Pemkab Tangerang distribusi minyak goreng lewat BUMDes
Dalam menghadapi kelangkaan minyak goreng, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten melakukan skema pendistribusian minyak goreng melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Elshinta.com - Dalam menghadapi kelangkaan minyak goreng, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten melakukan skema pendistribusian minyak goreng melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hal ini untuk mengurangi adanya kegiatan berkerumun ditengah tingginya kasus terkonfirmasi covid 19 di Kabupaten Tangerang. Demikian dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Pedagangan Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono.
Menurut Ujang, jika minyak goreng didistribusikan di pasar, ditakutkan adanya kerumunan warga dan menimbulkan cluster Covid-19 baru. "Dengan menggunakan cara melalui desa, pendataan warga bisa dilakukan dan diharapkan tidak terjadi kerumunan untuk mendapatkan minyak goreng," ujar Ujang seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Selly Loamena, Sabtu (26/2).
Sampai dengan hari ini, minyak goreng masih langka di pasaran, baik di minimarket juga di pasar-pasar tradisional dan modern.