Polres Salatiga antisipasi lonjakan pemudik
Polres Salatiga, Jawa Tengah mengantisapi terjadinya lonjakan pemudik lebaran mengingat selama 2 tahun mudik lebaran ditiadakan pemerintah karena pandemi Covid-19.
Sumber foto: Pranoto/elshinta.com.Elshinta.com - Polres Salatiga, Jawa Tengah mengantisapi terjadinya lonjakan pemudik lebaran mengingat selama 2 tahun mudik lebaran ditiadakan pemerintah karena pandemi Covid-19. Hal ini dikatakan Kapolres Salatiga, AKBP Indra Mardiana usai Gelar Pasukan Ketupat Candi 2022 di Mapolres Salatiga.
Lebih lanjut dikatakanya, selain antisapi terjadinya lonjakan mudik lebaran, kedisiplinan dalam menjaga protokol kesehatan (prokes) juga menjadi perhatian bersama sehingga pemudik ditekankan sudah menjalani vaksinasi baik vaksin satu, dua atau vaksin booster.
"Sementara terkait kemacetan kami sudah petakan dan akan diberlakukan jalur satu arah dan penarikan arus jika nantinya macet," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Sabtu (23/4).
Sementara itu Wali kota Salatiga Yuliyanto yang memimpin apel menekankan kepada personil yang bertugas agar menjaga stamina dan kesehatan fisik serta niatkan ibadah kepada Tuhan YME.
"Lakukan deteksi dini setiap kerawanan dinamika dan fenomena yang berkembang untuk dilakukan langkah pencegahan yang prediktif, laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai wujud representasi negara hadir di tengah-tengah masyarakat, gelar kekuatan di pos pengamanan dan pelayanan serta titik rawan kriminalitas, kemacetan dan laka lantas, lakukan koordinasi dan kerjasama dengan seluruh stekeholder terkait khususnya Satgas Covid-19, dorong pengelola tempat wisata, pusat perbelanjaan dan tempat lainnya memasang aplikasi peduli lindungi, tingkatkan peran satgas pangan untuk membantu pemerintah dalam menjamin ketersediaan sembako dan pengendalian harga," harapnya.




