Walhi desak Pemkab Bandung buat perda penyelamatan kawasan konservasi
Elshinta
Minggu, 03 April 2022 - 15:24 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Walhi desak Pemkab Bandung buat perda penyelamatan kawasan konservasi
Sumber foto: Titik Mulyana/elshinta.com.

Elshinta.com - Ketua Dewan Walhi Jawa Barat, Dedi Kurniawan mengatakan, desakan terhadap kawasan dan lahan di Kabupaten Bandung yang sangat tinggi akibat kepentingan wisata komersil, permukiman, pembangunan jalan, gheotermal dan PSN lainnya akan berdampak pada kerusakan lingkungan membuat pihaknya meminta dan mendorong Pemkab Bandung segera mengantisipasi dengan membuat peraturan ketat yang dapat dituangkan ke dalam Perda Penyelamatan Kawasan Bandung Selatan sebagai Kawasan Genting Ekologi. 

Menurut Dedi, hal tersebut juga mendorong kabupaten lain di kawasan Cekungan Bandung melakukan hal yang sama. "Kenapa Bandung Selatan? karena sudah mulai banyaknya rencana rencana dan pelaksanaan pembangunan dimaksud.selain itu di KBB, Sumedang pun selayaknya segera melakukan upaya pencegahan melalui Perda Penyelamatan Kawasan-kawasan genting ekologi. Tambang kars di Citatah, alih fungsi kawasan sekitar PLTA Cisokan dimana PLTA Cisokan kelola PLN yang menggunakan kawasan hutan belum melaksanakan kewajiban lahan kompensasi serta rencana panas bumi dan pertambangan di Sumedang," ujarnya. 

Lebih lanjut Dedi menegaskan, perda ini diharapkan dapat mengendalikan kawasan-kawasan genting ekologi dan sebagai perda yang tegas berpihak pada penyelamatan kawasan.

Dedi mengatakan, perda ini juga harus jeli dan tanggap melihat regulasi di atasnya seperti Perppres Cekungan Bandung sebagai Cantolan serta memperhatikan rencana Jahat dari lahirnya UUCK.

Dijelaskan Dedi, sudah selayaknya dan sepatutnya legislatif mulai berpihak pada kepentingan keselamatan rakyat dan penyelamatan serta pelestarian lingkungan. Disamping itu yang tak kalah penting juga bagi Kabupaten Garut serta Jabar Utara seperti Bogor, Cianjur dan sekitarnya juga penting mempunyai aturan daerah ketat dalam rangka mengurangi risiko bencana ekologi.

"Dan memulai penataan kawasan-kawasan berdampak pada kerusakan dan pengrusakan langsung maupun tidak langsung," pungkasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Titik Mulyana, Minggu (3/4).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Indonesia terus mendorong kolaborasi untuk atasi sampah plastik
Kamis, 30 Juni 2022 - 13:02 WIB
Indonesia terus mendorong upaya pengurangan sampah plastik salah satunya lewat kemitraan antara piha...
Pertamina selidiki sumber tumpahan minyak di Cilacap
Selasa, 28 Juni 2022 - 18:32 WIB
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap menyelidiki sumber tumpahan minyak yang mengot...
Pemkot Magelang segera selesaikan status tanah dan bangunan Perumahan Sub-Inti 
Selasa, 28 Juni 2022 - 12:34 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang, Jawa Tengah sedang berupaya menyelesaikan status tanah dan bangun...
Satgas Yonif 126/KC bantu warga perbatasan Papua perbaiki pipa air
Minggu, 26 Juni 2022 - 20:22 WIB
Satgas Pamtas Yonif 126/KC Pos Ubrub membantu warga melaksanakan karya bakti memperbaiki saluran pip...
Rangkaian HUT Bhayangkara ke-76,  Polres Salatiga bersih-bersih kota
Minggu, 26 Juni 2022 - 15:34 WIB
Dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara Ke- 76 Polres Salatiga, Jawa Tengah melaksanakan kegiatan ber...
Di depan mahasiswa UMM, Sekjen PUPR ingatkan krisis air dan pangan 
Selasa, 21 Juni 2022 - 13:04 WIB
Dunia tengah menghadapi tantangan perubahan iklim, beberapa di antaranya adalah krisis air bersih da...
BMKG: Kondisi udara Jakarta Senin (20/6) dalam kategori tidak sehat
Selasa, 21 Juni 2022 - 11:28 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan berdasarkan pantauan pada Senin (20/6)...
Warga Mahia Kota Ambon keluhkan air bersih
Rabu, 15 Juni 2022 - 21:06 WIB
Sejumlah warga di Dusun Mahia, Kota Ambon, Maluku, mengeluhkan kesulitan air bersih, apalagi proyek...
 Semakin langka, Komunitas MLS di Subang lestarikan musang
Selasa, 14 Juni 2022 - 17:06 WIB
Sebagian dari Anda mungkin masih terasa asing jika mendengar musang dijadikan sebagai hewan pelihara...
Pemkab Bekasi tutup TPS liar Sindangjaya Cabangbungin
Selasa, 14 Juni 2022 - 14:11 WIB
Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menutup tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Desa Sindangj...
InfodariAnda (IdA)