Empat perempuan peneliti di BRIN jadi profesor riset

Elshinta
Kamis, 10 Maret 2022 - 11:58 WIB | Editor : Calista Aziza | Sumber : Antara
Empat perempuan peneliti di BRIN jadi profesor riset
Prof Ratih Dewanti menyampaikan orasi ilmiahnya dalam acara pengukuhan empat perempuan peneliti di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai profesor riset di Jakarta, Kamis (10/3/2022). ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak

Elshinta.com - Sebanyak empat perempuan peneliti di lingkungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dikukuhkan menjadi profesor riset ke-634, ke-635, ke-636, ke-637 pada Kamis,  secara berurutan adalah Ratih Dewanti, Ganewati Wuryandari, Widjajanti, dan Rike Yudianti.​

"Gelar Profesor Riset tidak hanya merupakan gelar yang diberikan secara melekat, namun yang lebih daripada itu, gelar ini memberikan beban tambahan yang tidak ringan kepada yang telah dikukuhkan," kata Kepala BRIN Laksana Tri Handoko dalam acara pengukuhan profesor riset yang diikuti virtual di Jakarta, Kamis.

Handoko menuturkan profesor riset mempunyai tanggung jawab yang sangat besar, tidak hanya untuk dirinya sendiri namun diharapkan menjadi penghela terdepan untuk kelompok-kelompok risetnya.

Pengukuhan empat profesor riset yang baru juga menunjukkan kesinambungan kaderisasi peneliti di BRIN untuk menghasilkan karya-karya penelitian berkualitas internasional.

"Semoga hal ini bisa menjadikan semangat bagi para peneliti lainnya, agar kaderisasi kompetensi tetap terjaga dan berkesinambungan," ujar Handoko.

Ia menuturkan kaderisasi peneliti penting untuk terus menghasilkan hasil penelitian yang berkualitas untuk terus dikembangkan guna mendukung keberlanjutan pembangunan.

Apalagi di masa pandemi COVID-19 saat ini, BRIN diharapkan selalu memiliki terobosan atau inovasi baru untuk membantu Indonesia melalui hasil-hasil riset yang dapat berkontribusi bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa.

Dalam acara tersebut, masing-masing profesor riset menyampaikan orasi ilmiahnya. Prof Ratih Dewanti yang mempunyai kepakaran di bidang penginderaan jauh berbicara tentang model yang efisien dalam pengolahan data penginderaan jauh optik, yang dikontribusikan untuk menghasilkan data dan informasi dalam mendukung pemantauan mangrove.

Model tersebut apabila diintegrasikan dengan perkembangan konsep mutakhir akan memberi bobot yang lebih signifikan dalam pengolahan data penginderaan jauh optik untuk mangrove.

Prof Ganewati Wuryandari, yang merupakan pakar di bidang hubungan internasional, dalam orasi ilmiahnya tentang Politik Luar Negeri Era Reformasi, menyampaikan tentang perjalanan Indonesia dari awal penjajahan yang berperan aktif dalam percaturan politik internasional.

Indonesia diharapkan dapat memadukan strategi normatif dan fungsional dalam menjalankan peran sebagai negara kekuatan menengah. Selain itu, pelibatan pemangku kepentingan juga diperlukan sehingga ada legitimasi lebih kokoh untuk mendukung pelaksanaan politik luar negeri ke depannya.

Prof Widjajanti yang memiliki kepakaran di bidang sosiologi gender, menyampaikan orasi mengenai perspektif sosiologi feminisme untuk menunjukkan lemahnya representasi perempuan dan upaya resistansinya.

Prof Rike Yudianti, yang merupakan pakar di bidang teknik material, memaparkan orasi terkait pemanfaatan nanokomposit berbasis nanoselulosa dan nano karbon sebagai material fungsional.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Menteri PPPA imbau orang tua awasi anak agar tidak terpapar pornografi
Minggu, 29 Januari 2023 - 20:34 WIB

Menteri PPPA imbau orang tua awasi anak agar tidak terpapar pornografi

Elshinta.com, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengimba...
Polda Jatim akan periksa lagi Venna Melinda terkait KDRT
Rabu, 11 Januari 2023 - 17:23 WIB

Polda Jatim akan periksa lagi Venna Melinda terkait KDRT

Elshinta.com, Penyidik Ditreksrimum Polda Jawa Timur berencana memeriksa lagi artis Venna Melinda te...
Tips dan info kesehatan anak agar terhindar dari risiko sakit parah
Jumat, 30 Desember 2022 - 22:34 WIB

Tips dan info kesehatan anak agar terhindar dari risiko sakit parah

Elshinta.com, Anak-anak merupakan kelompok rentan yang mudah terkena berbagai penyakit, menular maup...
Begini cara rayakan Hari Ibu ala dua komunitas ibu di WhatsApp
Rabu, 21 Desember 2022 - 16:35 WIB

Begini cara rayakan Hari Ibu ala dua komunitas ibu di WhatsApp

Elshinta.com, Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember setiap tahunnya merupakan hari untuk merayakan pe...
Adakah sisi positif merasa jadi ibu tak sempurna?
Minggu, 18 Desember 2022 - 17:58 WIB

Adakah sisi positif merasa jadi ibu tak sempurna?

Elshinta.com, Psikolog Keluarga Ajeng Raviando Psi mengatakan seorang wanita terkadang merasa diriny...
Menteri PPPA sebut Hari Ibu kenang perjuangan Kongres Perempuan Indonesia
Jumat, 16 Desember 2022 - 08:01 WIB

Menteri PPPA sebut Hari Ibu kenang perjuangan Kongres Perempuan Indonesia

Elshinta.com, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menyatak...
Literasi digital buat perempuan penting guna hindari kejahatan
Senin, 28 November 2022 - 20:23 WIB

Literasi digital buat perempuan penting guna hindari kejahatan

Elshinta.com, Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) menyatakan literasi keuangan digital di kalangan ...
Ulama perempuan 31 negara bertemu di Jateng bahas peran dan perlindungan hak perempuan
Rabu, 23 November 2022 - 22:05 WIB

Ulama perempuan 31 negara bertemu di Jateng bahas peran dan perlindungan hak perempuan

Elshinta.com, Para ulama perempuan dari 31 negara bertemu di Semarang dan Jepara, Jawa Tengah pada 2...
Psikolog tekankan pentingnya dua jenis apresiasi untuk anak
Sabtu, 12 November 2022 - 20:23 WIB

Psikolog tekankan pentingnya dua jenis apresiasi untuk anak

Elshinta.com, Psikolog anak dan remaja dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia (UI) Ver...
KPPPA: Usut kasus kekerasan seksual atlet gulat Bantul dengan UU TPKS
Minggu, 30 Oktober 2022 - 19:45 WIB

KPPPA: Usut kasus kekerasan seksual atlet gulat Bantul dengan UU TPKS

Elshinta.com, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) mendesak kepolisian m...

InfodariAnda (IdA)