Peranan Satgas Covid-19 di sekolah harus menyesuaikan dengan kebijakan PTM 100%
Indrawati Dewi beserta anggota Komisi E bidang Pendidikan DPRD DKI Jakarta melakukan peninjauan pelaksanaan PTM (Pertemuan Tatap Muka) 100% di SMAN 1, SMPN 5, dan SMKN 27 Jakarta.

Elshinta.com - Indrawati Dewi beserta anggota Komisi E bidang Pendidikan DPRD DKI Jakarta melakukan peninjauan pelaksanaan PTM (Pertemuan Tatap Muka) 100% di SMAN 1, SMPN 5, dan SMKN 27 Jakarta, ia menilai persiapan fasilitas penunjuang protokol Kesehatan sudah siap, tapi berharap agar peran Satgas Covid di masing-masing sekolah yang terdiri atas guru, orang tua atau wali murid, serta masyarakat sekitar.lebih maksimal dalam proses PTM.
Indrawati menilai bahwa peran dan fungsi Satgas Covid di sekolah-sekolah DKI Jakarta perlu menyesuaikan dengan proses PTM ini, “Ini kan sudah bukan uji coba lagi yah, ini sudah benar-benar tatap muka seperti dulu, sehingga satgas Covid juga sudah harus siap dengan kemungkinan-kemungkinan skenario apa saja yang akan terjadi pada PTM 100% ini” ujar Indra dalam keterangan tertulis yang diterima Redaksi Elshinta.com, Jumat (1/4).
Ia juga menjelaskan bahwa sekolah boleh ditutup jika sudah 5% dari jumlah murid yang terjangkit covid.
Satgas Covid-19 di sekolah juga diharapkan tidak hanya memonitor pelaksanaan PTM scara fisik, tapi juga mampu memformulasikan pendekatan komunikasi yang baik kepada para orang tua murid agar mereka bisa dengan tenang melepaskan anaknya ke sekolah, harap Indrawati, ia menambahkan “Satgas Covid di sekolah juga harus mampu merancang sosialisai kepada siswa agar tetap menjaga protokol Kesehatan, dan kepada orang tua murid juga agar orang tua yakin sekolah mampu menjalankan PTM 100%”.
Karena Dalam pelaksanaannya, ujar Indrawati, sekolah masih memberikan pilihan kepada wali murid untuk memilih apakah anaknya akan mengikuti PTM atau Pembelajaran Jarak Jauh.