Khawatir PMK, Masjid Nurul Huda, Malang tiadakan penyembelihan hewan kurban
Masjid Nurul Huda di Jalan Tlogomas kota Malang, meniadakan penyembelihan hewan kurban baik berupa sapi maupun kambing pada Idul Adha 2022.

Elshinta.com - Masjid Nurul Huda di Jalan Tlogomas kota Malang, meniadakan penyembelihan hewan kurban baik berupa sapi maupun kambing pada Idul Adha 2022. Langkah meniadakan penyembelihan hewan kurban diambil pihak masjid lantaran khawatir merebaknya penyakit mulut dan kuku yang menyerang hewan berkuku dua seperti sapi dan kambing di Malangraya.
“Ini merupakan hasil rapat antara yayasan, takmir, remaja masjid serta pengurus musholah sekitar masjid Nurul Huda pada Jumat (10/6) malam,” ujar Ketua Takmir Masjid Nurul Huda Sutrisno Zakaria pada Kontributor Elshinta El-Aris, Rabu (15/6).
Dan untuk itu, pihaknya tidak membentuk kepanitiaaan seperti sebelumnya.
“Tentu saja langkah meniadakan penyembelihan hewan kurban sebagai langkah antisipasi apalagi dari peternak yang biasanya memasok hewan kurban di Tlogowaru mengungkapkan tidak bisa mengirim ternak kurban karena banyaknya sapi dan kambing yang mati yang menjadi pertimbangan kami untuk meniadakan penerimaan hewan kurban,” ungkapnya.
Hanya saja meski tidak melakukan penerimaan hewan kurban serta pembagiannya, pihak takmir mempersilahkan untuk lakukan pembagian hewan kurban pada masing-masing RT.
“Kita tidak mau ambil resiko apalagi jika menerima hewan kurban kemudian mati mendadak maka untuk tahun ini kita tiadakan namun salat Idul Adha tetap digelar,” imbuhnya.
Disinggung terkait beredarnya surat berkop takmir masjid terkait peniadaan hewan kurban dimedia sosial, Sutrisno tidak menampik. “Memang itu hasil dari rapat,” akunya.
Terkait jumlah hewan kurban yang biasanya disembelih Masjid Nurul Huda, Sutrisno Zakaria mengaku kalau sebelum ada PMK pihaknya menyembelih 5 ekor sapi, dan 30 kambing.
“Kita sembelih di lokasi yang ada di belakang masjid dengan luas 400 meter persegi dan dagingnya kita bagikan pada warga Tlogomas serta wilayah lain,” tandasnya.