Di ajang Rakernas Perbarindo, BPR – BPRS `Go Digital`

Elshinta
Senin, 28 Maret 2022 - 21:18 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Elshinta.Com
Di ajang Rakernas Perbarindo, BPR – BPRS `Go Digital`
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) akhirnya menggelar acara besar sejak pandemi Covid-19 menerjang Indonesia pada awal Maret 2020. Acara Rakernas kali ini sangat istimewa, karena dilaksanakan secara hybrid melibatkan peserta yang hadir secara luring dan daring. 

Kegiatan diikuti oleh hampir seluruh pelaku industri Bank perkreditan rakyat (BPR)
dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) yang ada di Indonesia. Peserta yang hadir secara langsung adalah para pengurus DPP dan DPD Perbarindo seluruh Indonesia, sedangkan melalui aplikasi zoom adalah para pengurus BPR-BPRS Anggota Perbarindo. Peserta sangat antusias mengikuti acara Rakernas Perbarindo yang disertai dengan launching BPR e-cash dan BPR Digi. 
 
Selain itu, dalam acara ini juga dilakukan penandatangan perjanjian kerjasama dan nota kesepahaman antara Perbarindo dengan berbagai oihak untuk melakukan sinergi, kolaborasi dan Kerjasama guna memperkuat serta meningkatkan daya saing Industri BPR-BPRS di Indonesia.   
 
Dalam sambutannya, Joko Suyanto, selaku Ketua Umum Perbarindo, menyampaikan selama pandemi, kinerja Industri BPR-BPRS tetap tumbuh positif walaupun melambat. Seperti terlihat pada indikator kinerja pada Tahun 2021. Aset industri BPR tumbuh sebesar 8,62% dan BPRS tumbuh 14,16%, sedangkan kredit yang disalurkan tumbuh sebesar 5,24% (BPR) dan 12,20% (BPRS) dan dana pihak ketiga dalam bentuk tabungan tumbuh 9,47% (BPR) dan BPRS 15,60% serta deposito tumbuh sebesar 10,56% (BPR) dan 19,34% (BPRS). 
 
BPR-BPRS tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, meskipun dalam masa pandemi Covid-19. “Kami tetap hadir di tengah masyarakat, membantu masyarakat yang terdampak dengan program restrukturisasi, mengusulkan untuk menerima subsidi bunga dari Pemerintah dan terus melakukan pendampingan, edukasi serta literasi keuangan kepada masyarakat dan pelaku UMKM,” kata Joko dalam keterangan tertulis yang diterim Redaksi Elshinta.com, Senin (28/3).  
 
Industri BPR-BPRS saat ini memang menghadapi tantangan yang tidak mudah, kondisi pandemi Covid-19 yang belum diketahui sampai kapan akan berakhir, tentu akan terus membayangi pertumbuhan kinerja BPR-BPRS. Selain itu, perkembangan bisnis yang dinamis mendorong berbagai pelaku lembaga jasa keuangan baik bank maupun non bank, sangat ekspansif dalam menyasar yang selama ini menjadi pangsa pasar BPR – BPRS. Kondisi ini tentunya mendorong terjadinya persaingan usaha yang semakin kompetitif, antara BPR-BPRS dengan pelaku usaha jasa keuangan. 
 
Pada sisi lain, pandemi Covid-19 telah mendorong naiknya preferensi masyarakat menggunakan transaksi yang berbasis digital baik untuk layanan perbankan maupun untuk berbelanja melalui aplikasi dan e-commerce. 
 
Untuk menjawab hal tersebut, Perbarindo bersama dengan PT Finnet Indonesia telah merampung produk co-branding dengan nama Finpay Money – BPR e-cash. "Produk ini merupakan uang elektronik yang akan menghadirkan kemudahan transaksi untuk pembelian dan pembayaran beragam kebutuhan serta dilengkapi dengan QRIS," tambah Joko.
 
Selain layanan diatas, ujar Joko, Perbarindo dengan Telkom Sigma telah mengembangkan produk BPR Digi, untuk menjawab kebutuhan masyakarat akan pelayanan transaksi yang mudah, cepat, sederhana dan aman. 
 
"Produk BPR Digi merupakan produk layanan digital berbasis rekening (number of account) yang memberikan kemudahan akses informasi dan berbagai layanan transaksi kepada nasabah BPR, cukup menggunakan telepon seluler dan koneksi internet tanpa harus datang ke kantor BPR," katanya.
 
