Makna di balik tema Met Gala 2022
Elshinta
Selasa, 03 Mei 2022 - 15:15 WIB |
Makna di balik tema Met Gala 2022
Sarah Jessica Parker tiba di acara Met Gala bertema In America: An Anthology of Fashion di Metropolitan Museum of Art, di New York City, New York, Amerika Serikat, Senin 2/5/222). ANTARA FOTO/Reuters-Andrew Kelly/hp.

Elshinta.com - Acara Met Gala 2022 mengusung tema “In America: An Anthology of Fashion" dengan dresscode gilded glamour atau bisa diartikan glamour berlapis emas. Apa maknanya?

Seperti dikutip dari Elle, Selasa, mengingat acara berlangsung di ruang museum yang berpusat pada periode, tema "Gilded Glamour" kemungkinan dimaksudkan sebagai penghormatan kepada sejarah Amerika, khususnya Zaman Gilded yang berlangsung kira-kira dari tahun 1870-1900.

Pada era tersebut diketahui untuk terjadi industrialisasi besar, ketika raksasa bisnis seperti John D. Rockefeller, J.P. Morgan, dan Cornelius Vanderbilt mengumpulkan kekayaan mereka.

Tapi menurut buku Mark Twain yakni "The Gilded Age: A Tale of Today", yang menyelidiki isu-isu yang mendasari periode tersebut, kata "gilded" tak selalu berarti "emas", melainkan lapisan tipis emas.

Nama itu juga mengacu pada kemunafikan zaman saat kekayaan tidak dapat menyembunyikan ketidaksetaraan pendapatan yang sangat besar, pergolakan politik, dan rasisme pasca Perang Saudara.

Rockefeller memiliki perkebunan besar sementara rata-rata masyarakat saat itu tinggal di rumah petak kemungkinan akan menarik perhatian penonton di era modern, lalu menyaksikan miliarder meluncur ke luar angkasa sementara negara itu dilanda pandemi.

Undangan Met Gala bersifat selektif, dan tiket masuk acara ini sekitar 35000 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp508 jutaan, sementara untuk meja mulai dari 200.000-300.000 dolar atau setara Rp2,9-4,3 miliar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Koleksi busana bertema zodiak untuk remaja
Minggu, 03 Juli 2022 - 17:45 WIB
Anda tergila-gila dengan zodiak? Perancang muda Prettycia Haqni menjadikan astrologi sebagai inspira...
Google bermasalah di Eropa soal privasi data
Kamis, 30 Juni 2022 - 14:36 WIB
Lembaga perlindungan konsumen di Prancis melayangkan protes kepada Google soal praktik pengumpulan d...
Lima tips agar keuangan Anda tetap sehat
Kamis, 30 Juni 2022 - 00:11 WIB
Perekonomian Indonesia di tahun 2022 diprediksi akan membaik seiring dengan meningkatnya konsumsi m...
Otak gurita punya kesamaan dengan manusia
Rabu, 29 Juni 2022 - 19:08 WIB
Studi menunjukkan bahwa dua spesies gurita yakni gurita biasa octopus vulgaris dan octopus bimaco...
Karakter Teddy Bear kini hadir di PUBG Mobile
Senin, 27 Juni 2022 - 15:25 WIB
Salah satu game mobile paling populer, PUBG Mobile, bermitra dengan produsen boneka terkemuka dan...
Peringatan kiamat makin dekat, kembali jadi topik perbincangan
Sabtu, 25 Juni 2022 - 17:11 WIB
Sejumlah agama mempercayai adanya kiamat, yaitu kehancuran alam semesta, mulai Islam, Kristen, Hindu...
Bertumpu pada teknologi untuk bangkit dari pandemi
Sabtu, 25 Juni 2022 - 16:35 WIB
Pandemi virus corona sudah berlangsung selama dua tahun, sudah sejak itu pula Indonesia berusaha ban...
Twitter uji coba fitur Notes, bisa cuit lebih dari 280 karakter
Kamis, 23 Juni 2022 - 08:47 WIB
Media sosial Twitter mengonfirmasi sedang menguji fitur cuitan yang lebih panjang bernama Twitter No...
Integrasi antarmoda tingkatkan minat masyarakat naik transportasi umum
Rabu, 22 Juni 2022 - 22:59 WIB
Direktur Niaga PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Hadis Surya Palapa mengatakan, integrasi antarmoda d...
Telegram Premium resmi meluncur dengan ragam fitur eksklusif
Rabu, 22 Juni 2022 - 08:59 WIB
Aplikasi perpesanan Telegram resmi meluncurkan fitur Telegram Premium pada 19 Juni 2022, yang memung...
InfodariAnda (IdA)