Top
Begin typing your search above and press return to search.

Indeks pemakaian masker warga Sukoharjo turun ditengah lonjakan kasus Covid-19

Indeks kepatuhan pemakaian masker di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah turun ditengah lonjakan kasus Covid-19 memasuki Bulan Februari ini.

Indeks pemakaian masker warga Sukoharjo turun ditengah lonjakan kasus Covid-19
X
Ilustrasi. Foto: https://bit.ly/3plxcVb/elshinta.com.

Elshinta.com - Indeks kepatuhan pemakaian masker di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah turun ditengah lonjakan kasus Covid-19 memasuki Bulan Februari ini. Yakni dari angka 98 persen turun menjadi 93 persen. Meskipun demikian, indeks kepatuhan ini masih cukup baik diatas 90 persen. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Satpol PP Sukoharjo, Heru Indarjo.

Menurut Heru, penilaian indeks kepatuhan memakai masker masyarakat ini dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sasarannya adalah kegiatan masyarakat secara random di kota dan kabupaten. Karena random, pemerintah daerah setempat tidak pernah mengetahui kapan tim turun ke lapangan.

"Sering survey kalau hari libur pas banyak orang yang olah raga," kata Heru seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Sabtu (26/2).

Penilaian ini, lanjutnya, dilakukan oleh pemerintah provinsi secara berkala sebagai bahan evaluasi kegiatan pengetatan protokol kesehatan bagi masing masing daerah.

Dia menambahkan, hasil penilaian ditindaklanjuti dengan peningkatan patroli protokol kesehatan sehari digelar tiga kali. Sasaran adalah tempat tempat publik, daerah yang menjadi tempat berkumpul seperti warung makan, angkringan dan juga pusat pusat perbelanjaan.

Namun pihaknya menekankan operasi yang digelar secara persuasif dengan sosialisasi, edukasi dan pembagian masker untuk dipakai saat itu juga. Tidak mengenakan sanksi denda pada pelaku pelanggaran yang terdata petugas.

"Tetap patroli sehari tiga kali mandiri maupun dengan tim gabungan," imbuhnya.

Update data kasus positif Covid-19 Kabupaten sukoharjo per Jumat 25 Februari 2022, terdapat kasus aktif sebanyak 1.520 kasus positif. Terinci sebanyak 1.418 kasus menjalani isolasi mandiri, empat kasus diisolasi terpusat dan 98 orang menjalani rawat inap rumah sakit. Saat ini, seluruh lokasi isolasi desa dan kelurahan juga telah aktif.

Sementara, data capaian vaksinasi Covid-19 untuk usia 12 tahun keatas tercapai dosis satu sebanyak 79 persen, dosis dua 73,5 persen dan dosis tiga atau vaksin booster sebanyak 7,3 persen. Sasaran usai 6 - 11 tahun dosis satu 88,3 persen dan dosis dua mencapai 70,6 persen dari total 80.447 anak terdata.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire