Polda Jateng tetapkan tiga pimpinan Khilafatul Muslimin sebagai tersangka

Elshinta
Rabu, 08 Juni 2022 - 17:12 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Polda Jateng tetapkan tiga pimpinan Khilafatul Muslimin sebagai tersangka
Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.

Elshinta.com - Polisi mengamankan tiga orang tersangka kasus penyebaran berita bohong dan percobaan makar yang dilakukan oleh Jemaah Khilafatul Muslimin di Brebes. Hal tersebut disampaikan oleh Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy dalam keterangan persnya di Loby Mapolda Jateng.  

"Tiga orang yang diamankan yaitu GZ selaku pimpinan cabang Jemaah Khalifatul Muslimin, serta DS dan AS yang merupakan pimpinan ranting Jemaah Khilafatul Muslimin," ujar Iqbal di hadapan media.

Sebelumnya viral diberitakan aksi sekelompok orang yang menyebut dirinya Jemaah Khilafatul Muslimin membagikan pamflet / selebaran berupa maklumat serta nasehat dan himbauan / ajakan mendirikan khilafah pada masyarakat di Brebes.

"Bermula pada hari minggu tanggal 29 Mei 2022 sekira pukul 10.00 Wib di jalan Desa Keboledan Kec. Wanasari Kab. Brebes terdapat konvoi sepeda motor yang berjumlah kurang lebih 40 orang membagikan pamflet selebaran pada masyarakat berisi ajakan mendirikan Khilafah," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Rabu (8/6). 

Kejadian tersebut kemudian didokumentasikan oleh pelapor berinisial S. Pelapor yang resah dengan aksi Jemaah Khilafatul Muslimin yang menyebarkan paham khilafah di masyarakat tersebut kemudian melapor ke polisi.

Berdasarkan laporan tersebut, petugas kepolisian dari Polres Brebes kemudian melakukan serangkaian langkah penyelidikan dan penyidikan serta memeriksa sejumlah saksi termasuk saksi ahli.

"Sebanyak 14 saksi telah dimintai keterangan, termasuk diantaranya saksi ahli bahasa, ahli agama, ahli sosiologi ahli hukum pidana. Polisi juga memeriksa saksi dari MUI, Kemenag, dan Kesbangpolinmas, hasilnya 3 orang yang yang dianggap bertanggung jawab atas aksi tersebut diamankan petugas dan ditetapkan sebagai tersangka," ungkapnya.

Selain mengamankan para tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan tersangka diantaranya alat peraga berupa pamflet, spanduk, baju bertuliskan Khilafatul Muslimin serta berbagai dokumen dan buku terkait khilafah.

"Penindakan ini merupakan bukti sikap tegas Polri terhadap pihak yang berniat mengganti ideologi Pancasila dengan paham / ideologi lain. Untuk kasus serupa di daerah lain saat ini masih dalam penyelidikan petugas kepolisian," tutur Iqbal.

Atas perbuatannya para tersangka dijerat dengan Pasal 14 ayat 1 dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, dan pasal 107 jo Pasal 53 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Personel Polsek Dewantara pantau stok sembako di Pasar Keude Krueng Geukueh 
Selasa, 27 September 2022 - 16:08 WIB

Personel Polsek Dewantara pantau stok sembako di Pasar Keude Krueng Geukueh 

Elshinta.com, Personel Polsek Dewantara kembali memantau stok sembilan bahan pokok (sembako) di Pasa...
Polda Metro kembali kerahkan Pasukan Basmalah jaga unjuk rasa
Selasa, 27 September 2022 - 14:56 WIB

Polda Metro kembali kerahkan Pasukan Basmalah jaga unjuk rasa

Elshinta.com, Polda Metro Jaya kembali mengerahkan 30 personel Pasukan Basmallah dan Asmaul Husna gu...
Tujuh orang diperiksa terkait ledakan di dekat Asrama Arumbara, Sukoharjo
Senin, 26 September 2022 - 17:06 WIB

Tujuh orang diperiksa terkait ledakan di dekat Asrama Arumbara, Sukoharjo

Elshinta.com, Polisi telah memeriksa tujuh orang saksi terkait peristiwa ledakan keras yang terjadi ...
Korban ledakan Aspol Arumbara jalani perawatan di RSUD Dr. Moewardi
Senin, 26 September 2022 - 14:07 WIB

Korban ledakan Aspol Arumbara jalani perawatan di RSUD Dr. Moewardi

Elshinta.com, Seorang anggota Polres Kota Surakarta, Bripka Dirgantara Pradipta, yang mengalami luka...
Dua ribuan personel TNI-Polri amankan kunjungan Presiden di Baubau
Senin, 26 September 2022 - 13:37 WIB

Dua ribuan personel TNI-Polri amankan kunjungan Presiden di Baubau

Elshinta.com, Sebanyak 2.506 personel gabungan TNI-Polri di Sulawesi Tenggara (Sultra) disiagakan un...
 Polda Sumut gandeng PPATK telusuri aliran perbankan kasus judi online
Senin, 26 September 2022 - 11:55 WIB

Polda Sumut gandeng PPATK telusuri aliran perbankan kasus judi online

Elshinta.com, Polda Sumatera Utara (Sumut) menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terh...
Pangdam VI/Mlw anjangsana ke rumah prajurit dan panti asuhan
Minggu, 25 September 2022 - 21:45 WIB

Pangdam VI/Mlw anjangsana ke rumah prajurit dan panti asuhan

Elshinta.com, Wajah ceria tergambar dari anak-anak Panti Asuhan Al-Mukmin, saat Pangdam VI/Mlw Mayje...
 Satgas Yonif 126/KC obati warga Papua yang terbaring sakit
Minggu, 25 September 2022 - 20:13 WIB

Satgas Yonif 126/KC obati warga Papua yang terbaring sakit

Elshinta.com,
 Amankan pembangunan IKN, Brimob Kaltim harap ada penambahan personel
Minggu, 25 September 2022 - 17:13 WIB

Amankan pembangunan IKN, Brimob Kaltim harap ada penambahan personel

Elshinta.com, Rekrutmen Polri khususnya Brigade Mobile atau Brimob di tahun 2022 ini kembali dilaksa...
Bakamla RI gelar operasi bersama ABF di perbatasan Indonesia-Australia
Minggu, 25 September 2022 - 15:44 WIB

Bakamla RI gelar operasi bersama ABF di perbatasan Indonesia-Australia

Elshinta.com, Bakamla RI melalui unsur KN Pulau Dana-323 laksanakan operasi Gannet 6/22 di perairan ...

InfodariAnda (IdA)