Top
Begin typing your search above and press return to search.

Undip lantik 2.518 wisudawan: Cegah 'lost generation'

Rektor Universitas Diponegoro Yos Johan Utama menegaskan, bangsa Indonesia adalah bangsa yang tangguh yang telah terbukti mampu menghadapi beberapa perubahan zaman.

Undip lantik 2.518 wisudawan: Cegah lost generation
X
Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.

Elshinta.com - Meski diterpa pandemi COVID-19 sejak Maret 2020, dipastikan di Indonesia tidak akan terjadi lost generation, sebuah generasi yang menjadi soliter dan kurang toleran, karena berkurangnya interaksi dengan pihak luar akibat pembelajaran daring. Rektor Universitas Diponegoro Yos Johan Utama menegaskan, bangsa Indonesia adalah bangsa yang tangguh yang telah terbukti mampu menghadapi beberapa perubahan zaman.

"Banyak pihak meramalkan bahwa generasi saat ini yang mendapatkan pendidikan secara virtual, dan dibatasi hubungan sosial budaya serta keagamaannya akibat dari adanya pandemi COVID-19 merupakan generasi yang hilang atau Lost Generation. Satu istilah yang pada awalnya disampaikan oleh Gestrude Stein dan dipopulerkan oleh Ernest Hemingway untuk menggambarkan satu generasi pada saat terjadinya Perang Dunia Pertama antara tahun 1914-1918. Mereka menjadi lost Generation karena tidak mendapatkan kehidupan sosial yang normal bahkan memilukan akibat terjadinya perang,” tuturnya Yos Johan.

Yos saat memberikan sambutan pada acara Wisuda ke-165 Undip secara virtual yang meluluskan 2.515 wisudawan, Rabu (9/2) menjelaskan pada akhirnya generasi ini akibat pandemi, menurut dugaan mereka akan memiliki karateristik sebagai generasi yang kehilangan harapan, kehilangan kepercayaan keimanan dan keputusasaan baik masa kini maupun masa depannya.

"Cara pandang yang pesimistis tersebut tentu harus ditolak, karena selain keimanan kita kepada Tuhan YME yang selalu mengajarkan optimisme serta prasangka baik tetapi juga pengalaman sejarah bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang tangguh dan tahan terhadap segala perubahan zaman,” ujarnya.

Yos Johan mengakui bahwa adanya perubahan mendadak atau revolusi industri 4.0 dengan disrupsinya beserta terguncangnya dunia dengan COVID-19, telah mengubah tatanan sosial. Namun kekhawatiran akan adanya lost generation pada generasi saat ini bisa teratasi dengan adanya keimanan yang diperkuat.

"Dan tentu saja kita memiliki modal yang sangat besar yakni keluarga yang menjadi pilar utama dalam pembangunan akhlak generasi saat ini. Oleh karena itu para wisudawan jangan bersedih, tak perlu terlalu khawatir, atau galau menghadapi kondisi sekarang ini. Tetaplah berpikir positif, perkuat keimanan. Semoga Tuhan akan selalu memberikan kemudahan dan kelancaran saudara dalam menempuh karier di masa mendatang,” tutur Yos Johan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Kamis (10/2).

Ia menambahkan, untuk dapat menjadi mahasiswa Universitas Diponegoro seleksinya yang sangat ketat bahkan untuk seleksi melalui SNMPTN raihan pesertanya merupakan dua besar tertinggi di Indonesia tahun 2020 dan enam besar tahun 2021. Selain itu Undip adalah salah satu universitas terbaik di Indonesia yang memiliki reputasi baik nasional maupun internasional.

Undip memiliki peringkat akreditasi A dan beberapa program studi terakreditasi pada intitusi internasional seperti prodi pada Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, dan Fakultas Teknik. Di tingkat internasional dan nasional Undip membuktikan kualitasnya menjadi ranking 1 nasional dan universitas yang alumninya paling cepat mendapatkan pekerjaan.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire