Margiono wartawan kritis itu tutup usia

Elshinta
Selasa, 01 Februari 2022 - 21:11 WIB |
Margiono wartawan kritis itu tutup usia
Mantan Ketua Umum PWI Margiono. ANTARA/HO-IG Rakyat Merdeka

Elshinta.com - Pagi itu, sebuah kabar duka datang dari dunia kewartawanan. Sebuah pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp (Wa) grup menuliskan kalimat duka yang pada intinya memberitahukan seseorang telah berpulang.

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun". Sebagai pembuka kabar tersebut. Telah meninggal dunia Direktur Utama Rakyat Merdeka/CEO Rakyat Merdeka Group sekaligus Ketua Dewan Penasihat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Bapak H Margiono.

Margiono dengan panggilan akrab MG yang sering diucapkan para sahabat meninggal dunia (Selasa, 1/2)  pukul 09.02 WIB di Rumah Sakit Modular Pertamina Jakarta.

"Mohon doa agar almarhum diberi surga terbaik di sisi Allah SWT," tulis pesan singkat tersebut.

Margiono merupakan Ketua PWI Pusat selama dua periode. Pertama, ia menjabat sebagai Ketua PWI pada rentang waktu 2008 hingga 2013. Kedua, ia kembali dipercaya pada periode 2014 hingga 2019.

Sebelum mengembuskan napas terakhir, Margiono diketahui menjabat sebagai Ketua Penasihat PWI Pusat dalam kepengurusan Ketua Umum PWI Atal S Depari.

Semasa hidup, MG dikenal sebagai sosok wartawan yang kritis. Bahkan, kepribadian teguh yang dimilikinya itu tak kerap berlawanan atau berseberangan dengan sejumlah kebijakan pemerintah.

Sebut saja pada masa pemerintah Presiden Ke-5 RI yakni Megawati Soekarnoputri. Di masa itu, Harian Rakyat Merdeka yang dipimpinnya beberapa kali harus berhadapan dengan atau dituntut oleh pihak lain ke pengadilan.

Pengajuan ke pengadilan tentu saja bukan karena perbuatan melawan hukum yang dilakukannya melainkan sikap kritis yang dilontarkan nya melalui tinta pena seorang Margiono.

Tidak hanya itu, ketika berkarir di sebuah majalah, sikap kritis yang dimilikinya tentu saja tidak hilang begitu saja. Kala itu, izin majalah tempat ia bekerja dicabut oleh pemerintah.

Kali ini, pencabutan izin tersebut diketahui berkaitan dengan sampul majalah dengan gambar Presiden Soeharto mengenakan pakaian raja dalam kartu "king".

Dari kejadian tersebut tentu saja banyak hal positif yang bisa dipetik oleh masyarakat terutama para insan pers. Setidaknya seorang wartawan harus tetap berani menuliskan berita-berita kritis, namun tetap tidak mengesampingkan kode etik sebagaimana yang telah diatur.

Selain kritis, Margiono diketahui juga humoris dan suka bercanda dengan lawan bicara. Pribadi yang ramah dan suka melempar guyonan tersebut bisa saja dipengaruhi dari peranannya sebagai dalang wayang kulit.

Pengakuan sahabat
Sebagai seorang wartawan, Ketua Umum PWI Pusat bahkan pernah maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Margiono tentu saja memiliki banyak teman, sahabat dan relasi yang kuat.

Sebagai contoh, kedekatan nya dengan mantan Pemimpin Umum LKBN ANTARA Asro Kamal Rokan. Keduanya di berbagai kesempatan sering melakukan agenda bersama termasuk mengikuti beberapa kegiatan kenegaraan Presiden ke luar negeri.

Pada September 2015, Asro Kamal Rokan dan Margiono berkesempatan bertolak ke Markas Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York. keduanya terbang ke negeri Paman Sam dalam rangka ikut serta dengan rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Kala itu, kami menginap di Hotel Millennium di seberang Markas PBB," kenang Asro Kamal.

Secara pribadi, Asro mengaku mengenal sosok Margiono saat keduanya sama-sama ikut rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Malaysia dan Singapura sekitar tahun 2004.

Dari sana, keduanya semakin akrab dan menjalin hubungan pertemanan. Apalagi, keduanya sama-sama berprofesi sebagai wartawan. Bermodalkan profesi yang sama, Asro dan Margino terus berteman dengan baik.

Selepas pertemuannya dengan Margiono di New York, kedua tokoh pers ini semakin sering bertemu di berbagai kesempatan. Pada Juli 2008, Margiono dipercaya sebagai Ketua Umum PWI Pusat.

Ia terpilih setelah para peserta Kongres yang diadakan di Aceh memberikan kepercayaan penuh pada Margiono. Kala itu, Asro sendiri dipercaya sebagai Ketua Panitia Kongres PWI.

Tidak sampai di situ, setelah MG terpilih menjadi Ketua PWI, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengundang para peserta Kongres PWI Pusat ke Istana Negara.

