Kabulkan Prapid Anthony, Hakim: Penetapan tersangka tidak sah 
Elshinta
Sabtu, 21 Mei 2022 - 16:45 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Kabulkan Prapid Anthony, Hakim: Penetapan tersangka tidak sah 
Sumber foto: Amsal/elshinta.com

Elshinta.com - Hakim tunggal Philip Mark Soentpiet mengabulkan sebagian permohonan praperadilan yang diajukan Anthony, tersangka kasus penipuan dan penggelapan dalam jabatan.

Hakim menyatakan status tersangka yang ditetapkan Polrestabes Medan kepada Anthony tidak sah. Selain itu hakim juga membatalkan sprindik kasus ini. "Mengabulkan permohonan pemohon sebagian. Menyatakan Sprindik penyidik Polrestabes Medan tidak sah dan menyatakan penetapan status tersangka terhadap pemohon tidak sah," sebut hakim Philip Mark Soentpiet  dalam persidangan yang digelar di Cakra 9, Pengadilan Negeri Medan, Jumat (20/5).

Irwansyah Nasution selaku kuasa hukum pemohon mengapresiasi putusan ini. "Jadi tadi Hakim memutuskan permohonan kita yang pertama pembatalan spindik, yang kedua penetapan tersangka dibatalkan," sebut Irwansyah didampingi  DR Indra Gunawan Purba, Fauzi SH dan Baginda Parlagutan Lubis, SH dari kantor advokat Irwansyah dan Partner. 

Menurutnya putusan ini sesuai dengan permohonan yang mereka ajukan bahwa penyidik telah melakukan pelanggaran SOP dan tidak objektif dalam menangani perkara ini. "Salah satunya bahwa dua alat bukti tidak mencukupi sebagaimana diatur dalam 184 KUHAP," kata Irwansyah.

Kesalahan fatal lainnya, lanjut Irwansyah, berdasarkan hasil gelar perkara khusus yang dilasanakan oleh Wassidik Ditreskrimum Polda Sumut, diketahui penetapan tersangka terhadap Antony terlalu prematur.

Dimana penyidik belum melakukan audit independent untuk mengetahui kerugian dari Laporan tersebut dan belum melakukan pemeriksaan terhadap pihak bank dan saksi lainnya.

Apalagi, beber Irwansyah, penyidik diduga menolak bukti yang diajukan oleh terlapor Antony. "Artinya pemeriksaan tidak berimbang dan objektif, tiba-tiba tersangka aja," pungkasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Amsal. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polresta Bogor Kota koordinasi Polres Metro Jaksel soal Elvis Cafe
Minggu, 26 Juni 2022 - 08:45 WIB
Kepala Polresta Bogor Kota, Komisaris Besar Polisi Susatyo P Condro, menyatakan, sejak isu promosi m...
Jaksa Agung bakal umumkan tersangka baru kasus korupsi Garuda
Minggu, 26 Juni 2022 - 08:01 WIB
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin bakal mengumumkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pengada...
Kapolres: Sopir mengantuk sebabkan bus masuk jurang di Tasikmalaya
Minggu, 26 Juni 2022 - 07:31 WIB
Kepala Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan menyatakan bahwa sopir mengaku menga...
Komisi III: Usut tuntas promosi miras gunakan nama Muhammad dan Maria
Sabtu, 25 Juni 2022 - 22:45 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh meminta polisi mengusut tuntas kasus promosi mi...
Polri kenakan wajib lapor 2 tersangka Indosurya cegah melarikan diri
Sabtu, 25 Juni 2022 - 22:01 WIB
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri mewajibkan dua ters...
Promosi makanan-minuman beridentitas yang membuat resah
Sabtu, 25 Juni 2022 - 11:59 WIB
Jika pada masa pemilihan kepala daerah Provinsi DKI Jakarta, warga resah soal politik identitas maka...
Polisi Indragiri Hilir temukan warga meninggal diserang buaya
Sabtu, 25 Juni 2022 - 07:01 WIB
Aparat Kepolisian Sektor Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, dibantu warga sete...
Surat dari anggota DPRD Bandung isi \'titipkan\' siswa ke Disdik beredar
Jumat, 24 Juni 2022 - 23:53 WIB
Surat berasal dari DPRD Kota Bandung yang ditujukan kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat bere...
Bupati nonaktif Bogor Ade Yasin segera disidang terkait kasus suap
Jumat, 24 Juni 2022 - 23:05 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan barang bukti dan empat tersangka kasus dugaan suap pe...
Kuasa hukum sebut Mardani Maming terima surat penetapan tersangka KPK
Jumat, 24 Juni 2022 - 22:05 WIB
Ahmad Irawan selaku kuasa hukum Bendahara Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Mardani H. Mami...
InfodariAnda (IdA)