Kejatisu kembali hentikan 3 perkara penganiayaan dengan restorative justice
Elshinta
Sabtu, 21 Mei 2022 - 18:13 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Kejatisu kembali hentikan 3 perkara penganiayaan dengan restorative justice
Sumber foto: Amsal/elshinta.com

Elshinta.com - Kejatisu kembali mengusulkan 3 perkara tindak pidana umum untuk dihentikan penuntutannya dengan menerapkan pendekatan restorative justice (keadilan restoratif) dan disetujui Jampidum Kejagung RI Dr Fadil Zumhana. 

Dalam rilis yang diterima Kontributor Elshinta, Amsal, Sabtu (21/5) disebutkan, tiga perkara yang diusulkan secara online oleh Kajati Sumut Idianto, SH, MH, didampingi Wakajati Edyward Kaban, SH, MH, Aspidum Arip Zahrulyani, SH, MH, Kabag TU Rahmat Isnaini, Kasi Terorisme dan Lintas Negara Yusnar Yusuf Hasibuan, Kasi Penkum Yos A Tarigan, Kajari Humbahas, Kajari Sibolga dan Kacabjari Karo di Tiga Binanga.

Menurut Kajati Sumut Idianto, SH,MH melalui Kasi Penkum Yos A Tarigan 3 perkara yang disusulkan adalah tersangka Ranto Sihombing dari Kejaksaan Negeri Humbang Hasundutan yang disangka melanggar Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan. 

Kemudian, tersangka Joko Aminoto Zebua alias Joko Zebua alias Pak Iqbal dari Kejaksaan Negeri Sibolga yang disangka melanggar Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan.

Tersangka Marlena Br Tarigan dari Cabang Kejaksaan Negeri Karo di Tiga Binanga yang disangka melanggar Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan.

Tiga perkara ini, lanjut Yos sudah disetujui untuk dihentikan penuntutannya dengan menerapkan pendekatan keadilan restoratif. “Adapun alasan dan pertimbangan dilakukannya penghentian penuntutan dengan penerapan restorative jusctice, berpedoman pada Peraturan Jaksa Agung No. 15 tahun 2020 yaitu, tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana, jumlah kerugian dibawah dua setengah juta rupiah, ancaman hukuman dibawah 5 tahun penjara, adanya perdamaian antara tersangka dengan korban dan direspons positif oleh keluarga,” katanya.

Yang pasti, tambah Yos antara tersangka dan korban ada kesepakatan berdamai dan tersangka menyesali perbuatannya serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Proses pelaksanaan perdamaian juga disaksikan oleh keluarga, tokoh masyarakat dan tokoh agama serta difasilitasi oleh Kajari, Kacabjari dan jaksa yang menangani perkaranya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polresta Bogor Kota koordinasi Polres Metro Jaksel soal Elvis Cafe
Minggu, 26 Juni 2022 - 08:45 WIB
Kepala Polresta Bogor Kota, Komisaris Besar Polisi Susatyo P Condro, menyatakan, sejak isu promosi m...
Jaksa Agung bakal umumkan tersangka baru kasus korupsi Garuda
Minggu, 26 Juni 2022 - 08:01 WIB
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin bakal mengumumkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pengada...
Kapolres: Sopir mengantuk sebabkan bus masuk jurang di Tasikmalaya
Minggu, 26 Juni 2022 - 07:31 WIB
Kepala Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan menyatakan bahwa sopir mengaku menga...
Komisi III: Usut tuntas promosi miras gunakan nama Muhammad dan Maria
Sabtu, 25 Juni 2022 - 22:45 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh meminta polisi mengusut tuntas kasus promosi mi...
Polri kenakan wajib lapor 2 tersangka Indosurya cegah melarikan diri
Sabtu, 25 Juni 2022 - 22:01 WIB
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri mewajibkan dua ters...
Promosi makanan-minuman beridentitas yang membuat resah
Sabtu, 25 Juni 2022 - 11:59 WIB
Jika pada masa pemilihan kepala daerah Provinsi DKI Jakarta, warga resah soal politik identitas maka...
Polisi Indragiri Hilir temukan warga meninggal diserang buaya
Sabtu, 25 Juni 2022 - 07:01 WIB
Aparat Kepolisian Sektor Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, dibantu warga sete...
Surat dari anggota DPRD Bandung isi \'titipkan\' siswa ke Disdik beredar
Jumat, 24 Juni 2022 - 23:53 WIB
Surat berasal dari DPRD Kota Bandung yang ditujukan kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat bere...
Bupati nonaktif Bogor Ade Yasin segera disidang terkait kasus suap
Jumat, 24 Juni 2022 - 23:05 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan barang bukti dan empat tersangka kasus dugaan suap pe...
Kuasa hukum sebut Mardani Maming terima surat penetapan tersangka KPK
Jumat, 24 Juni 2022 - 22:05 WIB
Ahmad Irawan selaku kuasa hukum Bendahara Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Mardani H. Mami...
InfodariAnda (IdA)