Gelar aksi, Aliansi Umat Islam Purwakarta desak Jokowi ganti Menag
Sekitar 300 orang tergabung dalam Aliansi Umat Islam Purwakarta, menggelar aksi unjukrasa di depan Kantor Kementerian Agama, Purwakarta, Jawa Barat, Jum\\\\\\'at (11/3).

Elshinta.com - Sekitar 300 orang tergabung dalam Aliansi Umat Islam Purwakarta, menggelar aksi unjukrasa di depan Kantor Kementerian Agama, Purwakarta, Jawa Barat, Jum'at (11/3).
Dalam orasinya pengunjukrasa menuntut pemerintah agar Menteri Agama Kholil Yaqut Qoumas dipecat dari jabatanya karena dinilai telah membuat kegaduhan atas surat edaran tentang penggunaan pengeras suara (toa).
Mereka menolak atas surat edaran yang dikeluarkan tersebut, sebab syariat adzan harus dikumandangkan sekeras-kerasnya karena memanggil umat Islam untuk menunaikan ibadah salat
Ketua Bidang Organisasi Aliansi Umat Islam Purwakarta, Mansyur, mengatakan, Presiden Joko Widodo agar memecat Menteri Agama Kholil Yaqut Qoumas. Sebab Yaqut dinilai tidak menguasai atau berpura-pura tidak mengerti tentang ajaran Islam.
Seharusnya Menteri Agama itu paham dan mengerti aturan tentang Islam sehingga tidak membuat kegaduhan di kalangan Islam.
Menurut Mansyur, Presiden Joko Widodo untuk lebih selektif memilih Menteri Agama dan tidak diharapkan seperti Menteri Kholil Yaqut Qoumas yang dinilai telah memberikan pernyataan-pernyataan tidak baik.
Sementara para pengunjuk rasa yang sudah hampir satu jam berorasi di depan kantor Kementrian Agama, akhirnya ditanggapi.
Dalam tanggapanya bahwa Kementrian Agama Purwakarta, akan segera menyampaikan tuntutanya ke pemerintahan pusat.
Selanjutnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Tita Sopandi, pengunjuk rasa dari Aliansi Umat Islam Purwakarta membubarkan diri dengan berjalan kaki ke titik kumpul di kawasan Pasar Reb, Purwakarta.