Rusia setop gas ke Polandia dan dikecam Ukraina sebagai pemerasan gas
Elshinta
Rabu, 27 April 2022 - 13:36 WIB |
Rusia setop gas ke Polandia dan dikecam Ukraina sebagai pemerasan gas
Pemandangan gedung stasiun kereta api yang hancur selama konflik Ukraina-Rusia di kota pelabuhan selatan Mariupol, Ukraina 26 April 2022. REUTERS/Alexander Ermochenko

Elshinta.com - Rusia menghentikan pasokan gas ke Polandia berdasarkan kontrak Yamal pada Rabu, data dari jaringan operator transmisi gas Uni Eropa menunjukkan, sebuah tindakan yang memperdalam keretakan antara Barat dan Rusia atas invasinya ke Ukraina.

Bulgaria, seperti Polandia anggota NATO dan Uni Eropa, mengatakan sebelumnya bahwa Rusia juga akan menghentikan pasokan gas ke sana. Tidak ada kabar pada Rabu pagi jika pasokan ke Bulgaria juga disetop.

Ukraina menuduh Rusia memeras Eropa atas energi dalam upaya untuk menghancurkan sekutunya, saat pertempuran memasuki bulan ketiga tanpa Rusia merebut kota besar.

Lawan Kremlin yang gigih Polandia adalah salah satu negara Eropa yang menuntut sanksi terberat terhadap Rusia karena menyerang tetangganya.

Kontrak pasokan gas Polandia dengan raksasa energi Gazprom adalah sebesar 10,2 miliar meter kubik (bcm) per tahun dan mencakup sekitar 50 persen konsumsi nasional.

PGNiG milik negara Polandia mengatakan pasokan dari Gazprom melalui Ukraina dan Belarus akan dihentikan pada pukul 8 pagi (06.00 GMT) pada Rabu, tetapi Polandia mengatakan tidak perlu menarik cadangan dan penyimpanan gasnya 76 persen penuh.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah meminta negara-negara "tidak bersahabat" untuk membayar impor gas dalam rubel, permintaan yang hanya diterapkan pada beberapa pembeli.

"Tujuan akhir dari kepemimpinan Rusia bukan hanya untuk merebut wilayah Ukraina, tetapi untuk memecah seluruh Eropa tengah dan timur dan memberikan pukulan global terhadap demokrasi," kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada Selasa (26/4/2022) malam.

Kepala stafnya Andriy Yermak mengatakan Rusia "memulai pemerasan gas Eropa".

"Rusia berusaha menghancurkan persatuan sekutu kami," kata Yermak.

Bulgaria, yang hampir sepenuhnya bergantung pada impor gas Rusia, mengatakan telah memenuhi semua kewajiban kontraktualnya dengan Gazprom dan skema pembayaran baru yang diusulkan telah melanggar kesepakatan.

Pihaknya telah mengadakan pembicaraan awal untuk mengimpor gas alam cair melalui negara tetangga Turki dan Yunani.

Gazprom mengatakan belum menangguhkan pasokan ke Polandia tetapi Warsawa harus membayar gas sesuai dengan "perintah pembayaran" yang baru. Ia menolak berkomentar tentang Bulgaria.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kehadiran Iriana jadi surat terbuka untuk perdamaian dunia
Sabtu, 02 Juli 2022 - 18:53 WIB
Sentuhan lembut beriring dengan tatapan teduh dari seorang ibu menghantarkan rasa hangat kepada siap...
KKHI: 204 calon haji akan jalani safari wukuf
Sabtu, 02 Juli 2022 - 08:31 WIB
Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja (Daker) Mekkah hingga saat ini sudah mendata seb...
Presiden Jokowi bahas tindak lanjut kerja sama investasi UAE
Sabtu, 02 Juli 2022 - 08:01 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Presiden Uni Emirat Arab (United Arab Emirates/UAE) Sheikh Mo...
Seluruh menlu negara anggota dipastikan hadiri FMM G20 2022
Sabtu, 02 Juli 2022 - 07:45 WIB
Seluruh menteri luar negeri negara-negara anggota G20 dipastikan akan menghadiri forum Pertemuan Men...
Serangan Rudal Rusia Tewaskan 18 orang di Wilayah Odesa Ukraina
Jumat, 01 Juli 2022 - 17:45 WIB
Rudal Rusia menghantam sebuah gedung apartemen dan dua kamp liburan di dekat pelabuhan Odesa di Laut...
Diplomasi Jokowi ke Ukraina-Rusia diharapkan hasilkan gencatan senjata
Jumat, 01 Juli 2022 - 11:14 WIB
Guru Besar Hukum Internasional UI mengharapkan diplomasi Presiden Joko Widodo ke Ukraina dan Rusia d...
China: Pernyataan PM Selandia Baru soal agresivitas China `salah`
Jumat, 01 Juli 2022 - 10:30 WIB
Kedutaan Besar China di Selandia Baru mengatakan bahwa komentar Perdana Menteri Selandia Baru Jacind...
Presiden Jokowi tiba di Abu Dhabi bertemu Presiden UEA
Jumat, 01 Juli 2022 - 08:11 WIB
Presiden Joko Widodo dan Iriana tiba di Abu Dhabi, Jumat, pukul 02.15 waktu setempat serta dijadwa...
Hampir 90 persen jemaah haji sudah di Mekkah
Jumat, 01 Juli 2022 - 07:55 WIB
Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah Mukhammad Khanif mengatakan hingga saat ini sudah hampir 90 perse...
Presiden Jokowi bertolak ke Abu Dhabi usai bertemu Putin
Jumat, 01 Juli 2022 - 07:41 WIB
Presiden RI Joko Widodo bertolak menuju Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA), usai bertemu Preside...
InfodariAnda (IdA)