Warga pulau di Touna budi daya terumbu karang dari tempurung kelapa
Elshinta
Minggu, 17 April 2022 - 07:25 WIB |
Warga pulau di Touna budi daya terumbu karang dari tempurung kelapa
Untuk pertama kalinya Kasra Institute bersama masyarakat di Pulau Kabalutan Kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean, mencoba melakukan budidaya terumbu karang dengan menggunakan tempurung kelapa. ANTARA/HO- (Karsa Intitute)

Elshinta.com - Warga Pulau Kabalutan di kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean, Kabupaten Tojo Una-una (Touna), Sulawesi Tengah mencoba melakukan budi daya terumbu karang dengan menggunakan tempurung kelapa.

Budi daya yang bekerja sama dengan Karsa Institute ini disebut dengan metode bioreeftek.

"Kami laksanakan mulai tanggal 10 April sampai dengan 15 April 2022 dan melibatkan masyarakat lokal khususnya belasan pemuda di daerah itu," sebut Koordinator Program Karsa Institute di Desa Kabalutan Davidson Roto Nono dihubungi Sabtu.

David mengatakan, bioreeftek merupakan salah satu jenis terumbu karang buatan yang telah dikembangkan oleh Balai Penelitian dan Observasi Laut (BPOL) Kementerian Kelautan dan Perikanan sejak tahun 2018.

Metode bioreeftek di kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean ini merupakan budi daya pertama yang dilakukan di laut Sulawesi Tengah.

"Disebut bioreeftek karena penggunaan batok atau tempurung kelapa sebagai substrat atau media penempelan larva planula karang untuk perkembangan alami individu karang yang baru. Ini yang pertama kali di Sulteng," jelasnya.

Kata David, sekitar 600 tempurung kelapa ditempatkan di kedalaman antara 2 hingga 3 meter di dasar perairan Pulau Kabalutan yang memiliki kondisi ekosistem terumbu karang yang relatif baik dengan dasar yang cukup rata.

"Luasnya kami tidak bisa rincikan. Karena ini perdana maka kami akan cek pertumbuhannya. Biasanya akan nampak bulan ke 4 sampai 8," tuturnya.

David menyebutkan penggunaan metode ini dipilih karena banyaknya pohon kelapa yang tumbuh di kawasan pesisir Kepulauan Togean.

"Konstruksinya sederhana dan mudah dibuat, sehingga metode ini relatif efisien dan terjangkau oleh masyarakat," ujarnya.

Bioreeftek bekerja dengan cara merekrut larva planula karang secara alami, cara ini membuat teknologi budidaya karang ini dapat dikategorikan less-destructive jika dibandingkan dengan metode-metode konvensional lainnya.

Setelah larva planula karang menempel pada substrat bioreeftek, maka dapat dilakukan pemindahan ke lokasi lain yang memiliki prosentase penutupan terumbu karang yang relatif rendah untuk dilakukan upaya rehabilitasi.

"Kegiatan ini melibatkan Dinas Perikanan Kabupaten Touna, Balai Penelitian dan Observasi Laut (BPOL) dan mendapat dukungan dari CEPF-Burung Indonesia," terangnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Indonesia terus mendorong kolaborasi untuk atasi sampah plastik
Kamis, 30 Juni 2022 - 13:02 WIB
Indonesia terus mendorong upaya pengurangan sampah plastik salah satunya lewat kemitraan antara piha...
Pertamina selidiki sumber tumpahan minyak di Cilacap
Selasa, 28 Juni 2022 - 18:32 WIB
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap menyelidiki sumber tumpahan minyak yang mengot...
Pemkot Magelang segera selesaikan status tanah dan bangunan Perumahan Sub-Inti 
Selasa, 28 Juni 2022 - 12:34 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang, Jawa Tengah sedang berupaya menyelesaikan status tanah dan bangun...
Satgas Yonif 126/KC bantu warga perbatasan Papua perbaiki pipa air
Minggu, 26 Juni 2022 - 20:22 WIB
Satgas Pamtas Yonif 126/KC Pos Ubrub membantu warga melaksanakan karya bakti memperbaiki saluran pip...
Rangkaian HUT Bhayangkara ke-76,  Polres Salatiga bersih-bersih kota
Minggu, 26 Juni 2022 - 15:34 WIB
Dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara Ke- 76 Polres Salatiga, Jawa Tengah melaksanakan kegiatan ber...
Di depan mahasiswa UMM, Sekjen PUPR ingatkan krisis air dan pangan 
Selasa, 21 Juni 2022 - 13:04 WIB
Dunia tengah menghadapi tantangan perubahan iklim, beberapa di antaranya adalah krisis air bersih da...
BMKG: Kondisi udara Jakarta Senin (20/6) dalam kategori tidak sehat
Selasa, 21 Juni 2022 - 11:28 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan berdasarkan pantauan pada Senin (20/6)...
Warga Mahia Kota Ambon keluhkan air bersih
Rabu, 15 Juni 2022 - 21:06 WIB
Sejumlah warga di Dusun Mahia, Kota Ambon, Maluku, mengeluhkan kesulitan air bersih, apalagi proyek...
 Semakin langka, Komunitas MLS di Subang lestarikan musang
Selasa, 14 Juni 2022 - 17:06 WIB
Sebagian dari Anda mungkin masih terasa asing jika mendengar musang dijadikan sebagai hewan pelihara...
Pemkab Bekasi tutup TPS liar Sindangjaya Cabangbungin
Selasa, 14 Juni 2022 - 14:11 WIB
Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menutup tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Desa Sindangj...
InfodariAnda (IdA)