Top
Begin typing your search above and press return to search.

Hasil uji WGS, empat sampel kasus Covid-19 Sukoharjo terdeteksi varian Omicron

Hasil uji sampel Whole Genom Sequencing (WGS) dari empat kasus Covid-19 warga Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah dinyatakan varian Omicron.

Hasil uji WGS, empat sampel kasus Covid-19 Sukoharjo terdeteksi varian Omicron
X
Covid-19. Foto: Ilustrasi/elshinta.com.

Elshinta.com - Hasil uji sampel Whole Genom Sequencing (WGS) dari empat kasus Covid-19 warga Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah dinyatakan varian Omicron. Satu dari empat kasus ini merupakan bayi usia 10 bulan. Kondisi keempat kasus Omicron ini sudah membaik dan selesai isolasi mandiri. Jumlah tersebut merupakan laporan total kasus yang terdeteksi Omicron sampai saat ini.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Tri Tuti Rahayu mengatakan, laporan empat kasus Omicron di Sukoharjo ini merupakan hasil WGS yang dikirimkan sejumlah rumah sakit ke Semarang pada akhir Januari lalu. Tiga orang menjalani isolasi mandiri dan satu bayi 10 bulan harus dirawat inap di rumah sakit. Saat ini kondisi keempat kasus sudah dinyatakan sembuh.

"Dari empat kasus, hanya satu yang memiliki riwayat perjalanan dari luar daerah. Lainnya tidak ada," kata Tuti seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Jumat (11/2).

Laporan ini, lanjut dia, hasil uji sampel WGS yang dikirimkan daerah ke provinsi. Termasuk beberapa sampel dari klaster SMAIT Nur Hidayah juga dikirim untuk diujikan. Namun data tersebut tidak bisa dirinci data siswa atau dari sampel genom kasus lain.

Pihaknya menyatakan, secara epidemiologi transmisi virus bisa terjadi dimanapun. Seperti di sekolah, saat melakukan perjalanan ataupun jika berada dilingkungan rumah saja. Tenaga kesehatan tidak bisa memastikan dari mana kasus ini terpapar.

"Kita tidak bisa melacak dimana dan dari siapa asal transmisi kasus. Apalagi saat ini banyak kasus tanpa gejala," bebernya.

Tuti menekankan, agar masyarakat tetap waspada dengan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, tidak berkerumun dan mengurangi mobilitas keluar rumah jika tidak perlu. Upaya daerah mengendalikan bertambahya kasus positif Covid-19 juga terus dilakukan. Fasilitas layanan kesehatan tetap gencar melaksanakan tracing, testing dan treatmen. Serta diimbangi dengan kegiatan vaksinasi Covid-19 menjangkau semua sasaran yang telah terdata.

Data kasus positif aktif Covid-19 per Jumat 11 Februari 2022, jumlah kasus aktif sebanyak 477 orang. Dengan rincian 444 kasus melaksanakan isolasi mandiri, dan 33 kasus dirawat inap di rumah sakit. Penambahan kasus dibanding sehari sebelumnya sebanyak 56 kasus baru.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire