohanad Naji menjadi emosi dan ingin masuk ke dalam kantor Lion Air. 

Saat itu masih tetap dihalangi oleh Avsec Lion Air yang bertugas. Namun, Mohanad Naji yang masih emosi selanjutnya terjadi kesalahpahaman yang berujung pemukulan terhadap Avsec Lion Air dan petugas polisi. 

"Tujuannya ada petugas kepolisian juga supaya tidak terjadi keributan di Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Ngurah Rai," katanya lagi. 

Setelah dijelaskan kembali ke pihak Mohanad Naji, dan permasalahan pemukulan itu diselesaikan secara kekeluargaan dengan cara mediasi di Kantor Polsek Kawasan Bandara pada Selasa (25/1) pukul 20.00 WITA.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kejari Singkawang tahan tersangkan korupsi Bantuan Pangan Nontunai
Jumat, 20 Mei 2022 - 21:23 WIB
Kejaksaan Negeri Singkawang, Kalimantan Barat, menahan pria berinisial EP yang disangka sebagai pel...
Eksekutor dijanjikan Rp200 juta eksekusi petugas Dishub Makassar
Jumat, 20 Mei 2022 - 20:49 WIB
Rekonstruksi kasus penembakan Najamuddin Sewang, petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, t...
Polda Riau gagalkan pengiriman PMI ilegal ke Malaysia
Jumat, 20 Mei 2022 - 19:48 WIB
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menggagalkan upaya pengiriman puluhan pekerja migran Ind...
Polisi tangkap 18 pelajar terlibat tawuran yang tewaskan siswa SMK
Jumat, 20 Mei 2022 - 19:00 WIB
Polres Metro Jakarta Pusat menangkap 18 pelajar terlibat tawuran yang menewaskan seorang siswa SMK b...
Polres Payakumbuh tangkap pemuda akan kirim ganja ke Jakarta
Jumat, 20 Mei 2022 - 17:51 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Payakumbuh, Sumatera Barat berhasil menangkap seorang pemuda berinisial SN...
Kejati NTB selidiki dugaan penyelewengan dana hibah KONI Dompu
Jumat, 20 Mei 2022 - 17:39 WIB
Tim Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat menyelidiki adanya dugaan penyelewengan dana ...
Polda Lampung berdayakan Bhabinkamtibmas bantu tanggulangi PMK
Jumat, 20 Mei 2022 - 17:03 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Lampung akan memberdayakan Bhabinkamtibmas guna membantu menanggulangi pen...
Kasad ajak masyarakat Indonesia pertahankan Ideologi Pancasila
Jumat, 20 Mei 2022 - 16:39 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengajak masyarakat Indonesia unt...
KPK limpahkan berkas penyuap mantan Bupati Tulungagung ke pengadilan
Jumat, 20 Mei 2022 - 15:32 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara dan surat dakwaan terdakwa Tigor Praka...
Polisi ringkus kawanan perampok di Lombok Tengah
Jumat, 20 Mei 2022 - 14:46 WIB
Tim Puma Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) meringkus kawanan pencurian dengan pemberat...
InfodariAnda (IdA)