Margiono sendiri dijadwalkan berpidato di hadapan Presiden keenam tersebut. Namun, sebelum acara dimulai, Sekretariat Negara berkali-kali menghubungi Asro terkait isi pidato yang akan disampaikan Margiono.

Sontak saja hal itu membuat Asro sedikit bingung karena ia mengetahui sahabatnya itu tidak pernah menggunakan teks saat membacakan pidatonya. Asro mencoba menghubungi Margiono dan menanyakan perihal isi pidato yang akan dibacakan nya.

Hingga malam tiba, teks pidato dari Margiono tak kunjung tiba atau dikirimkan nya ke Asro. Tanpa pikir panjang dan atas persetujuan Margiono, Asro membuat teks pidato untuk sahabatnya itu.

Keesokan harinya, atau pada saat acara inti, Margiono tetap berpidato sebagaimana yang telah dijadwalkan. Namun, apa yang disampaikan oleh Margiono tentu saja berbeda dengan apa yang ditulis oleh Asro Kamal.

"Ini bagian dari banyak kenangan indah dengan MG," ujar dia.

Kini, Margiono memang telah tiada. Namun, coretan tinta yang ditulisnya akan terus hidup dan dikenang oleh masyarakat terutama insan pers.

Margiono dikabarkan meninggal dunia akibat terpapar COVID-19. Selain itu, dari beberapa informasi yang beredar diketahui ia juga rutin melakukan cuci darah karena mengalami masalah kesehatan pada ginjal.

Dari pesan berantai yang beredar luas, diketahui alamat duka berada di BSD Villa Serpong Jalan Kencana I Blok C2 Nomor 2, 3, 4 Serpong, Tangerang. Selanjutnya, dari Rumah Sakit Pertamina, almarhum akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jelupang.

Selamat jalan Margiono, coretan tinta pena mu, abadi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Dokter: Belum ada bukti BPA sebabkan gangguan janin dan kanker
Selasa, 16 Agustus 2022 - 08:11 WIB

Dokter: Belum ada bukti BPA sebabkan gangguan janin dan kanker

Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia Prof Dr dr Aru Wisaksono Sudoyo SpPD-KHOM FINASIM FACP mengataka...
Pos Indonesia hadirkan layanan kirim barang Rp1.000 per Kg
Selasa, 16 Agustus 2022 - 06:31 WIB

Pos Indonesia hadirkan layanan kirim barang Rp1.000 per Kg

PT Pos Indonesia (Persero) menghadirkan layanan pengiriman kargo dengan ongkos hanya Rp1.000 per kil...
BMKG peringatkan potensi hujan lebat sejumlah wilayah Indonesia
Selasa, 16 Agustus 2022 - 06:01 WIB

BMKG peringatkan potensi hujan lebat sejumlah wilayah Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan lebat di sejumlah w...
PLN manfaatkan abu batu bara untuk konstruksi jalan
Senin, 15 Agustus 2022 - 23:51 WIB

PLN manfaatkan abu batu bara untuk konstruksi jalan

PT PLN (Persero) memanfaatkan abu batu bara hasil pembakaran di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)...
Pemrov Kalbar bangga stik keladi Singkawang jadi cemilan di G20
Senin, 15 Agustus 2022 - 23:21 WIB

Pemrov Kalbar bangga stik keladi Singkawang jadi cemilan di G20

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar, Heronimus Hero mengatakan pemerintah provinsi sangat ...
BPS: Penurunan harga CPO sinyal berakhirnya `windfall` komoditas
Senin, 15 Agustus 2022 - 22:51 WIB

BPS: Penurunan harga CPO sinyal berakhirnya `windfall` komoditas

Deputi Bidang Statistik Distribusi Dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Setianto menyebutkan penurun...
Kepala SDN 2 Ciarus Banyumas harapkan perbaikan ruang kelas rusak
Senin, 15 Agustus 2022 - 22:21 WIB

Kepala SDN 2 Ciarus Banyumas harapkan perbaikan ruang kelas rusak

Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Ciarus Kusdianto mengharapkan Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jaw...
BPBD Parigi: Relawan bersihkan rumah warga dari dampak banjir susulan
Senin, 15 Agustus 2022 - 21:21 WIB

BPBD Parigi: Relawan bersihkan rumah warga dari dampak banjir susulan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mengatakan para...
Wapres menerima audiensi jajaran pengurus BPKH
Senin, 15 Agustus 2022 - 21:05 WIB

Wapres menerima audiensi jajaran pengurus BPKH

Wakil Presiden Ma`ruf Amin menerima audiensi Kepala Badan Pelaksana dan Ketua Dewan Pengawas Badan ...
Kementerian ATR serahkan 2.800 hektare lahan untuk korban konflik Aceh
Senin, 15 Agustus 2022 - 20:21 WIB

Kementerian ATR serahkan 2.800 hektare lahan untuk korban konflik Aceh

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyerahkan sert...

InfodariAnda (IdA)