Top
Begin typing your search above and press return to search.

Cekcok saat pesta miras, warga Besito Kudus tewas dibunuh 

Satuan Reskrim Polres Kudus, Jawa Tengah berhasil mengungkap kasus pembunuhan warga Desa Besito, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, bernama Muhammad Nendra (39). Kedua tersangka masing-masing berinisial MIS (26) dan KT (30). 

Cekcok saat pesta miras, warga Besito Kudus tewas dibunuh 
X
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Satuan Reskrim Polres Kudus, Jawa Tengah berhasil mengungkap kasus pembunuhan warga Desa Besito, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, bernama Muhammad Nendra (39). Kedua tersangka masing-masing berinisial MIS (26) dan KT (30). Mereka sempat merekayasa dan mengatur tubuh korban seakan-akan meninggal karena kecelakaan sehingga ditemukan warga di pinggir jalan. Korban pada Senin (21/3) kemarin, ditemukan tergeletak tidak bernyawa di pinggir jalan Desa Besito dengan tubuh penuh luka.

“Korban sebenarnya meninggal karena senjata tajam dan lemparan batu, tetapi korban di-setting seakan-akan seperti korban kecelakaan,” kata Kapolres Kudus, AKBP Wiraga Dimas Tama seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Rabu (23/3).

Adanya penemuan mayat di pinggir jalan, membuat polisi curiga lantaran ada sejumlah luka pada kepala korban, diantaranya luka sobek pada bagian kepala dan pelipis sedalam 12 sentimeter. Pemeriksaan secara detil pada tubuh korban pun dilakukan, hingga kesimpulannya korban dibunuh.

"Kami menaruh kecurigaan maka dilakukanlah pemeriksaan lengkap sehingga terungkap korban meninggal karena dibunuh. Mereka habis pesta miras awalnya ada sebanyak 8 orang. Sementara ini lainnya akan kami mintai keterangan", ungkapnya.

Pihak kepolisian yang sigap kemudian menciduk dua pelaku berhasil ditangkap. Keduanya yakni MIS dan KT, warga Kecamatan Dawe, Kudus. Kedua tersangka ditangkap di kediaman masing-masing. "Sejumlah barang bukti yang kami amankan diantaranya ada dua telepon genggam, batu besar dan batu ukuran sedang, sabit, serta celana milik korban dan sepeda motor para tersangka,” terangnya.

Dalam pengakuannya salah satu tersangka berinisial KT mengaku tidak begitu mengenal korban. Mereka baru mengenal korban saat bersama-sama pesta miras di sekitar Tugu Desa Besito, Senin (21/3) dini hari tersebut. "Baru mengenal korban malam itu ketemu saat pesta miras, saya cekcok tidak jelas,” katanya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire