Top
Begin typing your search above and press return to search.

Peringati Hari TBC Sedunia, lima belas pasien TB MDR terima sertifikat sembuh

Sebanyak lima belas pasien tuberkulosis resisten obat (TB-RO) atau tuberculosis multidrug resistant (TB MDR) yang berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi Kudus menerima sertifikat sembuh.

Peringati Hari TBC Sedunia, lima belas pasien TB MDR terima sertifikat sembuh
X
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Sebanyak lima belas pasien tuberkulosis resisten obat (TB-RO) atau tuberculosis multidrug resistant (TB MDR) yang berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi Kudus menerima sertifikat sembuh. Mereka telah berhasil sembuh setelah menjalankan pengobatan dalam kurun waktu tertentu. Bupati Kudus Hartopo yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Mawar Hartopo menyerahkan sertifikat kepada para pasien sembuh, disaksikan direktur, pejabat struktural, dokter dan para perawat yang selama ini merawat dengan penuh kesabaran dan perhatiannya.

Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi dr. Abdul Aziz Achyar mengapresiasi dokter, perawat dan tenaga kesehatan lain dengan keberanian dan kesungguhan serta sikap profesional berhasil membantu kesembuhan sekaligus memotong rantai penularan tuberkulosis. "Terima kasih atas dedikasi para petugas, untuk bapak dan ibu, walaupun telah dinyatakan sembuh, jangan kendor. Dimanapun dan kapanpun tetap taati protokol kesehatan. Jaga asupan gizi agar kesehatan,” katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Minggu (3/4).

Pasien TB-MDR ini butuh waktu rawat jalan yang panjang, dan tidak boleh berhenti. Jika berhenti, maka harus dimulai lagi dari awal. Pelayanan pengobatan TB MDR telah dimulai sejak tahun 2018. Terkait treatmennya, ada yang perawatan jangka panjang sampai 24 bulan dan ada yang jangka pendek selama 11 bulan. "keberhasilan ini adalah keberhasilan bersama. Keberhasilan pemerintah, keberhasilan pihak RSUD, keberhasilan pasien, keberhasilan keluarga yang setia mengontrol obat pasien, dan keberhasilan puskesmas yang berhubungan rutin keseharian dengan pasien", ujar Aziz.

Sebagai rumah sakit rujukan pengobatan TB MDR, RSUD dr. Loekmono Hadi memiliki ruang ICU TB, ruang ICU TB MDR dan ruang perawatan pasien TB MDR yang representatif. Sejak Agustus 2018 sampai saat ini telah berhasil menghantarkan kesembuhan pasien TB MDR sebanyak 58 pasien yang berasal dari wilayah Kabupaten Kudus dan kabupaten sekitarnya. "Total ada 219 pasien, saat ini yang masih menjalani pengobatan ada 58 pasien,” tambahnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire