Pemancing temukan mayat mengapung di Sungai Tuntang
Seorang pemancing di Sungai Tuntang, Kabupaten Semarang menemukan mayat laki-laki yang telah mengapung di sungai pada Senin (28/2) sore.

Elshinta.com - Seorang pemancing di Sungai Tuntang, Kabupaten Semarang menemukan mayat laki-laki yang telah mengapung di sungai pada Senin (28/2) sore. Saksi yang melihat mayat itu adalah Wahyu Tri (39), si pemancing warga Tuntang.
Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika H A melalui Kasat Reskrim AKP AKP Tegar Satrio W seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Selasa (1/3) menjelaskan, "Pemancing itu melihat mayat tersebut sekitar pukul 15.00 WIB yang terapung-apung hanyut dibawa arus air."
Kasat Reskrim menambahkan pemancing tersebut melaporkan ke security PT. Sarana Tirta Ungaran untuk melaporkan ke pihak kepolisian.
Jajaran Polsek bawen dan Inafis Polres Semarang yang tiba di lokasi dibantu tim SAR BPBD Kabupaten Semarang melakukan proses evakuasi untuk selanjutnya melakukan identifikasi terhadap mayat tersebut.
Tegar menjelaskan dari identifikasi awal polisi tidak menemukan identitas di tubuh mayat tersebut, namun sesuai hasil Visum et Repertum awal dari pihak RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa terdapat luka di pelipis korban dan diperkirakan sudah meninggal lebih dari 24 jam dilihat dari tubuh sudah mulai membengkak.
Pihak Polres semarang mengimbau kepada masyarakat apabila mengenali mayat tanpa identitas tersebut agar segera menghubungi atau mendatangi Polres Semarang.
Mayat dengan ciri laki laki berusia 35 tahun, saat ditemukan menggunakan kaos siluet hitam bertulis leak bali, menggunakan celana pendek hitam bertuliskan Fake Lab, menggunakan celana dalam rangkap dua merk overlimit dan Viko, terdapat tatto di dada korban dengan tulisan "Hopes & Robert".
Saat ini jenazah masih berada di RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa untuk dilakukan autopsi lebih lanjut dan menunggu konfirmasi dari pihak keluarga.