Diwisuda, Putra Panglima TNI raih gelar ganda dari UGM dan University of Melbourne
Panglima TNI Jendral Andika Perkasa bangga atas keberhasilan putranya yang berhasil menyelesaikan pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Bahkan sang putra meraih gelar ganda dari UGM dan University of Melbourne.

Elshinta.com - Panglima TNI Jendral Andika Perkasa bangga atas keberhasilan putranya yang berhasil menyelesaikan pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Bahkan sang putra meraih gelar ganda dari UGM dan University of Melbourne.
Putra Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa yakni Andrew Perkasa, S.E., B.Com, kuliah di UGM pada Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM program studi S1 Akuntansi Angkatan 2017. Putra Panglima tersebut mendapatkan gelar ganda sebagai bagian dari program dual degree. Ia menyelesaikan program DD di University of Melbourne selama 2 tahun pada tahun 2021.
Jenderal Andika Perkasa bersama istri Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati hadir langsung mendampingi putranya yang di wisuda bertempat di
Grha Sabha Pramana UGM. Untuk pertama kalinya setelah pandemi, UGM menggelar wisuda luring secara penuh.
"Bangga, karena memang sebetulnya dari kakek-neneknya juga bagian dari KAGAMA. Dari kedua keluarga saya dan istri KAGAMA banyak. Kami bangga," ungkap Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo, Jumat (27/5).
Putranya yang telah diwisuda sudah menjadi bagian dari KAGAMA dan ini membuat Mantan KASAD tersebut sangat bangga. Semakin bertambah keluarganya yang merupakan bagian dari KAGAMA. Ditanya usai lulus dari UGM, apakah sang putra akan mengikuti jejak militer sang ayah, Jenderal Andika mengaku tidak memaksakan pada putranya. Namun, kemungkinan putranya akan melanjutkan jenjang master atau S2.
"Kayaknya mau ngambil. Master dulu," ujar Jenderal Andika.
Rektor UGM, Prof Panut Mulyono mengatakan bahwa wisuda Program Sarjana dan Diploma periode III Tahun Akademik 2021/2022 kali ini, UGM mewisuda total 1.023 wisudawan/wisudawati. 946 diwisuda dengan gelar Sarjana Strata 1 sementara 77 diwisuda dengan predikat Diploma. Prof Panut Mulyono sendiri memimpin Wisuda yang terkahir pada kali ini karena jabatanya segera berkahir dan segera digantikan dengan Rektor terpilih Prof Ova Emilia.