Usut kasus dugaan korupsi Formula E, BPK didesak jemput bola ke KPK 
Elshinta
Selasa, 10 Mei 2022 - 16:24 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Usut kasus dugaan korupsi Formula E, BPK didesak jemput bola ke KPK 
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Kelompok massa tergabung dalam Satgas Pemburu Koruptor kembali menggelar aksi damai di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (10/5).

Aksi damai tersebut digelar sebagai isyarat pengingat kepada lembaga antirasuah agar buktikan bahwa KPK tak main-main untuk mengusut dugaan korupsi Formula E.

"Aksi turun kejalan hari ini sebagai pengingat kepada Ketua KPK Bapak Firli Bahuri agar bisa membuktikan pernyataannya yang tak main-main usut kasus Formula E. Buktikan siapa yang korupsi akan kita tangkap," tegas Koordinator Aksi Ali Ibrahim.

Lebih lanjut, Ali berpesan agar KPK bisa menuntaskan proses hukum kasus Formula E itu sebelum penyelenggaraan digelar di Ancol beberapa bulan lagi yakni 4 Juni mendatang. Apalagi, kata dia, agenda Formula E itu sangat dipaksakan dan penuh nafsu syahwat politik.

"Alangkah baiknya KPK bisa menuntaskan proses hukum sebelum penyelenggaraan. Tujuannya agar menjadi pegangan apakah lanjut atau berhenti," ujar Ali lagi.

Ali menegaskan pihaknya meminta KPK untuk tidak ragu-ragu menyelesaikan kasus penyelenggaraan Formula E, apalagi beberapa saksi sudah dimintai keterangan. Salah satunya adalah Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi.

"KPK kapan panggil Gubernur DKI Anies Baswedan, Kadispora, Bank DKI. Untuk kasus ini, KPK tergolong sangat lamban menuntaskannya," kata dia.

Lebih jauh, Ali menegaskan agar KPK tidak takut membongkar bau busuk pada ajang mobil balap listrik tersebut. KPK harus tetap firm bekerja untuk Indonesia yang lebih baik.

"KPK jangan takut teror, maju terus pantang mundur. KPK harus berani buka seterang-terangnya kasus Formula E ini, harus berani jerat siapapun yang korupsi memakan duit rakyat," tambahnya.

Selain di Gedung Merah Putih KPK, para pendemo juga menggelar aksinya di Kantor BPK Provinsi DKI Jakarta. Mereka mendesak agar BPK juga kooperatif sambut bolanya dari KPK terkait audit investigatif korupsi Formula E.

"Sebaiknya BPK juga jemput bolanya ke KPK soal kasus Formula E ini," pungkasnya.

Sementara itu, Panitia Formula E Jakarta secara resmi menjual tiket menonton balapan mobil listrik kepada masyarakat umum secara daring dengan harga Rp250 ribu-Rp10 juta belum termasuk pajak 15 persen mulai 1 Mei 2022.

Ketua Komite Pelaksana (Organizing Committee/OC) Formula E Jakarta Ahmad Sahroni dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin, mengatakan harga tiket yang dijual melalui situs jakartaeprixofficial.com dan jakartaeprix.goersapp.com itu sudah termasuk akses masuk Ancol dan berbagai wahana di dalamnya, seperti Dunia Fantasi (Dufan), SeaWorld, Atlantis, Pantai Festival dan lain-lain, namun tidak termasuk Faunaland dan Gondola.

“Mulai 1 Mei, para penggemar maupun peminat balapan Jakarta E-Prix sudah bisa mulai membeli tiket di situs yang sudah disediakan. Perlu ditegaskan bahwa semua harga yang ditentukan sudah termasuk untuk berbagai wahana di Ancol, jadi tidak hanya balapan,” kata Sahroni.

Selain dapat menikmati sejumlah wahana di Ancol, kata Sahroni, penonton yang sudah membeli tiket Formula E Jakarta juga dapat menyaksikan hiburan dari para band dan artis yang memeriahkan acara balapan pada 4 Juni mendatang.

Indonesia menjadi salah satu negara yang menghelat Formula E musim ke-8. Rangkaian adu balap mobil listrik internasional itu sudah dimulai sejak Januari lalu di Diriyah, Arab Saudi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kepala Polres Maluku Tengah dicopot jabatannya
Rabu, 29 Juni 2022 - 23:59 WIB
Kepala Kepolisian Resort Maluku Tengah, AKBP Abdul Gafur, dicopot dari jabatannya karena diduga m...
Pemkot Bengkulu tutup Karaoke Ayu Ting Ting setelah dua tamu meninggal
Rabu, 29 Juni 2022 - 23:47 WIB
Pemerintah Kota Bengkulu menutup sementara tempat hiburan Karaoke Ayu Ting Ting di Kelurahan Penu...
KAI-Komnas Perempuan ajak warga berani cegah pelecehan di transportasi
Rabu, 29 Juni 2022 - 22:59 WIB
Perseroan Terbatas Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daop 1 Jakarta bersama Komnas Perempuan mengajak m...
Polresta Bandung gerebek pabrik mi formalin berkapasitas 2 ton/hari
Rabu, 29 Juni 2022 - 21:35 WIB
Polresta Bandung menggerebek pabrik mi mengandung bahan formalin di Desa Rahayu, Kabupaten Bandung, ...
Kapolri Sigit tunjuk Wakapolri Gatot pimpin sidang PK AKBP Brotoseno
Rabu, 29 Juni 2022 - 21:23 WIB
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menunjuk Wakapolri Komjen Pol. Gatot Eddy Prabowo sebagai...
KPK konfirmasi pegawai Pertamina soal mekanisme awal pengadaan LNG
Rabu, 29 Juni 2022 - 18:56 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi empat saksi mengenai mekanisme awal dilakukannya pe...
KPK telusuri sumber uang suap untuk Wali Kota Ambon
Rabu, 29 Juni 2022 - 18:21 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri sumber uang untuk tersangka Wali Kota Ambon Richard Lo...
Mahfud MD tegaskan penanganan kasus Indosurya tidak akan dihentikan
Rabu, 29 Juni 2022 - 16:25 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, menegaskan penanganan kasus pen...
BSSN bentuk tim tanggap insiden siber di Lampung
Rabu, 29 Juni 2022 - 16:08 WIB
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) membentuk tim tanggap insiden siber di Provinsi Lampung guna mem...
Kejari Jakpus limpahkan tahap dua terkait dugaan korupsi Kemendikbud
Rabu, 29 Juni 2022 - 07:51 WIB
Penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat melimpahkan tahap dua (P21) terk...
InfodariAnda (IdA)