Angkatan Udara AS mengaku berhasil uji coba senjata hipersonik
Elshinta
Selasa, 17 Mei 2022 - 15:08 WIB |
Angkatan Udara AS mengaku berhasil uji coba senjata hipersonik
Ilustrasi - Rudal Hypersonic Air-breathing Weapons Concept (HAWC) dalam konsepsi seorang seniman. (Raytheon Missiles & Defense/HO via Reuters)

Elshinta.com - Angkatan Udara Amerika Serikat pada Senin (16/5) mengatakan mereka telah berhasil melakukan uji coba senjata hipersonik, yang terbang pada lima kali kecepatan suara.

Uji coba tersebut dilakukan pada Sabtu (14/5) di lepas pantai California Selatan ketika sebuah pesawat pengebom B-52 melepaskan sebuah senjata respons cepat yang diluncurkan di udara (ARRW), kata Angkatan Udara AS dalam sebuah pernyataan.

"Setelah terlepas dari pesawat, pemacu ARRW menyala dan terbakar selama durasi yang diharapkan, mencapai kecepatan hipersonik lima kali lebih besar dari kecepatan suara," katanya.

Amerika Serikat tidak sendirian dalam mengembangkan senjata hipersonik dengan kecepatan dan kemampuan manuver yang membuat mereka sulit dilacak dan dicegat.

Rusia telah menembakkan rudal hipersonik ke sejumlah sasaran di Ukraina, dan China juga telah menguji senjata hipersoniknya, kata pejabat militer AS.

Namun, kementerian luar negeri China pada Oktober 2021 membantah bahwa pihaknya telah melakukan uji coba senjata hipersonik.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Enam orang tewas dalam penembakan massal di Chicago
Selasa, 05 Juli 2022 - 10:42 WIB
Enam orang tewas dan puluhan orang terluka ketika seorang pria melancarkan tembakan dengan senapan d...
Distributor obat AS menang dalam kasus opioid West Virginia
Selasa, 05 Juli 2022 - 10:08 WIB
McKesson Corp, AmerisourceBergen Corp, serta Cardinal Health Inc tidak bertanggung jawab atas pemak...
Polisi Ohio hujani pria kulit hitam dengan peluru hingga tewas
Senin, 04 Juli 2022 - 18:42 WIB
Delapan petugas polisi di Akron, Ohio, terlihat menembaki seorang pria kulit hitam tak bersenjata hi...
Tanggapi aturan MA, New York larang warga bawa senjata di ruang publik
Sabtu, 02 Juli 2022 - 12:25 WIB
Negara bagian New York, Amerika Serikat, pada Jumat (1/7) mengesahkan undang-undang yang melarang wa...
Terdakwa sopir truk pengangkut jasad migran Texas konsumsi narkoba
Jumat, 01 Juli 2022 - 10:08 WIB
Terdakwa pengemudi truk pengangkut puluhan migran yang tewas dalam panas terik selama penyelundupan ...
Asisten: Trump berusaha rebut setir limosin, ikut kerusuhan di Capitol
Rabu, 29 Juni 2022 - 17:07 WIB
Donald Trump berusaha merebut kemudi mobil limosin kepresidenan Amerika Serikat ketika pengawal meno...
AS tuduh lima perusahaan di China dukung militer Rusia
Rabu, 29 Juni 2022 - 11:15 WIB
Pemerintah AS pada Selasa (28/6) menuduh lima perusahaan di China mendukung militer dan basis indust...
Pejabat Fed janjikan suku bunga naik, dorong kembali ketakutan resesi
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:03 WIB
Pembuat kebijakan Federal Reserve pada Selasa (28/6/2022) menjanjikan kenaikan suku bunga lebih lanj...
AS mungkin akan umumkan pembelian sistem pertahanan rudal bagi Ukraina
Senin, 27 Juni 2022 - 11:52 WIB
Amerika Serikat kemungkinan akan mengumumkan minggu ini pembelian sistem pertahanan rudal darat-ke-u...
Biden desak pemimpin G7 bersatu menargetkan emas, harga minyak Rusia
Senin, 27 Juni 2022 - 09:29 WIB
Presiden AS Joe Biden mengatakan kepada sekutu pada Minggu (26/6/2022), `kita harus tetap bersama` m...
InfodariAnda (IdA)