Patlau dan ketupat makanan khas Lebaran di Bengkayang
Elshinta
Senin, 02 Mei 2022 - 18:11 WIB |
Patlau dan ketupat makanan khas Lebaran di Bengkayang
Patlau dan Ketupat menjadikan makanan khas dan favorit saat merayakan Lebaran Idul Fitri tahun 2022 oleh masyarakat Muslim di Desa Sungai Jaga, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat. (Foto ANTARA/Septian)

Elshinta.com - Masyarakat Muslim di Desa Sungai Jaga, Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat menjadikan patlau dan ketupat sebagai makanan khas dan favorit saat merayakan Lebaran Idul Fitri tahun 2022.

"Sudah seperti tradisi masyarakat di sini, setiap hari raya umat Muslim selalu menghidangkan makanan ketupat dan patlau saat keluarga dan tetangga yang bersilaturahmi ke rumah-rumah," kata Yayuk salah seorang warga Sungai Jaga A, Senin.

Menurut dia, makanan patlau yang memiliki rasa gurih dari santan kelapanya dan ketupat yang memiliki rasa dan aroma yang khas dari daun kelapa mudanya membuat selera makan bertambah, sehingga sangat cocok dihidangkan sembari berkumpul dan bersilaturahmi bersama teman atau keluarga saat perayaan Lebaran Idul Fitri.

"Tanpa adanya hidangan ketupat dan patlau terasa ada yang kurang dari Lebaran itu sendiri. Hidangan ini memang cocok untuk menyambut para keluarga dan teman yang bersilaturahmi ke rumah saat lebaran," ujarnya

Dia menjelaskan, kedua makanan ini pun menggunakan bahan yang sederhana. Untuk patlau dibuat dari beras ketan yang dimasak dengan santan kelapa lalu ditambah dengan garam, kemudian dibungkus dengan daun pisang muda dan dikukus hingga matang.

Selain itu, ada ketupat yang dibuat dengan anyaman daun muda kelapa yang membentuk segi empat lalu dimasukkan beras yang sudah bersih dan direbus hingga matang.

"Kedua makanan ini bisa dinikmati bersama rendang daging sapi, opor ayam, dan sambal petai atau sambal udang," ujarnya.

Sementara itu, Pemerhati Budaya Kalbar, Syafaruddin Usman mengatakan ketupat ini identik dengan Lebaran Idul Fitri maupun Idul Adha.

"Momen bahagia perayaan Lebaran Idul Fitri atau Idul Adha serasa tidak lengkap bila tidak adanya ketupat Lebaran," kata dia.

Selain itu, dia menjelaskan asal kata patlau yang memiliki rasa yang gurih dan lemaknya terasa itu berasal dari kata lepat lauk karena varian lepat ini biasa dinikmati dengan lauk, yang paling tepat itu dinikmati dengan Soto Makassar dan bisa juga dinikmati dengan sambal ale-ale dan sebagainya.

"Meski dianggap sederhana, tapi biasanya patlau jadi rebutan untuk dibeli dan disajikan atau disiapkan pada hari pertama perayaan Idul Fitri," kata Usman.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Makan daging panggang ala Brasil sepuasnya dengan cocolan saus nikmat
Jumat, 01 Juli 2022 - 11:36 WIB
Restoran all you can eat (AYCE) Panella Brazilian BBQ menghadirkan daging BBQ ala Brasil yang bisa...
Makan daging panggang ala Brasil sepuasnya dengan cocolan saus nikmat
Jumat, 01 Juli 2022 - 10:41 WIB
Restoran all you can eat (AYCE) Panella Brazilian BBQ menghadirkan daging BBQ ala Brasil yang bisa...
Daftar rekomendasi hidangan Betawi di restoran legendaris
Rabu, 29 Juni 2022 - 12:49 WIB
Sejumlah makanan legendaris khas Betawi masih banyak diincar oleh para pemburu kuliner, meski banyak...
Menelusuri ragam kuliner kuno Pesisir Barat Lampung yang masih terjaga
Selasa, 14 Juni 2022 - 10:21 WIB
Ketika melancong ke berbagai tempat, tentu berburu kuliner menjadi salah satu kegiatan yang biasa di...
Kacang panggang Indonesia tembus pasar Kanada
Rabu, 08 Juni 2022 - 08:01 WIB
Kementerian Perdagangan melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Vancouver memeriksa kedatan...
Sambal Tempoyak Jambi tembus pasar internasional
Rabu, 08 Juni 2022 - 06:31 WIB
Usaha sambal tempoyak \"Maugi\" yang dirintis ibu Pendrawati (39) anggota UMKM Jambi yang berproduks...
Chef asal Amerika ini belajar olahan Sate Maranggi
Sabtu, 04 Juni 2022 - 12:35 WIB
Sate Maranggi merupakan salah satu kuliner yang dimiliki Kabupaten Subang, Jawa Barat. Makanan ini c...
Enam pilihan produk makanan ramah vegan
Sabtu, 28 Mei 2022 - 11:25 WIB
Anuga Asia 2022 yang digelar sejak 24 Mei hingga 28 Mei ini di IMPACT Muang Thong Thani, Bangkok, Th...
jangkrik sebagai panganan dan tips menyantapnya
Jumat, 27 Mei 2022 - 09:35 WIB
Serangga semisal jangkrik sebagai salah satu sumber makanan yang tersedia di sejumlah negara termasu...
Mencicip cita rasa tradisional Buak Tat Lampung
Senin, 16 Mei 2022 - 12:55 WIB
Kuliner tradisional kini memang menjadi daya tarik tersendiri di tengah perkembangan zaman yang sema...
InfodariAnda (IdA)