Kejagung minta keterangan Kominfo dugaan korupsi satelit Kemhan
Elshinta
Jumat, 28 Januari 2022 - 11:32 WIB |
Kejagung minta keterangan Kominfo dugaan korupsi satelit Kemhan
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI Febrie Adriansyah, Kamis (27/1/2022). ANTARA/Laily Rahmawaty

Elshinta.com - Kejaksaan Agung menjadwalkan ulang pemeriksaan saksi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi Proyek Satelit Kementerian Pertahanan (Kemhan) di Slot Orbit 123 derajat Bujur Timur (BT).

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menyebutkan, saksi Kominfo dipanggil dalam rangka penyidikan, guna mencari tahu bagaimana peralihan serta kewenangan pengelolaan orbit 123 derajat BT dari Kominfo ke Kemhan.

“Saksi Kominfo yang dipanggil itu, yang jelas kami ingin tahu bagaimana peralihan, kewenangan pengelolaan orbit ini dari Kominfo kok bisa ke Kemhan,” kata Febrie, saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, pengelolaan orbit tersebut di bawah kewenangan Kominfo. Namun sejak dialihkan ke Kemhan, semua proses pengelolaan di bawah Kementerian Pertahanan.

“Kalau dia di Kominfo, orbit itu prosesnya apa sama kalau di bawah Kemhan. Karena ini kan ada kepentingan dengan pertahanan. Jadi kami pengen cek itu,” kata Febrie.

Berdasarkan barang bukti elektronik yang diperoleh hasil penggeledahan, Febrie menyebutkan, penyidik sedang mendalami, melihat dari sisi sewa satelit dengan pengisian orbit milik Avanti Communication Ltd Bernama yang kemudian menggunakan Satelit Artemis.

“Kemudian yang kedua diperdalam apakah satelit itu berfungsi setelah dibayar. Kemudian dipastikan nanti dengan penyidik apakah memang ada manfaatnya,” katanya pula.

Selain dari Kominfo, penyidik juga kembali akan memeriksa sejumlah saksi dari PT Dini Nusa Kusuma (DNK), sebagai pemegang Hak Pengelolaan Filling Satelit Indonesia untuk dapat mengoperasikan satelit atau menggunakan spektrum frekuensi radio di orbit satelit tertentu.

Direktur Penyidikan Jampidsus Supardi mengatakan pihaknya sudah mengirimkan surat panggilan untuk dimintai keterangan kepada Kominfo. Pemeriksaan dijadwalkan minggu depan.

“Minggu depan kalau enggak salah. Senin dan Rabu. Surat (pemberitahuan, Red) sudah dikirimkan,” kata Supardi.

Pemeriksaan terhadap Kominfo telah dijadwalkan Selasa (25/1) lalu. Pihak yang dimintai keterangan, yakni Direktur Jenderal Sumber Daya serta Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) Kominfo.

Namun para pihak yang dimintai keterangan tidak ada yang hadir, sehingga penyidik melayangkan permintaan pemeriksaan ulang untuk pekan depan.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD dalam konferensi pers Kamis (13/1) menyebutkan bahwa Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengeluarkan keputusan tentang hak penggunaan filling satelit Indonesia pada orbit 123 derajat untuk filing Satelit Garuda-2 dan Nusantara A1-A kepada PT DNK.

Pada 10 Desember 2018, Kominfo mengeluarkan keputusan tentang Hak Penggunaan Filling Satelit Indonesia pada Orbit 123 derajat BT untuk Filling Satelit Garuda-2 dan Nusantara A1-A kepada PT DNK. Namun, PT DNK tidak mampu menyelesaikan permasalahan residu Kemhan dalam pengadaan Satelit Komunikasi Pertahanan (Satkomhan).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kejari Siak eksekusi Ketua Komnas PA Riau terkait kasus pencemaran nama baik 
Minggu, 22 Mei 2022 - 15:57 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak melaksanakan eksekusi Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Riau, Dewi ...
22 Mei 2019 : Jakarta membara
Minggu, 22 Mei 2022 - 06:00 WIB
Hari ini 3 tahun yang lalu terjadi kerusuhan di sekitar Sarinah, Jakarta Pusat implikasi dari kalang...
Polres Bener Meriah tangkap delapan terduga pemerkosa dua remaja
Sabtu, 21 Mei 2022 - 23:05 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Bener Meriah, Polda Aceh menangkap delapan terduga pemerkosaan dua remaja ...
Kajatisu: Jadikan momentum Harkitnas untuk menjaga kebersamaan dan keberagaman
Sabtu, 21 Mei 2022 - 18:56 WIB
Kajatisu Idianto, SH, MH jadi inspektur upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang 114 di hal...
Kejatisu kembali hentikan 3 perkara penganiayaan dengan restorative justice
Sabtu, 21 Mei 2022 - 18:13 WIB
Kejatisu kembali mengusulkan 3 perkara tindak pidana umum untuk dihentikan penuntutannya dengan mene...
Kabulkan Prapid Anthony, Hakim: Penetapan tersangka tidak sah 
Sabtu, 21 Mei 2022 - 16:45 WIB
Hakim tunggal Philip Mark Soentpiet mengabulkan sebagian permohonan praperadilan yang diajukan Antho...
Korupsi Dana Bos, mantan Kepala SMAN8 Medan dituntut 7,6 tahun penjara
Sabtu, 21 Mei 2022 - 13:48 WIB
Mantan Kepala SMAN8 Medan Jonggor Rantau Panjaitan dituntut selama 7 tahun dan 6 bulan penjara yang ...
Kapolri perintahkan jajaran jaga stabilitas minyak goreng
Sabtu, 21 Mei 2022 - 08:45 WIB
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan kepada jajarannya untuk menyiapkan langkah-...
Kejari Singkawang tahan tersangkan korupsi Bantuan Pangan Nontunai
Jumat, 20 Mei 2022 - 21:23 WIB
Kejaksaan Negeri Singkawang, Kalimantan Barat, menahan pria berinisial EP yang disangka sebagai pel...
Eksekutor dijanjikan Rp200 juta eksekusi petugas Dishub Makassar
Jumat, 20 Mei 2022 - 20:49 WIB
Rekonstruksi kasus penembakan Najamuddin Sewang, petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, t...
InfodariAnda (IdA)