KPK limpahkan berkas penyuap mantan Bupati Tulungagung ke pengadilan
Elshinta
Jumat, 20 Mei 2022 - 15:32 WIB |
KPK limpahkan berkas penyuap mantan Bupati Tulungagung ke pengadilan
Tersangka Tigor Prakasa (rompi jingga) di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (11/3/2022). ANTARA/HO-Humas KPK

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara dan surat dakwaan terdakwa Tigor Prakasa ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

Tigor merupakan terdakwa pemberi suap mantan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo dalam perkara dugaan korupsi terkait proyek pekerjaan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur.

"Tim jaksa, Kamis (19/5) telah selesai melimpahkan berkas perkara dan surat dakwaan terdakwa Tigor Prakasa ke Pengadilan Tipikor pada PN Surabaya. Dengan pelimpahan ini maka status penahanan terdakwa sepenuhnya menjadi wewenang pengadilan tipikor," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangannya di Jakarta, Jumat.

Selanjutnya, kata Ali, tim jaksa menunggu penetapan penunjukan majelis hakim dan penetapan hari sidang dari kepaniteraan pengadilan tipikor sebagai dasar dimulainya awal proses persidangan dengan agenda pertama pembacaan surat dakwaan.

"Terdakwa (Tigor Prakasa) didakwa dengan dakwaan sebagai berikut. Pertama, Pasal 5 ayat (1) huruf a dan b UU Tipikor atau kedua Pasal 13 UU Tipikor," ucap Ali.

KPK mengumumkan Tigor sebagai tersangka pada Jumat (11/3).

Kasus yang menjerat Tigor tersebut merupakan pengembangan dari kegiatan tangkap tangan pada 2018 di mana KPK sebelumnya juga telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, yaitu Syahri Mulyo (SM), mantan Kadis PUPR Kabupaten Tulungagung Sutrisno (SUT), serta dua pihak swasta masing-masing Agung Prayitno (AP) dan Susilo Prabowo (SP).

Dalam konstruksi perkara, KPK menjelaskan Tigor selaku Direktur PT Kediri Putra (KP) merupakan salah satu kontraktor yang banyak mengerjakan berbagai proyek di Dinas PUPR Pemkab Tulungagung.

Untuk dapat memenangkan dan mengerjakan beberapa proyek di Pemkab Tulungagung, KPK menduga ada pendekatan khusus yang dilakukan oleh Tigor kepada beberapa pihak di Pemkab Tulungagung. Adapun, salah satu pihak yang mampu memenuhi keinginan Tigor adalah Syahri Mulyo.

Sebagai bentuk komitmen atas dimenangkannya Tigor dalam beberapa proyek yang di daerah tersebut, Tigor diduga memberikan sejumlah uang sebagai "fee" proyek kepada Syahri Mulyo. "Fee" tersebut memiliki nilai besaran yang bervariasi sesuai dengan nilai kontrak pekerjaan.

KPK mengungkapkan pemberian "fee" proyek tersebut diduga disepakati baik sebelum maupun setelah proyek dikerjakan. Beberapa proyek yang dikerjakan oleh Tigor tersebut ialah pada 2016 senilai Rp64 miliar dengan "fee" yang diberikan sekitar Rp8,6 miliar, pada 2017 senilai Rp26 miliar dengan "fee" sekitar Rp3,9 miliar, serta pada 2018 senilai Rp24 miliar dengan "fee" sekitar Rp2 miliar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hakim vonis Dodi Reza Alex hukuman 6 tahun penjara
Rabu, 06 Juli 2022 - 08:57 WIB
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palembang, Sumatera Selatan memvonis terdakwa mantan Bupati Musi Ban...
Mahfud: ACT harus diproses hukum jika terbukti selewengkan dana
Rabu, 06 Juli 2022 - 08:03 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai organisas...
Pengacara sebut Putu Nova gunakan ganja untuk kurangi rasa sakit
Selasa, 05 Juli 2022 - 23:11 WIB
Ida Bagus Gumilang Sakti, pengacara terdakwa kasus kepemilikan ganja Putu Nova Christ Andika Graha ...
Polresta Tangerang tetapkan empat tersangka kasus pungli PTSL
Selasa, 05 Juli 2022 - 21:25 WIB
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang, Banten, menetapkan empat tersangka kasus tindak pidana k...
Badan Narkotika Nasional tegas menolak legalisasi ganja
Selasa, 05 Juli 2022 - 17:46 WIB
Badan Narkotika Nasional (BNN) secara tegas menolak legalisasi ganja karena berdasarkan Undang-Unda...
Lahan milik RRI Palangka Raya diklaim oknum masyarakat
Selasa, 05 Juli 2022 - 17:34 WIB
Aset berupa lahan milik Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Palangka Raya, K...
Tim Labfor amankan perangkat kelistrikan RS Siloam Palembang
Selasa, 05 Juli 2022 - 17:22 WIB
Tim Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mengamankan perangkat k...
Hamdan Zoelva: Dampak sosial legalisasi ganja untuk medis perlu dikaji
Selasa, 05 Juli 2022 - 16:25 WIB
Ketua Umum Syarikat Islam Hamdan Zoelva mengatakan bahwa dampak sosial legalisasi ganja untuk keperl...
Polresta Tanjungpinang tangkap lima remaja perusak jembatan wisata
Selasa, 05 Juli 2022 - 15:49 WIB
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), menangkap lima remaja pria y...
Polisi tangkap tujuh pelaku penyelundupan belasan calon PMI ilegal
Selasa, 05 Juli 2022 - 15:37 WIB
Personel Polres Bintan, Polda Kepulauan Riau menangkap tujuh orang yang diduga menyelundupkan sebany...
InfodariAnda (IdA)