Undang 150 tokoh, Rekat Indonesia Raya terus gaungkan persatuan bangsa
Ormas Rekat Indonesia Raya pimpinan Eka Gumilar menggelar silaturahmi dan buka bersama di kediaman Ketua Dewan Pembina Rekat, Jenderal TNI (P) Ryamizard Ryacudu, Sabtu (16/4).

Elshinta.com - Ormas Rekat Indonesia Raya pimpinan Eka Gumilar menggelar silaturahmi dan buka bersama di kediaman Ketua Dewan Pembina Rekat, Jenderal TNI (P) Ryamizard Ryacudu, Sabtu (16/4). Rekat sendiri sering menggelar acara silaturahmi pertemuan para tokoh agama lintas budaya, suku dan agama.
Kali ini Rekat Indonesia Raya mengundang150 tokoh antara lain tokoh agama, purnawirawan dan tokoh Nasional. Hadir dalam pertemuan ini, seperti Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Abah Roud Bahar, Jendral Agustiadi (mantan Kasad), Babe Haikal, Relawan JoMan, Immanuel Ebenezer serta puluhan kiai termasuk petinggi 212 seperti Slamet Ma'arif dan Habib Muhsin Ahmad Alatas, dll.
Dengan mengambil tema, "Menjadikan Ramadan Sebagai Momentum Mempersatukan Umat" Rekat Indonesia Raya terus berusaha merekatkan para tokoh.
Dalam sambutannya, Eka Gumilar menyerukan semua tokoh agar mampu memberikan contoh kepada masyarakat, mampu saling merekatkan dan mempersatukan. "Tidak mudah dipecah belah hanya karena kepentinga pribadi dan kelompok," kata Eka Gumilar dalam keterangan tertulis yang diterima Redaksi Elshinta.com, Sabtu (16/4).
Menurut Eka Gumilar, dalam situasi bangsa yang tidak sedang baik, semua pihak harus tetap memperkuat persatuan karena sumber pertahanan terkuat suatu bangsa adalah persatuan rakyatnya.
Dalam kesempatan itu para tokoh ikut membentangkan spanduk dukungan pada Rekat Indonesia Raya yang berbunyi: "Silaturahmi Bersama Rekat Indonesia Raya, Bela Negara Bela Bangsa".
Sementara, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ikut mengapresiasi lahirnya Rekat Indonesia Raya yang diharapkan mampu mempersatukan semua elemen masyarakat.