Top
Begin typing your search above and press return to search.

Kapolres Langkat bantu warga Selotong yang tertimpa pohon

Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok, memberikan bantuan perobatan kepada Hairum Syahputra (17) yang sedang terbaring sakit.

Kapolres Langkat bantu warga Selotong yang tertimpa pohon
X
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok, memberikan bantuan perobatan kepada Hairum Syahputra (17) yang sedang terbaring sakit. Bantuan tersebut berupa uang tunai untuk membantu biaya perobatan. Bantuan itu diserahkan oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Secanggang Muhammad Salim, di Jalan Tangkahan Dusun IX Desa Selotong, Kecamatan, Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

"Pak Kapolres bersimpati dengan musibah yang menimpa Hairum, dan menitipkan sejumlah uang kepada saya untuk membantu biaya perobatan, dan hari ini saya serahkan amanah tersebut kepada ayah Hairum," kata Salim yang didampingi Korcam PKH Secanggang Fahru Riza.

Sementara itu orang tua Hairum yang bernama Rusli (53) sangat terharu menerima bantuan dari Kapolres, karena keluarganya tidak pernah terpikir akan mendapat perhatian dari Kapolres Langkat. "Kami sekeluarga tidak kenal bapak Kapolres, tapi saya yakin beliau orang baik, kami hanya mampu mengucapkan terima kasih kepada bapak Kapolres Langkat yang telah memberikan perhatian kepada anak saya yang tertimpa musibah, kami tidak dapat membalasnya, hanya Allah SWT yang membalaskan kebaikan bapak," ujar Rusli terbata.

Lebih lanjut Rusli menceritakan bahwa kejadian itu bermula, pada hari kamis (20/1) anaknya Hairum Syahputra berboncengan naik sepeda motor tiba-tiba ada pohon pepaya di pinggir jalan tumbang dan menimpa kepala bagian belakang Hairum, selain itu ada juga luka-luka kecil dibagian tubuh lainnya. Namun yang dirasakan paling vatal dibagian leher belakang. Hairum sempat dirawat di Rumah Sakit Tanjung Pura selama dua hari, kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Putri Bidadari selama lima hari.

"Sempat dirawat di rumah sakit pak, kata dokter ada tulang bagian leher yang retak dan syarafnya juga kena, tapi saya dan keluarga tidak mengizinkan anak saya dioperasi dan saya bawa pulang untuk dirawat dirumah," katanya.

Sementara Hairum hanya tergeletak, tampak bagian perut agak membengkak, namun sudah lepas oksigen, sudah mau makan, dan sedikit bercerita. Hairum ini merupakan anak pertama dari lima bersaudara dari pasangan Rusli dan Arbaiyah, kalau libur sekolah dia membantu keluarganya dengan memasang bubu kepiting dan hasil penjualan kepiting di berikan kepada ibunya untuk belanja kebutuhan sehari-hari.

"Ya beginilah kondisi anak saya pak, selama ditangani pengobatan alternatif ada tampak perubahan, semoga sembuhlah, karena anak saya ini rajin membantu keluarga, dia kalau libur sekolah, pasang bubu kepiting hasilnya diberikannya kepada ibunya," kata Rusli seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Rabu (9/2).

Selain itu SDM PKH Kecamatan Secanggang juga turut memberikan bantuan kepada keluarga Rusli, saat bersamaan Koordinator SDM PKH Kecamatan Secanggang Fahru Riza menyerahkan bantuan dari sejumlah SDM PKH, sebagai tanda kepedulian SDM PKH kepada keluara penerima manfaat program keluarga harapan (PKH) sejak tahun 2015 sampai sekarang.

"Keluarga bapak Rusli itu termasuk penerima PKH dan juga keluarganya menerima KIS PBI/JKN jadi kalaupun berobat ke rumah sakit itu sudah dijamin dan tidak dikenakan biaya," kata Riza.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire