Top
Begin typing your search above and press return to search.

Polda Jatim akan tindak delapan pelanggaran penyebab kecelakaan dengan tilang elektronik

Direktorat Lalulintas Polda Jawa Timur menggelar Operasi Keselamatan Semeru tahun 2022 mulai 1 Maret hingga 14 Maret.\r\nBagi pengguna jalan yang tidak tertib berlalu lintas bakal ditindak kepolisian secara elektronik. 

Polda Jatim akan tindak delapan pelanggaran penyebab kecelakaan dengan tilang elektronik
X
Sumber foto: Wisnu Wardhana/elshinta.com.

Elshinta.com - Direktorat Lalulintas Polda Jawa Timur menggelar Operasi Keselamatan Semeru tahun 2022 mulai 1 Maret hingga 14 Maret.
Bagi pengguna jalan yang tidak tertib berlalu lintas bakal ditindak kepolisian secara elektronik.

Selama dua pekan dimulai 1 Maret hingga 14 Maret mendatang, Polda Jatim dan jajaran menggelar Operasi Keselamatan Semeru tahun 2022. Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Latif Usman mengatakan, Operasi Keselamatan Semeru tahun 2022 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas bagi masyarakat.

"Ada delapan pelanggaran yang menimbulkan fatalitas kecelakaan akan dilakukan tindakan represif," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Wisnu Wardhana, Rabu (2/3).

Delapan pelanggaran tersebut yakni, tidak menggunakan helm, melebihi batas kecepatan, pengemudi kendaraan di bawah umur, tidak memakai sabuk keselamatan, mengemudi dalam keadaan mabuk, berkendara menggunakan Handphone (HP), melawan arus dan kendaraan barang angkutan overload atau kelebihan muatan.

Alumni Akpol 95 ini menambahkan, delapan pelanggaran yang menimbulkan fatalitas kecelakaan tersebut akan dilakukan penindakan represif dengan cara tilang elektronik.

"Kita tetap akan melakukan penindakan represif, tapi di Jatim, delapan pelanggaran prioritas akan dilakukan tindakan secara elektronik (menggunakan ETLE dan INCAR), tidak manual lagi," ucapnya.

Latif menyebutkan, untuk anggota yang menggelar operasi di lapangan tetap akan melakukan kegiatan operasi dengan preemtif dan preventif.

"Kegiatan yang dilakukan sosialisasi tertib lalu lintas di jalan dan penegakan protokol kesehatan," tegasnya.

Menurut Kombes Pol Latif,diharapkan dengan adanya Operasi Keselamatan Semeru, masyarakat semakin tertib berlalu lintas.

"Semoga masyarakat bisa memahami ini, sehingga pelaksanaan operasi keselamatan bisa mewujudkan keselamatan kita dalam cipta kondisi pada saat lebaran nanti," pungkasnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire