25 narapidana provokator keributan Rutan Padang dipindahkan
Elshinta
Senin, 16 Mei 2022 - 20:10 WIB |
25 narapidana provokator keributan Rutan Padang dipindahkan
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat memindahkan 25 narapidana yang memprovokasi dan hendak membuat keributan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Padang pada Sabtu (14/5) malam.

"Usai kejadian itu saya perintahkan untuk mengangkat serta memindahkan puluhan narapidana yang hendak memprovokasi keributan di Rutan Padang," kata Kakanwil Kemenkumham Sumbar R. Andika Dwi Prasetya di Padang, Senin (16/5).

Beruntung, katanya, situasi di Rutan Padang bisa segera dikendalikan lewat koordinasi dengan pihak kepolisian sehingga keributan bisa dicegah.

Puluhan warga binaan yang menjadi penyulut dipindahkan ke berbagai lembaga pemasyarakatan (lapas) di Sumbar.

Dengan perincian, lanjut dia, ke Lapas Padang dua orang, kemudian Lapas Bukittinggi, Pariaman, dan Lapas Khusus Narkotika Sawahlunto masing-masing tujuh orang. Dua lainnya diproses pidana oleh Polresta Padang atas kepemilikan senjata tajam.

Pihak Kemenkumham Sumbar menduga aksi kelompok narapidana di Rutan Padang itu juga memiliki motif untuk menguji kekuatan kelompok mereka.

"Kami menduga bahwa mereka ini juga sedang mencoba unjuk kekuatan bahwa mereka bisa mengatur atau memaksakan kehendak karena mempunyai massa, tentu saja negara tidak boleh mundur," katanya menegaskan.

Oleh karena itu, Kemenkumham Sumbar sebagai induk dari seluruh lapas dan rutan di provinsi ini mengambil kebijakan dengan memindahkan puluhan narapidana yang menjadi biang kerusuhan.

Sebelumnya, keributan terjadi di Rutan Padang pada Sabtu (14/5) malam dipicu oleh warga binaan berinisial N yang meminta izin keluar karena ada anggota keluarga yang meninggal.

Namun, permintaan itu ditolak oleh pihak rutan karena tidak sesuai dengan aturan dan tidak dilengkapi dengan syarat administrasi.

Warga binaan N yang tidak diterima ditolak oleh pihak Rutan. Dia lantas menghasut puluhan warga binaan lain untuk membuat keributan di Rutan Padang.

Pria berusia 36 tahun itu bersama sekitar 25 warga binaan lain lantas meneriaki hingga mengeluarkan kata-kata kotor terhadap petugas yang piket malam itu.

Untung saja kejadian itu bisa diredam dan dikendalikan oleh personel gabungan dari Polresta Padang dan Polsek Koto Tangah yang turun langsung ke lokasi.

Pada malam itu, N dan adiknya T bersedia untuk izin keluar pada Minggu pagi sembari melengkapi syarat serta administrasi.

Saat N dan T akan berangkat dari Rutan Padang ke rumah duka keluarganya, petugas kepolisian menggeledah badan mereka untuk memastikan keamanan. Polisi menemukan senjata tajam.

Dengan temuan tersebut, kedua warga binaan langsung diamankan oleh pihak Polresta Padang guna diproses lebih lanjut.

Kakanwil Kemenkumham Sumbar mengapresiasi reaksi cepat dari kepolisian dalam menangani peristiwa di Rutan Padang sehingga kondisi bisa terkendali.

Bahkan, Kapolresta Padang Kombes Pol. Imran Amir ikut turun langsung ke lokasi demi memastikan keamanan di Rutan Padang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Satgas Pamtas Yonif 126/KC berikan pengobatan warga perbatasan Papua
Rabu, 29 Juni 2022 - 13:23 WIB
Tim Kesehatan Satgas Pamtas Yonif 126/KC Pos Yabanda memberikan pelayanan kesehatan berupa pengobata...
98 bangunan liar dibongkar Satpol PP Karawang tanpa kompensasi
Rabu, 29 Juni 2022 - 13:12 WIB
Sebanyak 98 bangunan liar di sepanjang Jalan Tanjungpura Karawang, Rabu (29/6) siang dibongkar 80 p...
KN Kuda Laut 403 dikerahkan cari korban kapal tenggelam di Perairan Sanipat
Rabu, 29 Juni 2022 - 11:37 WIB
Bakamla RI Zona Maritim Tengah mengerahkan KN Kuda Laut 403 untuk bergabung dengan Tim SAR gabungan ...
Dua wisatawan meninggal akibat kapal tenggelam di Labuan Bajo
Selasa, 28 Juni 2022 - 11:12 WIB
Dua wisatawan ditemukan dalam kondisi meninggal akibat kapal tenggelam di perairan Taman Nasional Ko...
Sejumlah warga memblokade gerbang SMA Negeri 2 Manokwari
Senin, 27 Juni 2022 - 16:24 WIB
Sejumlah warga pada Senin (27/6) siang memblokade gerbang SMA Negeri 2 Manokwari di Kota Manokwari, ...
Keluarga Ridwan Kamil berbagi dengan yatim piatu peringati HUT Eril 
Minggu, 26 Juni 2022 - 18:11 WIB
Bertepatan dengan hari ulang tahun Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril, keluarga Gubernur Jawa Barat Rid...
Minta KPK usut dugaan korupsi Formula E, massa gelar parodi pengalungan bunga
Jumat, 24 Juni 2022 - 17:13 WIB
Aksi Jumat Keramat kembali digelar massa Satgas Pemburu Koruptor Formula E di Gedung Merah Putih Kom...
Diduga cabuli anak didik, ANS Kemenag di Subang diamankan petugas
Kamis, 23 Juni 2022 - 20:25 WIB
Warga Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat diamankan jajaran Polres Subang diduga melaku...
 Puluhan bangkai kambing gegerkan warga Susukan, Semarang
Kamis, 23 Juni 2022 - 19:56 WIB
Penemuan puluhan bangkai kambing berjenis domba yang tergeletak di sekitar Jembatan Kali Serang Dusu...
 Tim SAR Gabungan temukan dua pelajar hanyut di Sungai Simonis 
Rabu, 22 Juni 2022 - 18:35 WIB
Tim SAR Gabungan dibantu warga juga melakukan pemasangan jaring di hilir Sungai guna mengantisipasi ...
InfodariAnda (IdA)