Filipina berencana beri Myanmar 5 juta vaksin Sputnik V
Elshinta
Selasa, 03 Mei 2022 - 09:01 WIB |
Filipina berencana beri Myanmar 5 juta vaksin Sputnik V
Arsip - Anggota parlemen dan pekerja menerima vaksin Covishield virus corona (COVID-19) di Naypyidaw, Myanmar, Jumat (29/1/2021). REUTERS/Thar Byaw/RWA/sa. (REUTERS/THAR BYAW)

Elshinta.com - Filipina sedang mempertimbangkan untuk menyumbangkan lima juta dosis vaksin COVID Sputnik V yang hampir kedaluwarsa ke Myanmar, kata seorang pejabat kesehatan senior Filipina pada Senin (2/5).

Sumbangan vaksin itu akan menjadi yang pertama diberikan oleh Filipina ke negara lain setelah tahun lalu negara itu berjuang keras untuk mendapatkan vaksin bagi 110 juta penduduknya.

Pejabat kesehatan Filipina mengatakan bahwa negara itu sekarang memiliki persediaan vaksin yang cukup.

Pihak berwenang Filipina sedang mengupayakan izin untuk menyumbangkan vaksin buatan Rusia itu melalui Masyarakat Palang Merah Myanmar, kata wakil menteri kesehatan Filipina Maria Rosario Vergeire pada konferensi pers reguler.

Menurut kementerian kesehatan Myanmar, kurang dari setengah dari 53 juta penduduk di negara itu telah menerima dua dosis vaksin COVID.

Myanmar menjadi negara yang kacau balau sejak militer merebut kekuasaan 15 bulan lalu.

Angka vaksinasi di Myanmar itu masih tertinggal dibandingkan tingkat vaksinasi di Filipina. Hampir 67,9 juta orang telah divaksin di Filipina, yang telah berjuang melawan salah satu krisis COVID terburuk di Asia.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dubes RI akan dalami kasus WNI meninggal di tahanan Malaysia
Kamis, 30 Juni 2022 - 20:41 WIB
Duta Besar RI untuk Malaysia Hermono akan mendalami kasus belasan WNI yang meninggal dunia di tahana...
Ferdinand Marcos Jr dilantik sebagai presiden Filipina
Kamis, 30 Juni 2022 - 15:47 WIB
Ferdinand Marcos Jr, putra mendiang diktator Filipina Ferdinand Marcos, dilantik sebagai presiden F...
149 WNI meninggal, pemerintah diminta beri perhatian ekstra
Rabu, 29 Juni 2022 - 17:58 WIB
Anggota Komisi I DPR RI Sukamta meminta pemerintah harus memberikan perhatian ekstra untuk mengungka...
Malaysia keluarkan 335 `surat tilang` larangan merokok
Senin, 27 Juni 2022 - 06:45 WIB
Kementerian Kesehatan (MOH) Malaysia mengeluarkan sebanyak 335 \"surat tilang\" (compound notice) ke...
Kemlu RI: Pembebasan majikan Adelina di Malaysia lukai rasa keadilan
Sabtu, 25 Juni 2022 - 21:45 WIB
Kementerian Luar Negeri RI mengatakan putusan Mahkamah Persekutuan Malaysia yang menguatkan putusan ...
Krisis Sri Lanka, WNI harus antre berjam-jam dapatkan BBM, gas
Jumat, 24 Juni 2022 - 18:52 WIB
Di Sri Lanka,  masyarakat  termasuk staf KBRI harus antre selama  5 hingga 9 jam untuk mendapatka...
KBRI Kolombo susun rencana darurat bantu WNI di Sri Lanka
Jumat, 24 Juni 2022 - 17:45 WIB
KBRI Kolombo telah menyusun rencana darurat (contingency) guna membantu warga negara Indonesia (WNI...
Junta Myanmar pindahkan sidang Suu Kyi ke penjara
Rabu, 22 Juni 2022 - 17:14 WIB
Tanda ada penjelasan, penguasa militer Myanmar memerintahkan semua proses hukum terhadap pemimpin te...
Malaysia pertama kali laporkan nol kematian akibat COVID-19
Senin, 20 Juni 2022 - 15:06 WIB
Untuk pertama kali sejak 18 Desember 2020 Malaysia melaporkan nol kematian akibat COVID-19 pada Ming...
6 ABK WNI kembali ke tanah air setelah tertahan di perairan Vietnam
Sabtu, 18 Juni 2022 - 16:05 WIB
Kementerian Luar Negeri RI bersama dengan Perwakilan RI di Vietnam berhasil memfasilitasi pemulangan...
InfodariAnda (IdA)