Top
Begin typing your search above and press return to search.

Minyak goreng sawit dari Kalimantan tiba di Jateng langsung disalurkan ke enam kawasan

Minyak goreng sawit yang berasal dari Kalimantan yang didatangkan oleh PT Perudsahaan Pedagangan Indonesia (PPI) telah tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kamis (7/4).

Minyak goreng sawit dari Kalimantan tiba di Jateng langsung disalurkan ke enam kawasan
X
Tim Satgas Pangan Polda Jateng mengecek kedatangan minyak goreng sawit curah di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kamis (7/4). Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.

Elshinta.com - Minyak goreng sawit yang berasal dari Kalimantan yang didatangkan oleh PT Perudsahaan Pedagangan Indonesia (PPI) telah tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kamis (7/4). Semula pemerintah pusat berjanji mendatangkan 3.000 ton, namun kenyataannya yang tiba 2.614 ton. Hal itu sempat dipertanyakan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ketika mendatangi PT PPI.

Branch Manager PT PPI cabang Semarang, Abidarin mengaku perusahaanya kembali akan mendatangkan minyak goreng sawit dari Kalimantan pada 22 April 2022 mendatang sebanyak 3.000 ton.

Diharapkan datangnya minyak goreng sawit curah itu mampu memenuhi kebutuhan Jateng per bulan yang mencapai 33.000 ton.

Sementara itu guna menjamin kelancaran dan ketersediaan stok minyak goreng di masyarakat, Tim Satgas Pangan Polda Jateng melakukan pengawasan kebijakan pemerintah terkait pendistribusian minyak goreng sawit (MGS) curah yang bekerjasama dengan stakeholder Provinsi Jateng kepada pedagang pasar, agen dan UMKM di wilayah Jateng dan DIY.

Kegiatan pengecekan dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng Kombes Pol Johanson Ronald Simamora bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng Arif Sambodo dan Branch Manager PT PPI cabang Semarang Abidarin dengan mendatangi Pelabuhan Tanjung Mas Semarang dan PT Bonanza Megah di daerah Genuk, Kota Semarang.

“Kami mengunjungi Pelabuhan Tanjung Mas mengecek kedatangan minyak goreng sawit yang didatangkan PT PPI dari Kalimantan dan mengcek penyimpanan minyak goreng itu di PT Bonanza Megah,” tutur Johanson seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Kamis (7/4).

Di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, Tim Satgas Pangan mengecek kapal pengangkut minyak goreng sawit yang ditarik oleh kapal tunda Prima Sakti IV.

Kapal pengangkut tersebut digunakan PT PPI untuk mendatangkan minyak goreng sawit dari Kalimantan dengan Kapasitas 2.614 ton.

Selanjutnya untuk penyimpanan dalam proses distribusinya, PT PPI menyewa dua buah tangki penyimpanan minyak di PT. Bonanza dengan kapasitas 4.000 ton.

Sementara itu Branch Manager PT PPI, Abidarin menegaskan bahwa begitu tiba di Semarang, minyak goreng itu langsung didistribusikan sebanyak 105 ton ke beberapa wilayah di Jawa Tengah.

“Tujuannya adalah Solo, Kendal, Purwodadi, Pasar Johar, Pasar Pedurungan, dan Blora,” ungkapnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire