Polres Langkat salurkan bantuan tunai PKLWN di Secanggang
Sebanyak 743 warga Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang berasal dari unsur pedagang kaki lima, pemilik warung dan nelayan, memadati kantor Kepala Desa Tanjung Ibus.

Elshinta.com - Sebanyak 743 warga Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang berasal dari unsur pedagang kaki lima, pemilik warung dan nelayan, memadati kantor Kepala Desa Tanjung Ibus. Mereka rela antre untuk mendapatkan bantuan tunai pedagang kaki lima, warung dan nelayan (BT- PKLWN) dari pemerintah pusat yang disalurkan oleh pihak Polri dalam hal ini Polres Langkat.
Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok melalui Plh. Wakapolres Langkat Kompol Waskita Sheena Sari Sembiring mengatakan, bantuan tunai ini khusus untuk pedagang kaki lima, pemilik warung dan juga nelayan yang diverifikasi oleh Bhabinkamtibmas masing-masing desa dan kelurahan bekerjasama dengan pemerintah desa dan kelurahan setempat.
"Hari ini kita menyalurkan kepada 743 penerima dari ketiga unsur diatas untuk wilayah Kecamatan Secanggang yang terdiri dari pedagang kaki lima, pemilik warung dan nelayan yang sudah terverifikasi datanya," ujar Kompol Waskita Sheena Sari didampingi Kapolsek Secanggang IPTU Mahruzar Sebayang di Kantor Desa Tanjung Ibus, Kecamatan Secanggang seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Minggu (3/4).
Sementara itu penerima bantuan ini, disyaratkan sudah mengikuti vaksinasi COVID-19 hingga dosis kedua, dan besaran uang yang diterima yakni Rp600 ribu setiap kepala keluarga baik kepada pedagang kaki lima, pemilik warung dan nelayan yang diserahkan langsung oleh pihak kepolisian.
Kompol Waskita Sheena Sari menjelaskan, bantuan yang diberikan melibatkan unsur pemerintah daerah untuk mensinkronisasikan data dan saran guna mendukung suksesnya pelaksanaan penyaluran bantuan kepada masyarakat. "Bantuan langsung tunai ini, bersumber dari pemerintah pusat dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi masyarakat dimasa pandemi.
Lebih lanjut dijelaskan oleh Kompol Waskita di Kabupaten Langkat target untuk bantuan kepada pedagang kaki lima dan warung yakni 6000 pedagang dan itu sudah terpenuhi. Sementara target untuk nelayan itu berjumlah 13.500 nelayan dan baru terverifikasi 5.800 nelayan itu belum memenuhi target. Ia berharap target untuk nelayan itu dapat terpenuhi.