Hal yang perlu diperhatikan saat bangun bisnis kuliner
Elshinta
Minggu, 15 Mei 2022 - 12:33 WIB |
Hal yang perlu diperhatikan saat bangun bisnis kuliner
Ilustrasi bisnis kuliner. (Foto oleh Roman Odintsov)

Elshinta.com - Penceritaan atau story telling pada jenama menjadi salah satu elemen penting yang perlu diperhatikan ketika seseorang hendak atau sedang membangun bisnis kuliner, demikian pendapat dari Pendiri M Bloc Group Handoko Hendroyono.

“Karena saya pengalaman di produk atau jenama, pertama adalah narasi. Narasinya harus lebih kuat, story telling-nya harus kuat. Story telling ini sebenarnya berhubungan dengan purpose atau tujuan kita bikin (produk) itu apa. Nah, itu menjadi hal yang sangat penting,” kata Handoko di Jakarta, ditulis Minggu.

Senada, Chef Dade Akbar berpendapat bahwa dalam dunia kuliner elemen rasa juga perlu diperhatikan namun rasa enak bukan satu-satunya aspek kesuksesan dalam berbisnis. Menurutnya, para pelaku usaha yang tengah membangun bisnis kuliner harus lebih menyadari kekuatan cerita yang dimiliki pada produknya.

“Banyak banget elemen-elemen lain di luar rasa yang memang harus diinovasi, punya terobosan. Salah satunya mungkin tentang narasi brand itu, punya cerita apa,” tutur Dade.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya para pelaku usaha untuk memanfaatkan sumber pengetahuan kelokalan yang mereka miliki untuk mengolah cerita. Setidaknya terdapat dua kunci dalam konteks kuliner nusantara, yaitu mengetahui kekuatan kuliner lokal dan mengetahui bagaimana mengolahnya menjadi sesuatu yang lebih menarik lagi.

“Pengetahuan itu memang hanya kita yang tahu karena kita orang lokal kita tahu kekuatan kita apa dan kita olah dengan pengetahuan kita,” ujarnya.

Handoko menilai sejauh ini perkembangan bisnis kuliner telah banyak yang mempunyai inisiatif-inisiatif bagus, tidak hanya di kota-kota besar di Indonesia, melainkan juga di kota-kota kecil yang mungkin jarang terekspos.

“Saya sendiri juga berbisnis kopi, jadi sedikit banyak tahu seperti di Madiun atau di Klaten, dan kota-kota lain, itu bertumbuhan F&B lokal yang inovatif-inovatif. Tidak sekadar nilai inovasinya kecil, bukan hanya sekadar bikin (produk), tapi ada unsur inovasinya dan ada unsur narasinya,” cerita Handoko.

Selain itu, Handoko juga menekankan pentingnya mengedepankan ketelusuran (traceability) sumber-sumber bahan baku sehingga narasi produk kuliner menjadi lebih kuat.

“Jadi sumber-sumbernya juga diceritakan. Misalnya, madunya dari pohon yang tingginya lima meter, atau justru di bawah tanah. Kelapanya dari kelapa terbaik di Indonesia, dan lain sebagainya,” terangnya.

Sementara perihal inovasi produk, terutama ketika seseorang hendak mengombinasikan bahan-bahan berbeda untuk menjadi produk baru yang tidak pernah terpikirkan orang-orang sebelumnya, Dade mengatakan penting untuk pelaku usaha menggali referensi dan eksplorasi.

“Kuncinya adalah mencari inovasi dari eksplorasi. Katakanlah misalkan pakai produk Tehbtol Sosro, ini bisa beyond apa, nih, kalau dia kita bikin pakai bahan a, bahan b, bahan c, dan lain-lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, ketika seseorang telah menganggap bahwa mengombinasikan bahan-bahan yang biasanya tidak lazim, maka ia bisa dengan mudah untuk mengeksplorasi menu. Hal tersebut, lanjut Dade, tentu melalui proses penelitian dan pengembangan (RnD) terlebih dahulu.

Begitu pula dengan cara penyajian menu, eksplorasi menjadi kunci agar produk baru yang telah diciptakan tampil unik dan berbeda dengan produk lain pada umumnya.

“Jangan mau biasa-biasa saja. Pilihan aman itu bukan pilihan. Terlepas dari semua keterbatasan, bermain liar saja dulu. Kemudian baru lihat kenyataan. Jangan lihat kenyataan dulu, itu akan susah untuk bermain liar. Kasarnya begitu,” kata Dade.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Makan daging panggang ala Brasil sepuasnya dengan cocolan saus nikmat
Jumat, 01 Juli 2022 - 11:36 WIB
Restoran all you can eat (AYCE) Panella Brazilian BBQ menghadirkan daging BBQ ala Brasil yang bisa...
Makan daging panggang ala Brasil sepuasnya dengan cocolan saus nikmat
Jumat, 01 Juli 2022 - 10:41 WIB
Restoran all you can eat (AYCE) Panella Brazilian BBQ menghadirkan daging BBQ ala Brasil yang bisa...
Daftar rekomendasi hidangan Betawi di restoran legendaris
Rabu, 29 Juni 2022 - 12:49 WIB
Sejumlah makanan legendaris khas Betawi masih banyak diincar oleh para pemburu kuliner, meski banyak...
Menelusuri ragam kuliner kuno Pesisir Barat Lampung yang masih terjaga
Selasa, 14 Juni 2022 - 10:21 WIB
Ketika melancong ke berbagai tempat, tentu berburu kuliner menjadi salah satu kegiatan yang biasa di...
Kacang panggang Indonesia tembus pasar Kanada
Rabu, 08 Juni 2022 - 08:01 WIB
Kementerian Perdagangan melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Vancouver memeriksa kedatan...
Sambal Tempoyak Jambi tembus pasar internasional
Rabu, 08 Juni 2022 - 06:31 WIB
Usaha sambal tempoyak \"Maugi\" yang dirintis ibu Pendrawati (39) anggota UMKM Jambi yang berproduks...
Chef asal Amerika ini belajar olahan Sate Maranggi
Sabtu, 04 Juni 2022 - 12:35 WIB
Sate Maranggi merupakan salah satu kuliner yang dimiliki Kabupaten Subang, Jawa Barat. Makanan ini c...
Enam pilihan produk makanan ramah vegan
Sabtu, 28 Mei 2022 - 11:25 WIB
Anuga Asia 2022 yang digelar sejak 24 Mei hingga 28 Mei ini di IMPACT Muang Thong Thani, Bangkok, Th...
jangkrik sebagai panganan dan tips menyantapnya
Jumat, 27 Mei 2022 - 09:35 WIB
Serangga semisal jangkrik sebagai salah satu sumber makanan yang tersedia di sejumlah negara termasu...
Mencicip cita rasa tradisional Buak Tat Lampung
Senin, 16 Mei 2022 - 12:55 WIB
Kuliner tradisional kini memang menjadi daya tarik tersendiri di tengah perkembangan zaman yang sema...
InfodariAnda (IdA)