Kemenkes: Lebih enam bulan tidak disuntik dosis dua, harus ulang

Elshinta
Selasa, 15 Februari 2022 - 10:05 WIB | Editor : Calista Aziza | Sumber : Antara
Kemenkes: Lebih enam bulan tidak disuntik dosis dua, harus ulang
Ilustrasi - Petugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 Sinovac ke salah satu penerima vaksin di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (23/2/2021). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj).

Elshinta.com - Kementerian Kesehatan RI mengharuskan masyarakat yang belum mendapatkan dosis kedua vaksin COVID-19 lebih dari enam bulan untuk mengulang proses vaksinasi dari awal.

"Artinya, walaupun dia sudah menerima dosis satu, tapi tidak menerima dosis dua lebih dari enam bulan, maka harus diulang lagi dari suntikan dosis pertama dan dilanjutkan ke dosis kedua," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa pagi.

Nadia mengatakan ketentuan itu tertuang dalam Surat Edaran Kemenkes RI Nomor SR.02.06/11/921/2022 tentang Pemberian Vaksinasi COVID-19 bagi Sasaran Drop Out yang dirilis per 13 Februari 2022.

Sasaran drop out yang dimaksud adalah masyarakat yang belum mendapatkan dosis kedua lebih dari enam bulan sejak suntikan dosis pertama.

"Ketentuan itu diperlukan sebagai upaya untuk segera melengkapi vaksinasi primer bagi sasaran drop out," katanya.

Nadia yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI itu mengatakan bagi sasaran yang mengalami drop out dalam rentang waktu kurang dari enam bulan dapat diberikan vaksin kedua, dengan platform yang berbeda, sesuai ketersediaan di masing-masing daerah.

Ketentuan lainnya dalam aturan tersebut mengarahkan agar masyarakat drop out dapat menggunakan vaksin dengan platform berbeda yang tersedia untuk melengkapi dosis keduanya, dengan mengutamakan vaksin yang memiliki masa kedaluwarsa terdekat.

"Mengingat saat ini vaksin Sinovac yang didistribusikan jumlahnya terbatas dan diperuntukkan bagi sasaran anak usia 6-11 tahun, maka sasaran yang drop out dapat menggunakan vaksin dengan platform berbeda," katanya.

Ia mengatakan seluruh ketentuan itu dimaksudkan untuk memberikan perlindungan yang optimal kepada masyarakat dari potensi terburuk infeksi SARS-CoV-2 penyebab COVID-19, melalui pemberian dosis lengkap, baik dosis primer maupun dosis penguat, minimal enam bulan setelah dosis primer.

Berdasarkan laporan per tanggal 12 Februari 2022, vaksinasi COVID-19 dosis pertama telah diberikan pada sekitar 188.168.168 orang, namun untuk dosis kedua baru sekitar 135.537.713.

"Untuk itu diperlukan upaya untuk segera melengkapi vaksinasi primer bagi masyarakat yang belum mendapatkan dosis kedua," katanya.

Nadia menambahkan pengulangan vaksinasi bagi sasaran drop out telah sesuai dengan rekomendasi Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) per 11 Februari 2022.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Polri kerahan 261 personel layani kesehatan korban gempa Cianjur
Rabu, 30 November 2022 - 09:42 WIB

Polri kerahan 261 personel layani kesehatan korban gempa Cianjur

Elshinta.com, Kepolisian Republik Indonesia mengerahkan 261 personel dari jajaran medis dan paramed...
Telkom salurkan Rp1 miliar bantuan telekomunikasi di Cianjur
Rabu, 30 November 2022 - 09:18 WIB

Telkom salurkan Rp1 miliar bantuan telekomunikasi di Cianjur

Elshinta.com, Perusahaan telekomunikasi nasional PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) telah me...
30 November 2004: Pesawat Lion Air JT 538 tergelincir di Bandara Adi Sumarmo, 26 orang tewas 63 terluka
Rabu, 30 November 2022 - 06:00 WIB

30 November 2004: Pesawat Lion Air JT 538 tergelincir di Bandara Adi Sumarmo, 26 orang tewas 63 terluka

Selasa, 30 November 2004 silam, pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 538 tergelincir saat ...
KPK luncurkan 10 Desa Antikorupsi tahun 2022
Selasa, 29 November 2022 - 20:45 WIB

KPK luncurkan 10 Desa Antikorupsi tahun 2022

Elshinta.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan peluncuran Desa Antikorupsi tahun 2022 de...
BNN antisipasi maraknya peredaran narkotika di Bali 
Selasa, 29 November 2022 - 17:12 WIB

BNN antisipasi maraknya peredaran narkotika di Bali 

Elshinta.com, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Komisaris Jenderal (Komjen) ...
Wapres Ma`ruf Amin lanjutkan kunjungan kerja ke Merauke
Selasa, 29 November 2022 - 16:56 WIB

Wapres Ma`ruf Amin lanjutkan kunjungan kerja ke Merauke

Elshinta.com, Selepas melakukan pertemuan dengan para tokoh Persekutuan Gereja-Gereja Papua (PGGP) p...
Pemerintah siapkan aturan CCS/CCUS untuk optimalkan produksi migas
Selasa, 29 November 2022 - 13:49 WIB

Pemerintah siapkan aturan CCS/CCUS untuk optimalkan produksi migas

Elshinta.com, Pemerintah tengah menyiapkan aturan terkait implementasi teknologi penangkapan, utilis...
Celah udara selamatkan satu keluarga di ruang jamban
Selasa, 29 November 2022 - 13:08 WIB

Celah udara selamatkan satu keluarga di ruang jamban

Elshinta.com, Sepasang suami-istri beserta seorang wanita paruh baya dan balita di Desa Cijedil, Ke...
Kemenhub atur ketentuan tarif ojek daring diputuskan Gubernur
Selasa, 29 November 2022 - 12:35 WIB

Kemenhub atur ketentuan tarif ojek daring diputuskan Gubernur

Elshinta.com, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hendro Sugiatno...
Tim SAR gabungan lanjutkan pencairan sembilan korban gempa Cianjur
Selasa, 29 November 2022 - 11:35 WIB

Tim SAR gabungan lanjutkan pencairan sembilan korban gempa Cianjur

Elshinta.com, Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian sembilan orang hilang saat gempa bumi bermagnit...

InfodariAnda (IdA)