Satreskrim Polresta Tangerang ringkus 3 pelaku dan 2 penadah penggelapan di pabrik kerupuk 
Elshinta
Sabtu, 21 Mei 2022 - 15:45 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Satreskrim Polresta Tangerang ringkus 3 pelaku dan 2 penadah penggelapan di pabrik kerupuk 
Sumber foto: Selly Loamena/elshinta.com.

Elshinta.com - Unit Reskrim Polresta Tangerang berhasil mengungkap kasus penggelapan yang terjadi pada pabrik kerupuk milik PT Tanindo Prima Multi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Dari hasil penyelidikan pihak kepolisian berhasil meringkus 3 pelaku dan dua penadah penggelapan barang berupa kerupuk.

Diketahui penggelapan barang berupa kerupuk tersebut terjadi sejak tahun 2014 hingga Maret 2022.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Zamrul Aini mengatakan kasus tersebut terungkap setelah Samsuri, Direktur PT Tanindo Prima Multi melaporkan dugaan adanya tindak penggelapan di pabrik tersebut.

"Pihak manajemen sudah mulai curiga terhadap salah satu karyawan yang diduga melakukan penggelapan. Setelah kami terima laporannya, langsung di selidiki," katanya, Jumat (20/5).

Setelah dilakukan penyelidikan pihaknya menemukan adanya seorang staf gudang berinisial YS serta dua supir berinisial SM dan UW yang melakukan penggelapan kerupuk.

"Satu staf dan dua supir kami tetapkan menjadi tersangka dalam kasus ini. Ketiganya bekerjasama mengeluarkan barang dari gudang tanpa surat jalan, kemudian di simpan disalah satu kontrakan di daerah Pasar Kemis,".

Kemudian, barang dari hasil penggelapan tersebut dijual kepada langgalan yang biasanya membeli ke PT Tanindo Prima Multi dengan harga murah.

"Selain satu orang staf dan dua supir, kami amankan juga dua penadah berinisial SH dan AY," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Selly Loamena, Sabtu (21/5). 

Dari pengakuan SH dan AY keduanya tergiur membeli kerupuk kepada YS karena dotawarkan dengan harga yang jauh lebih murah.

Zamrul menjelaskan, dalam sekali melakukan aksinya ketiga tersangka tersebut mampu mengeluarkan 500-1.000 bal kerupuk dari gudang tanpa surat jalan.

"YS itu mempersiapkan barang dari gudang. Biasanya dalam sekali beraksi bisa 500 sampai 1.000 bal kerupuk diangkut keluar dari gudang tanpa surat jalan," katanya.

Setelah barang disiapkan oleh YS, dua tersangka lain yakni supir bertugas mengangkut dan mengantarkan kerupuk hasil penggelapan tersebut ke sebuah kontrakan di daerah Kuta Bumi, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

"Jadi sebelumnya mereka ini sudah mempersiapkan tempat penyimpanan barang hasil penggelapan tersebut. Kemudian setelah barang berhasil keluar dari gudang, mereka mengantar barang tersebut ke kontrakan," ungkapnya.

Akibat penggelapan tersebut, PT Tanindo Prima Multi mengalami kerugihan sebesar Rp 3 miliar.

"Dari hasil audit perusahaan kerugian sekitar Rp 3 miliar. Angkanya sebesar itu karena penggelapan tersebut sudah berlangsung selama 8 tahun," ungkapnya.

Tak hanya para tersangka, pihak kepolisian juga mengamankan beberapa barang bukti seperti, rekaman CCTV, dua kendaraan roda empat, 1.000 bal kerupuk dari dalam kontrakan dan uang tunai sebesar Rp 83 juta.

"Kendaraan yang diamanakan adalah satu truk pengangkut kerupuk dan satu mobil milik salah satu tersangka yang dibeli menggunakan uang hasil kejahatan. Sementara uang Rp 83 juta disita dari tangan tersangka," pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkot Jakbar kerahkan 250 personel guna sterilkan PKL di Kota Tua
Senin, 04 Juli 2022 - 18:54 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) mengerahkan 250 personel gabungan yang terdiri dari Sa...
Formula E Jakarta diadakan dua kali pada 2023
Senin, 04 Juli 2022 - 18:06 WIB
Ajang balap listrik, Formula E Jakarta dijadwalkan akan diadakan dua kali pada musim ke sembilan yak...
Kasus mahasiswi aniaya polisi di Jatinegara berakhir damai
Senin, 04 Juli 2022 - 14:58 WIB
Kasus dugaan penganiayaan oleh seorang mahasiswi bernama Hana terhadap anggota Polres Metro Jakart...
Bupati Tangerang pastikan pelaksanaan Shalat Idul Adha terapkan prokes
Senin, 04 Juli 2022 - 08:59 WIB
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar memastikan masjid-masjid yang melaksanakan Shalat Idul Adha 144...
Polda Metro sediakan Samsat Keliling di 14 lokasi Jadetabek
Senin, 04 Juli 2022 - 08:47 WIB
Polda Metro Jaya menyediakan layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Keliling untuk...
Polda Metro buka lima titik SIM Keliling hingga pukul 14.00 WIB
Senin, 04 Juli 2022 - 08:35 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya membuka lima lokasi SIM Keliling di Jakarta hingga pukul 14....
Arka Kinari berlayar, bermusik kampanyekan hemat listrik dan air
Senin, 04 Juli 2022 - 07:01 WIB
Sebagian masyarakat tidak sadar bahwa air merupakan sumber daya alam yang menjadi salah satu kebutuh...
BMKG perkirakan hujan merata di DKI Jakarta pada Senin
Senin, 04 Juli 2022 - 06:45 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan akan terjadi secara merata d...
Puluhan polisi cilik meriahkan kampanye keselamatan berlalu lintas
Minggu, 03 Juli 2022 - 22:51 WIB
Sebanyak 22 anak yang tergabung dalam polisi cilik ikut memeriahkan kampanye keselamatan berlalu lin...
Seorang pemuda tenggelam di Kali Jodo
Minggu, 03 Juli 2022 - 21:17 WIB
Seorang pemuda berusia 22 tahun bernama Ericko Ramadan Fadillah tenggelam di Kali Jodo, kawasan Tel...
InfodariAnda (IdA)