Antisipasi kesalahan informasi, legislator minta kedepankan 'tabayyun'
Di era digitalisasi 0,4 masyarakat dituntut bisa mencari referensi yang banyak sehingga informasi yang diperoleh akurat kebenarannya bisa dipertanggungjawabkan. Tabayyun dan tabayyun langkah yang baik untuk memfilter diri berita yang tidak benar.

Elshinta.com - Di era digitalisasi 0,4 masyarakat dituntut bisa mencari referensi yang banyak sehingga informasi yang diperoleh akurat kebenarannya bisa dipertanggungjawabkan. Tabayyun dan tabayyun langkah yang baik untuk memfilter diri berita yang tidak benar.
Hal ini disampaikan Anggota Komisi l DPR RI Syaiful Bahri Anshori disela kegiatan sosial merajut nusantara di salah satu hotel di Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Senin (28/2) dalam kutipan pembukaan seminar Merajut Nusantara.
Pihaknya berharap perkembangan teknologi informasi yang ada saat ini diharapkan menjadi peluang untuk meningkatkan penghasilan, bukan memberikan kemudhorotan diperoleh.
"Mari kecanggihan teknologi informasi ini manfaatkan untuk meningkatkan penghasilan, contoh memasarkan hasil produknya lewat beberapa media yang ada ini," ucap DPR fraksi PKB seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Efendi Murdiono, Selasa (1/3).
Pria asal Kabupaten Jember Jawa Timur ini juga menyinggung perkembangan teknologi informasi tentu telah merambah ke seluruh pelosok desa, bila masih terkendala jaringan agar secepatnya pihak terkait melakukan perbaikan jaringan sehingga semua masyarakat menerima manfaatnya.
"Bila ada daerah yang kurang buat jaringan komunikasi dan internet segera saya sampaikan kepada pihak yang berwenang," pungkas alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.