Top
Begin typing your search above and press return to search.

Tanggul sungai kritis, warga Ngembal Kulon Kudus gotong royong lakukan perbaikan pakai karung tanah

Ratusan warga Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupatn Kudus, Jawa Tengah bersama para relawan menggelar kerja bakti perbaikan tanggul Sungai Dawe yang kritis akibat terkikis air.

Tanggul sungai kritis, warga Ngembal Kulon Kudus gotong royong lakukan perbaikan pakai karung tanah
X
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Ratusan warga Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupatn Kudus, Jawa Tengah bersama para relawan menggelar kerja bakti perbaikan tanggul Sungai Dawe yang kritis akibat terkikis air. Dimana, mereka memperkuat tanggul dan membuat penahan dari bambu yang kemudian ditaruh tumpukan karung yang berisi tanah padas. Hal ini dilakukan mengingat kondisi tanggul yang kritis berada di dekat pemukiman warga sehingga rawan jebol saat banjir.

Kepala Desa Ngembal Kulon, Muh Khanafi mengatakan pihaknya bersama warga melakukan penguatan tanggul yang kritis karena berada didekat pemukiman warga. "Kami khawatir kalau sewaktu-waktu banjir dari wilayah pegunungan tanggul itu jebol," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Minggu (6/3).

Menurut Khanafi sebenarnya warga berkeinginan tanggul diperkuat permanen tidak seperti sekarang seadanya hanya bambu dan karung-karung tanah.

Sementara itu, ratusan anggota Satpol PP dan relawan BPBD kabupaten Kudus melakukan kerja bakti membersihkan beberapa titik sungai Piji dikawasan desa Piji kecamatan Dawe dan kawasan desa Kesambi kecamatan Mejobo Kegiatan "resik-resik" sungai dilakukan dalam rangka peringatan HUT Damkar. Ratusan orang tersebut membersihkan sampah dan sisa-sisa pepohonan yang terbawa banjir, sebab rawan terjadi penyumbatan aliran air di jembatan yang dilalui.


Menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kudus, Kholid Seif, dalam rangka HUT Damkar pihaknya mengajak seluruh personil bersama para relawan untuk bekerja bakti membersihkan sungai utamanya dibawah jembatan yang terdapat penumpukan sampah. "Kegiatan ini sebagai bentuk partisipasi kami kepada masyarakat apalagi saat ini masih sering terjadi banjir", ujarnya. (Tini)

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire