Kabupaten Malinau dan Nunukan terendam banjir
Elshinta
Minggu, 22 Mei 2022 - 14:19 WIB |
Kabupaten Malinau dan Nunukan terendam banjir
Salah satu daerah terparah terkena banjir adalah jalan turunan bukit di daerah Salap Malinau yang tak bisa dilalui kendaraan, Minggu (22/05/2022) (ANTARA/iskandar Zulkarnaen)

Elshinta.com - Sejumlah kecamatan di Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara direndam banjir akibat tingginya curah dan intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir.

"Banjir mulai tadi subuh akibat luapan hulu Sungai Sembakung. Banjir juga merendam sebagian wilayah Kecamatan Lumbis Induk dan Lumbis Ogong," kata Kepala Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan Pangiran Eddy saat dihubungi via pesan singkat di Tanjung Selor, Minggu.

Ia mengatakan di Mansalong, daerah pinggiran yang terkena. "Termasuk rumah kami, tinggi air sekitar satu meter. Mudah-mudahan tidak hujan lagi di hulu sungai. Banjir yang kedua pada 2022. Banjir awal tahun ini ketinggian air sempat sekitar dua meter dalam rumah," ujarnya.

Saat ini, sebagian warga sudah mengungsi ke daerah aman. Ia berharap pemerintah segera melakukan normalisasi sungai serta merelokasi pemukiman warga yang selama ini menjadi daerah "langganan banjir" setiap musim hujan.

"Banjir diperkirakan akibat faktor tingginya pendangkalan atau sedimentasi di beberapa titik sepanjang aliran Sungai Sembakung. Kami berharap pemerintah daerah serius menangani dan mengatasi masalah banjir, karena kini rutin terjadi setahun bisa dua atau tiga kali," ujarnya.

Salah satu usulan pihaknya kepada Pemkab Nunukan adalah pembangunan siring di sepanjang daerah aliran sungai Sembakung. Usulan ini sudah dimasukkan dalam SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah).

Ia memperkirakan ada dampak lingkungan dari kian maraknya aktivitas pembukaan lahan untuk sektor perkebunan (sawit), pertambangan dan perhutanan.

"Iya, dulu saat saya masih kecil jarang sekali air sungai Sembakung ini meluap. 10 atau 20 tahun terakhir volume air Sungai Sembakung ini tidak seperti dulu lagi. Ada abrasi sepanjang pinggir sungai. Sekarang ini sulit melihat air Sungai Sembakung ini jernih seperti saat kami masih kecil. Sepanjang tahun air sungai keruh kecoklatan," paparnya.

Sementara itu, banjir juga melanda sebagian wilayah di Kabupaten Malinau. "Luapan Sungai Sesayap Malinau mulai menggenangi rumah warga sekitar 04.00 Wita di Desa Belayan, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau," kata Morhan, warga Malinau.

Selain banjir merendam rumah warga, juga fasilitas umum, termasuk ruang Sekolah SD 006 Belayan Malinau Utara, sehingga para pengelola sekolah bergotong royong menyelamatkan barang penting agar tidak rusak terkena air banjir.

Salah satu daerah terparah terkena banjir adalah jalan turunan bukit di daerah Salap Malinau. Puluhan kendaraan tidak bisa melintasi kawasan itu, karena cukup dalam, sehingga puluhan kendaraan roda dua dan empat tertahan di atas bukit.

Di kawasan hulu Sungai Sesayap Malinau terdapat juga sungai besar, yakni Sungai Mentarang dan Sungai Sembuak, sehingga jika curah dan intensitas hujan tinggi di pedalaman akan memperparah banjir Malinau.

Selain terjadi banjir di Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan, Sungai Kayan di Kabupaten Bulungan juga meluap. Sejumlah kawasan yang selama ini dikenal sebagai daerah "langganan banjir", antara lain Jalan Padat Karya di Tanjung Palas Hilir, area sekitar Kantor Cabang Pegadaian Tanjung Selor, Kantor Lurah Tanjung Palas Hilir, serta daerah Lebong dan Sabanar Baru.

Di Tanjung Selor, ibu kota Provinsi Kalimantan Utara, air menggenangi area Sabanar, Buluh Perindu, Jalan Imam Bonjol, Jalan Cik Ditiro, dan Jalan Semangka atau area di belakang Markas Komando Resor Militer Maharajalila.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sejumlah warga memblokade gerbang SMA Negeri 2 Manokwari
Senin, 27 Juni 2022 - 16:24 WIB
Sejumlah warga pada Senin (27/6) siang memblokade gerbang SMA Negeri 2 Manokwari di Kota Manokwari, ...
Keluarga Ridwan Kamil berbagi dengan yatim piatu peringati HUT Eril 
Minggu, 26 Juni 2022 - 18:11 WIB
Bertepatan dengan hari ulang tahun Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril, keluarga Gubernur Jawa Barat Rid...
Minta KPK usut dugaan korupsi Formula E, massa gelar parodi pengalungan bunga
Jumat, 24 Juni 2022 - 17:13 WIB
Aksi Jumat Keramat kembali digelar massa Satgas Pemburu Koruptor Formula E di Gedung Merah Putih Kom...
Diduga cabuli anak didik, ANS Kemenag di Subang diamankan petugas
Kamis, 23 Juni 2022 - 20:25 WIB
Warga Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat diamankan jajaran Polres Subang diduga melaku...
 Puluhan bangkai kambing gegerkan warga Susukan, Semarang
Kamis, 23 Juni 2022 - 19:56 WIB
Penemuan puluhan bangkai kambing berjenis domba yang tergeletak di sekitar Jembatan Kali Serang Dusu...
 Tim SAR Gabungan temukan dua pelajar hanyut di Sungai Simonis 
Rabu, 22 Juni 2022 - 18:35 WIB
Tim SAR Gabungan dibantu warga juga melakukan pemasangan jaring di hilir Sungai guna mengantisipasi ...
Pussenarhanud gelar Danpussenarhanud Cup 2022 `5on5 Airsoft Competition`
Senin, 20 Juni 2022 - 21:57 WIB
Sebagai bentuk dukungan untuk pengembangan olahraga permainan dengan menggunakan senjata (airsoftgun...
Geruduk Kantor PPP, massa Gerakan Penyelamat Ka`bah gelar aksi teatrikal
Senin, 20 Juni 2022 - 21:35 WIB
Aksi Tarik Mandat Suharso (TMS) kembali digelar massa mengatasnamakan Gerakan Penyelamat Ka`bah (GPK...
 Konvoi motor bawa sajam, belasan remaja di Karang Tengah diamankan polisi
Senin, 20 Juni 2022 - 19:38 WIB
Polisi mengamankan belasan remaja yang masih berstatus pelajar diduga hendak tawuran di kawasan Gree...
Korban tenggelam di Sungai Pase ditemukan meninggal dunia
Senin, 20 Juni 2022 - 18:24 WIB
Abdul Mutaleb (50) warga Desa Beuringen Kecamatan Samudera, Aceh Utara ditemukan tim SAR Aceh Utara ...
InfodariAnda (IdA)