Samsung berencana naikkan harga chip hingga 20 persen
Elshinta
Sabtu, 14 Mei 2022 - 13:55 WIB |
Samsung berencana naikkan harga chip hingga 20 persen
Arsip Foto - Logo Samsung Electronics terlihat di gedung kantornya di Seoul, Korea Selatan, Jumat (23/3/2018). ANTARA/REUTERS/Kim Hong-Ji/am.

Elshinta.com - Samsung Electronics sedang dalam pembicaraan bersama klien untuk menaikkan harga pembuatan chip berbasis kontrak hingga 20 persen pada tahun ini, menurut laporan Bloomberg yang dikutip dari Reuters, Sabtu.

Menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut, langkah itu mungkin akan diterapkan mulai paruh kedua tahun ini, guna menutupi kenaikan biaya bahan dan logistik.

Harga chip berbasis kontrak kemungkinan akan naik sekitar 15 hingga 20 persen, tergantung pada tingkat kecanggihannya. Chip yang diproduksi pada node lama kemungkinan akan mengalami kenaikan yang lebih besar.

Hingga saat ini, Samsung menolak memberikan komentar.

Diketahui, Samsung merupakan produsen chip berbasis kontrak terbesar kedua di dunia setelah Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC).

TSMC telah memperkirakan lonjakan hingga 37 persen dalam penjualan kuartal saat ini dan memperkirakan kapasitas chip tetap sangat sempit di tengah krisis chip global, sehingga pesanan penuh dan memungkinkan pembuat chip mematok harga yang lebih tinggi.

Pada April lalu, Samsung juga mengatakan bahwa permintaan lebih besar dari kapasitas yang tersedia dan kekurangan pasokan diperkirakan akan terus berlanjut.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rusia gempur wilayah Donbas dan Mykolaiv di Ukraina
Minggu, 22 Mei 2022 - 20:10 WIB
Pasukan Rusia menggempur tentara Ukraina dengan serangan udara dan artileri di wilayah timur dan sel...
Huawei bedah peluang ekonomi di kawasan Asia Pasifik
Minggu, 22 Mei 2022 - 10:01 WIB
Hari kedua gelaran Huawei Asia Pacific Digital Innovation Congress 2022 ditandai dengan sesi diskusi...
KJRI promosi tempe di New York
Minggu, 22 Mei 2022 - 08:15 WIB
Konsulat Jenderal RI di New York telah mempromosikan tempe di kota itu sebagai bagian kolaborasi den...
Rumah Indonesia resmi dibuka di Paris
Sabtu, 21 Mei 2022 - 21:29 WIB
Rumah Indonesia atau La Maison De L’Indonesie (LMDI) resmi dibuka pada Rabu (18/5) di Paris, Pranc...
Militer Rusia klaim hancurkan pasokan senjata Barat di Ukraina
Sabtu, 21 Mei 2022 - 21:17 WIB
Militer Rusia pada Sabtu mengeklaim telah menghancurkan pasokan utama senjata Barat di wilayah Zhyto...
 Dubes Heri resmikan Masyarakat Ilmuwan dan Diaspora Rimbawan Indonesia di Jepang
Sabtu, 21 Mei 2022 - 20:24 WIB
Duta Besar Republik Indonesia ((Dubes RI) untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Heri Akhmadi meresmik...
Puluhan warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan tentara Israel
Sabtu, 21 Mei 2022 - 16:24 WIB
Puluhan pengunjuk rasa Palestina terluka dalam bentrokan dengan tentara Israel di sejumlah desa dan ...
Mantan Wapres Ekuador dijebloskan kembali ke penjara
Sabtu, 21 Mei 2022 - 12:59 WIB
Mantan Wakil Presiden Ekuador Jorge Glas yang menjalani hukuman 4,5 tahun penjara atas tuduhan suap ...
Menag Yaqut bertemu Menteri Saudi bahas kesiapan penyelenggaraan haji
Sabtu, 21 Mei 2022 - 09:15 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al-Rabia...
KBRI Beijing ingatkan pelajar Indonesia agar tenang dan patuhi prokes
Kamis, 19 Mei 2022 - 12:24 WIB
Kedutaan Besar RI di Beijing mengingatkan para pelajar Indonesia di China agar tetap tenang dan mema...
InfodariAnda (IdA)