Sinergi lainnya yang terus dilakukan yaitu kerjasama dengan AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia) dalam Optimalisasi layanan perbankan kepada masyarakat. Kerjasama dengan Pefindo Biro Kredit untuk layanan Pemanfaatan data Informasi Perkreditan bagi Anggota Perbarindo. Kerjasama dengan Unversitas Gunadarma dalam peningkatan peran dan fungsi Perbarindo dan Universitas Gunadarma dalam pengembangan Lembaga Keuangan Mikro di Indonesia dan terakhir Kerjasama dengan Program Diploma Keuangan dan Perbankan Indonesia (prodikpi) untuk mendukung pengembangan SDM BPR – BPRS melalui penyediaan modul, narasumber dan fasilitasi magang.  
 
“Untuk itu, pilihan kami dalam merespon tantangan akan disrupsi teknologi dan perubahan preferensi masyarakat adalah melakukan strategic partnership dan kolaborasi. Tentunya dengan model bisnis yang saling melengkapi, menguntungkan dan mendorong tumbuh bersama. Sehingga dampak akhirnya, masyarakat yang dilayani lebih mudah, cepat dan aman," tegas Joko.
 
Dalam kesempatan ini juga, Ketua Umum Perbarindo menyampaikan beberapa harapan antara lain : Pertama, dari sisi regulator diharapkan masih ada lagi pengaturan lainnya yang lebih adaptif, dinamis dan memberikan ruang serta kesempatan bagi BPR - BPRS untuk tumbuh sesuai dengan karakteristiknya dengan tetap mengimplementasikan pengembangan teknologi terkini. 
 
Kedua, BPR – BPRS siap bersinergi dengan Pemerintah, untuk menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program – program penyaluran bantuan Pemerintah kepada masyarakat. "Ketiga, kepada para mitra Perbarindo, terus meingkatkan sinergi dan kolaborasi. Sehingga mampu membuat industri BPR – BPRS yang berdaya saing, maju, unggul dan terpercaya," tandasnya. 
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Rupiah melemah dipicu membaiknya data ekonomi AS
Kamis, 09 Februari 2023 - 10:19 WIB

Rupiah melemah dipicu membaiknya data ekonomi AS

Elshinta.com, Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis melemah dipicu ...
Rupiah Kamis pagi turun 24 poin
Kamis, 09 Februari 2023 - 09:43 WIB

Rupiah Kamis pagi turun 24 poin

Elshinta.com, Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi tur...
IHSG Kamis dibuka menguat 5,07 poin
Kamis, 09 Februari 2023 - 09:19 WIB

IHSG Kamis dibuka menguat 5,07 poin

Elshinta.com, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi dibuka m...
 Legislator sebut IPO PGE bukan privatisasi
Kamis, 09 Februari 2023 - 08:44 WIB

Legislator sebut IPO PGE bukan privatisasi

Elshinta.com, Initial public offering (IPO) PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) bukan privatisasi....
Ketum Kamrussamad katakan HIPKA bakal rekrut ratusan aktivis HMI jadi pengusaha
Kamis, 09 Februari 2023 - 08:15 WIB

Ketum Kamrussamad katakan HIPKA bakal rekrut ratusan aktivis HMI jadi pengusaha

Elshinta.com, Dalam rangka percepatan penciptaan wirausaha, HIPKA berkomitmen terus mendorong kaum m...
Terus ekspansi, CKB Group resmikan fasilitas dan pergudangan baru di Banjarmasin 
Rabu, 08 Februari 2023 - 19:35 WIB

Terus ekspansi, CKB Group resmikan fasilitas dan pergudangan baru di Banjarmasin 

Elshinta.com, CKB Group meresmikan fasilitas pergudangan dan perkantoran baru seluas lebih dari 23 r...
Rupiah Rabu pagi tergelincir 2 poin
Rabu, 08 Februari 2023 - 09:23 WIB

Rupiah Rabu pagi tergelincir 2 poin

Elshinta.com, Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi terg...
Rupiah berpeluang menguat sejalan dengan data PDB yang lebih baik
Rabu, 08 Februari 2023 - 09:11 WIB

Rupiah berpeluang menguat sejalan dengan data PDB yang lebih baik

Elshinta.com, Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu berpeluang mengu...
IHSG Rabu dibuka menguat 17,71 poin
Rabu, 08 Februari 2023 - 09:00 WIB

IHSG Rabu dibuka menguat 17,71 poin

Elshinta.com, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi dibuka me...
IPO tingkatkan daya saing PGE
Selasa, 07 Februari 2023 - 20:05 WIB

IPO tingkatkan daya saing PGE

Elshinta.com, Senior Advisor Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API) Abadi Poernomo menilai positif init...

InfodariAnda (IdA)