Kiat bangun bisnis F&B bagi pemula menurut Tiwu Rayie
Elshinta
Selasa, 26 April 2022 - 22:31 WIB |
Kiat bangun bisnis F&B bagi pemula menurut Tiwu Rayie
Ilustrasi food and beverage. (Foto oleh Pavel Danilyuk dari Pexels)

Elshinta.com - Pemilik Restoran Dapur MTW Tiwu Rayie membagikan sejumlah kiat bagi pemula yang hendak membangun bisnis makanan dan minuman (food and beverage/F&B).

Menurutnya, hal pertama yang penting untuk dilakukan terlebih dahulu adalah riset pasar (market research) sehingga pebisnis dapat mengetahui target pasar makanan dan minuman yang hendak dicapai di satu lokasi tertentu.

"Misal lokasi di Depok. Mungkin dengan harga makanan yang kita punya sekarang, tapi di Depok juga ada dan kebanyakan lebih murah. Kami sekarang punya data customer yang paling banyak dari mana, misalnya dari Bekasi, kami belum ada cabang di sana tapi market kami di situ sudah ada, jadi mungkin cabang selanjutnya di Bekasi," kata Tiwu dalam webinar yang digelar Food Market Hub pada Selasa.

Riset pasar juga dapat bermanfaat untuk menentukan menu makanan dan minuman yang hendak dijual kepada calon konsumen. Tiwu menyarankan agar pebisnis memposisikan diri sebagai konsumen jika menghadirkan suatu menu, apakah akan membeli produk tersebut secara berulang.

Dalam menentukan menu, Tiwu mengatakan pebisnis dapat merancang dua jenis menu, yaitu menu mainstream yang disukai semua jenis konsumen serta menu otentik atau signature yang telah termasuk dalam target pasar khusus.

Menu signature suatu bisnis F&B berpotensi menjadi menu utama yang dapat dijagokan oleh penjual untuk ditawarkan kepada konsumen. Sebagai contoh, Dapur MTW memiliki menu signature mesere ayam atau ayam suir Bali yang kemudian signature tersebut berkembang menjadi mesere lidah sapi.

"Waktu itu aku pernah melihat ada bisnis yang memakai nama mesere ayam, berarti 80 persen kemungkinannya mengikuti Dapur MTW. Jadi itu sudah jadi signature kami," ujarnya.

Setelah pilihan menu ditetapkan, selanjutnya yang perlu dilakukan adalah membuat inovasi menu yang dihadirkan pada waktu tertentu saja atau setidaknya dihadirkan sekali hingga dua kali dalam satu tahun.

Inovasi juga bisa dilakukan dengan tujuan beradaptasi dengan kondisi yang tengah terjadi. Sebagai contoh, saat pandemi mulai berlangsung, Dapur MTW pada akhirnya membuat inovasi makanan beku (frozen food). Inovasi tersebut, kata Tiwu, mampu mendongkrak penjualan tiga kali lipat di tengah pandemi dan bertepatan dengan momen Ramadhan.

"Waktunya juga tepat, saat itu Ramadhan, jadi orang nyari banget makanan yang tetap bisa disiapkan dengan mudah saat sahur dan berbuka, harga terjangkau, pengiriman mudah. Itu frozen food," katanya.

Selain itu, menurut Tiwu, kolaborasi menu dengan jenama lain juga menjadi poin penting terutama sebagai strategi bertahan di tengah pandemi.

Selanjutnya, kiat lain yang perlu dilakukan termasuk merancang pemasaran atau promosi dengan memaksimalkan pemanfaatan media sosial, namun harus dilakukan secara konstan sehingga calon pelanggan dapat dengan mudah mengingat jenama.

"Promosi selain media sosial, kita bisa gunakan adds seperti adds di Instagram atau Google, itu sangat berpengaruh. Setelah itu, bikin promo. Promo itu sangat penting, misalnya bikin Rp100ribu sudah full kenyang dan porsi berdua," kata Tiwu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Makan daging panggang ala Brasil sepuasnya dengan cocolan saus nikmat
Jumat, 01 Juli 2022 - 11:36 WIB
Restoran all you can eat (AYCE) Panella Brazilian BBQ menghadirkan daging BBQ ala Brasil yang bisa...
Makan daging panggang ala Brasil sepuasnya dengan cocolan saus nikmat
Jumat, 01 Juli 2022 - 10:41 WIB
Restoran all you can eat (AYCE) Panella Brazilian BBQ menghadirkan daging BBQ ala Brasil yang bisa...
Daftar rekomendasi hidangan Betawi di restoran legendaris
Rabu, 29 Juni 2022 - 12:49 WIB
Sejumlah makanan legendaris khas Betawi masih banyak diincar oleh para pemburu kuliner, meski banyak...
Menelusuri ragam kuliner kuno Pesisir Barat Lampung yang masih terjaga
Selasa, 14 Juni 2022 - 10:21 WIB
Ketika melancong ke berbagai tempat, tentu berburu kuliner menjadi salah satu kegiatan yang biasa di...
Kacang panggang Indonesia tembus pasar Kanada
Rabu, 08 Juni 2022 - 08:01 WIB
Kementerian Perdagangan melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Vancouver memeriksa kedatan...
Sambal Tempoyak Jambi tembus pasar internasional
Rabu, 08 Juni 2022 - 06:31 WIB
Usaha sambal tempoyak \"Maugi\" yang dirintis ibu Pendrawati (39) anggota UMKM Jambi yang berproduks...
Chef asal Amerika ini belajar olahan Sate Maranggi
Sabtu, 04 Juni 2022 - 12:35 WIB
Sate Maranggi merupakan salah satu kuliner yang dimiliki Kabupaten Subang, Jawa Barat. Makanan ini c...
Enam pilihan produk makanan ramah vegan
Sabtu, 28 Mei 2022 - 11:25 WIB
Anuga Asia 2022 yang digelar sejak 24 Mei hingga 28 Mei ini di IMPACT Muang Thong Thani, Bangkok, Th...
jangkrik sebagai panganan dan tips menyantapnya
Jumat, 27 Mei 2022 - 09:35 WIB
Serangga semisal jangkrik sebagai salah satu sumber makanan yang tersedia di sejumlah negara termasu...
Mencicip cita rasa tradisional Buak Tat Lampung
Senin, 16 Mei 2022 - 12:55 WIB
Kuliner tradisional kini memang menjadi daya tarik tersendiri di tengah perkembangan zaman yang sema...
InfodariAnda (IdA)