Taman Rusa destinasi wisata baru di Batam
Taman Rusa, destinasi wisata alam baru di Kota Batam Kepulauan Riau yang diresmikan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Batam akan menjadi magnet kunjungan pelancong dari dalam dan luar negeri.
Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina menikmati pemandangan air mancur di Taman Rusa Kota Batam Kepulauan Riau, Jumat. (ANTARA/ Naim)Elshinta.com - Taman Rusa, destinasi wisata alam baru di Kota Batam Kepulauan Riau yang diresmikan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Batam akan menjadi magnet kunjungan pelancong dari dalam dan luar negeri.
"Kami berharap kalau Omicron selesai, pariwisata bisa dibuka kembali. Kami siapkan destinasi wisata baru setelah COVID-19," kata Kepala BP Batam Muhammad Rudi usai peresmian Taman Rusa di Batam, Jumat.
Taman Rusa merupakan fasilitas yang dibangun Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas Batam. Awalnya, taman itu hanya memiliki jalur jogging.
Sekarang, terdapat sejumlah fasilitas hiburan untuk wisatawan, antara lain arena memancing, air mancur, dan spot foto, serta kandang rusa dan burung.
Ia mengatakan, Kecamatan Sekupang (lokasi Taman Rusa berdiri) akan dijadikan daerah tujuan wisata dengan pembangunan beberapa objek yang menarik.
"Ini Taman Rusa, dan di sebelah ada Taman Kolam. Ada 12 hektare di sana dan 10 hektare di sini, akan dijadikan satu. Kami harap -ada 2024 Sekupang menjadi destinasi baru, buat siapa saja," kata pria yang juga menjabat Wali Kota Batam.
Rudi menyatakan, saat ini seluruh pelabuhan di Batam sudah diizinkan operasional kembali, dengan harapan wisman dari Singapura dan Malaysia bisa kembali menghabiskan waktu di Batam.
Ia optimis, dengan adanya destinasi wisata baru seiring dengan pembukaan perbatasan kembali, maka angka kunjungan wisman ke Batam akan meningkat 1,5 kali lipat dibandingkan sebelum masa pandemi.
"Menurut saya ini akan tercapai," kata dia.
Di tempat yang sama, Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto menyatakan pihaknya menganggarkan Rp8 miliar hingga Rp9 miliar untuk pengembangan Taman Rusa pada 2021. Dan pembangunan masih akan dilanjutkan pada tahun ini.
Pihaknya berencana melengkapi destinasi wisata itu dengan tempat untuk menikmati matahari tenggelam, mushala, kolam renang, dan spot foto.
"Taman ini akan segera dibuka untuk umum," kata dia.




