Banjir landa Sukabumi polisi imbau tidak buang sampah sembarangan

Elshinta
Minggu, 17 April 2022 - 06:01 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Banjir landa Sukabumi polisi imbau tidak buang sampah sembarangan
Personel Polsek Citamiang, Resor Sukabumi Kota saat meninjau lokasi bencana banjir di Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Jabar pada Sabtu, (16/4). Antara/Aditya Rohman

Elshinta.com - Bencana banjir kembali melanda wilayah Kota Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (16/4) terjadi dI Kelurahan Gedongpanjang, yang mengakibatkan sejumlah rumah terendam dan kolam ikan meluap.

"Banjir yang terjadi di Keluruhan Gedongpangjang, Kecamatan Citamiang ini akibat tersumbatnya saluran air oleh sampah sehingga saat hujan deras turun, air masuk ke permukiman masyarakat dan dampak lainnya sejumlah kolam ikan milik warga debit airnya meluap sehingga banyak ikan yang hanyut terbawa banjir, " kata Kapolsek Citamiang AKP Arif Saptaraharja di Sukabumi, Sabtu.

Menurut Arif, awalnya pihaknya hendak meninjau lokasi pondasi yang longsor dan menimpa rumah warga serta menyebabkan seluruh penghuni rumah yang berjumlah empat jiwa tertimbun.

Akibat bencana yang terjadi pada Kamis, (14/4) tersebut, tiga korban mengalami luka sedang dan ringan serta satu korban lainnya yang masih balita mengalami luka berat dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD R Syamsudin SH.

Lanjut dia, saat berada di lokasi longsor yang kebetulan saat itu tengah turun hujan deras, pihaknya mendapatkan laporan telah terjadi banjir yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian longsor.

Personel gabungan dari kepolisian, TNI dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi langsung bergegas meninjau ke lokasi kejadian untuk melakukan penanggulangan.

Dari hasil pendataan, ternyata banjir yang merendam sejumlah rumah dan kolam warga itu akibat tersumbatnya saluran air oleh berbagai jenis sampah, sehingga kali kecil yang berada di sekitar permukiman debit airnya meluap.

Maka dari itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan jangan membuang sampah sembarangan apalagi ke sungai, karena bisa menjadi masalah di kemudian hari seperti banjir yang terjadi sekarang ini.

"Informasi dari petugas di lapangan, dampak kerugian akibat banjir tersebut mencapai Rp92 juta dan sudah kami laporkan kepada pimpinan (Kapolres Sukabumi Kota) serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk bersama-sama melakukan penanggulangan," tambahnya.

Arif mengatakan, meskipun bencana banjir ini tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi tetap harus menjadi perhatian apalagi curah hujan di Kota Sukabumi masih cukup tinggi dan kepada warga senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Satu orang meninggal akibat gempa 5,4 magnitudo di Jayapura
Kamis, 09 Februari 2023 - 17:35 WIB

Satu orang meninggal akibat gempa 5,4 magnitudo di Jayapura

Elshinta.com, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura, Papua, menyebutkan pihaknya ...
Gempa di Jayapura timbulkan kerusakan
Kamis, 09 Februari 2023 - 17:00 WIB

Gempa di Jayapura timbulkan kerusakan

Elshinta.com, Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa berpusat di darat...
Gempa magnitudo 5,4 mengguncang wilayah Papua
Kamis, 09 Februari 2023 - 14:29 WIB

Gempa magnitudo 5,4 mengguncang wilayah Papua

Elshinta.com, Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan gempa bumi berkekuata...
Banjir rusak bangunan di pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi
Rabu, 08 Februari 2023 - 00:31 WIB

Banjir rusak bangunan di pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi

Elshinta.com, Banjir rob merusak sejumlah bangunan yang berada di pesisir pantai selatan Kabupaten S...
Hujan dan angin kencang landa 3 kecamatan di Magelang, puluhan pohon tumbang
Selasa, 07 Februari 2023 - 22:45 WIB

Hujan dan angin kencang landa 3 kecamatan di Magelang, puluhan pohon tumbang

Elshinta.com, Hujan deras di sertai angin puting beliung yang melanda tiga wilayah kecamatan, masing...
Semburan abu erupsi Gunung Kerinci capai 150 meter
Selasa, 07 Februari 2023 - 18:59 WIB

Semburan abu erupsi Gunung Kerinci capai 150 meter

Elshinta.com, Gunung Kerinci, Jambi mengalami erupsi selama 10 menit pada Selasa, pukul 15.48 WIB de...
Gempa M5,2 di selatan Banten akibat dari aktivitas lempeng Indo-Australia
Selasa, 07 Februari 2023 - 10:23 WIB

Gempa M5,2 di selatan Banten akibat dari aktivitas lempeng Indo-Australia

Elshinta.com, Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan gempa berkekuatan mag...
Tanah longsor tutup ruas jalan Ruteng-Reo di NTT
Senin, 06 Februari 2023 - 19:59 WIB

Tanah longsor tutup ruas jalan Ruteng-Reo di NTT

Elshinta.com, Ruas jalan yang menghubungkan Ruteng-Reo di Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara...
Gunung Marapi di Sumbar kembali erupsi
Senin, 06 Februari 2023 - 19:35 WIB

Gunung Marapi di Sumbar kembali erupsi

Elshinta.com, Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Bar...
Gempa di laut utara NTB akibat patahan Lempeng Indo-Australia
Senin, 06 Februari 2023 - 17:23 WIB

Gempa di laut utara NTB akibat patahan Lempeng Indo-Australia

Elshinta.com, Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan gempa bumi berkekuata...

InfodariAnda (IdA)