Kecerdasan banyak ragamnya, orangtua perlu hargai setiap potensi anak
Elshinta
Jumat, 15 April 2022 - 10:55 WIB |
Kecerdasan banyak ragamnya, orangtua perlu hargai setiap potensi anak
Ilustrasi (Pexels)

Elshinta.com - Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Seto Mulyadi alias Kak Seto mengingatkan setiap orang tua untuk menghargai setiap potensi anak karena kecerdasan muncul dalam beraneka bentuk.

Kecerdasan anak tak hanya dinilai dari peringkat yang tinggi di sekolah, tapi juga bisa dilihat dari kemampuannya di bidang-bidang lain seperti seni, olahraga hingga sosial.

"Mari temukan dan hargai potensi setiap anak...sistem pendidikan yang tepat akan mendukung pengembangan karakter," kata Kak Seto dalam webinar, Kamis.

Pada dasarnya, naluri untuk belajar ada pada setiap anak. Mereka belajar untuk berguling, merangkak, berjalan dan berlari seiring pertumbuhan usia. Dia mengingatkan kepada orang tua bahwa belajar yang efektif itu artinya belajar di tengah suasana menyenangkan, bebas dari kekerasan maupun pemaksaan. Sebab, dunia anak adalah dunia bermain.

Pendidikan tak cuma mengisi kepala anak dengan hapalan dan rumus, kata Seto, tetapi menumbuhkan potensi yang ada di dalam setiap anak, entah itu jiwa seniman, atlet, atau musisi. Lewat pendidikan yang efektif, potensi anak akan mengemuka dan berkembang.

Dia meminta agar kurikulum pendidikan lebih berpihak kepada hak anak, sehingga tak ada lagi kasus di mana anak-anak merasa depresi di tengah pembelajaran daring yang berlangsung akibat pandemi COVID-19. Seto meminta sekolah dan orang tua untuk memberikan pelajaran yang bermakna untuk anak saat pandemi demi menjaga kesehatan batin buah hati.

"Tekankan bagaimana anak tangguh hadapi pandemi. Kalau anak stres, tertekan, dianggap gagal, tentu akan merasa tidak tangguh."

Bukan cuma soal nilai, penting juga untuk mendidik anak agar punya karakter baik seperti sopan, tangguh, rendah hati, penuh hormat, aktif, jujur serta disiplin.

Di tengah era digital, Kak Seto mengatakan literasi digital juga penting agar anak bisa memanfaatkan teknologi secara maksimal. Digitalisasi dapat meningkatkan kemampuan anak dalam berpikir kritis, memecahkan masalah, berkomunikasi dan berkolaborasi.

Informasi yang kian praktis dan mudah didapatkan berkat teknologi juga bisa membuat anak memiliki keterampilan baru berkat tutorial gratis yang menjamur, memudahkan anak belajar bahasa baru, belajar mengambil keputusan yang tepat serta memperluas jaringan pertemanan.

"Sinergi orangtua dan guru memegang peran penting, terutama dalam memberikan materi pelajaran. Belajar digital efektif kalau dikelola secara baik, tapi guru dan orangtua harus jadi sahabat anak," tutup dia.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Perpibi: Kenali waktu yang tepat untuk melakukan pemijatan terhadap bayi   
Minggu, 19 Juni 2022 - 16:34 WIB
Melakukan pemijatan terhadap bayi dinilai memiliki arti penting diantaranya untuk meningkatkan nafsu...
Metode `read aloud` dapat tingkatkan minat baca anak
Minggu, 12 Juni 2022 - 16:09 WIB
Metode membaca nyaring atau read aloud menjadi salah satu metode yang dapat diterapkan untuk menum...
Cegah `stunting` dengan konsumsi makanan tambahan bergizi
Sabtu, 04 Juni 2022 - 09:47 WIB
Guru Besar Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Ali Khomsan mengatakan pencegahan s...
Penjelasan ahli tentang tahap tumbuhkembang sikap empati pada anak
Jumat, 03 Juni 2022 - 00:09 WIB
Menanamkan sikap tolong menolong dan berempati kepada anak merupakan hal yang penting. Namun ternyat...
Mensos: Lansia tunggal terbanyak ditemukan di Tasikmalaya
Minggu, 29 Mei 2022 - 12:33 WIB
Menteri Sosial RI Tri Rismaharini mengatakan populasi kaum lanjut usia (lansia) tunggal di Kabupaten...
Lima cara sederhana sampaikan kasih sayang kepada orang tua
Minggu, 29 Mei 2022 - 12:11 WIB
Rasanya, tidak ada orang tua yang tidak menyayangi anaknya. Hal ini terbukti pada cinta dan kasih sa...
Disdukcapil Kota Pekalongan ingatkan pentingnya KIA
Rabu, 25 Mei 2022 - 23:35 WIB
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mengoptimalkan pelayanan dan s...
Kata Kak Seto tentang `homeschooling` saat ini
Minggu, 22 Mei 2022 - 14:07 WIB
Psikolog dari Universitas Indonesia Seto Mulyadi mengatakan, pembelajaran dengan metode homeschooli...
Tujuh kecamatan di Sukoharjo sudah punya sanggar inklusi
Rabu, 18 Mei 2022 - 10:14 WIB
Pemkab Sukoharjo, Jawa Tengah kembali menambah jumlah sanggar inklusi untuk peningkatan layanan Anak...
`Online game`, baik atau buruk untuk remaja?
Sabtu, 14 Mei 2022 - 21:57 WIB
Psikolog klinis Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya, Nanda Rossalia, M.Psi berpendapat setidaknya ada...
InfodariAnda (IdA)