Geruduk Kantor PPP, massa Gerakan Penyelamat Ka`bah gelar aksi teatrikal

Elshinta
Senin, 20 Juni 2022 - 21:35 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Geruduk Kantor PPP, massa Gerakan Penyelamat Ka`bah gelar aksi teatrikal
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com

Elshinta.com - Aksi Tarik Mandat Suharso (TMS) kembali digelar massa mengatasnamakan Gerakan Penyelamat Ka'bah (GPK) di Kantor PPP, Menteng Jakarta Pusat, Senin (20/6).

Mereka melakukan aksi teatrikal dengan membawa kaca cermin sebagai simbol desakan kepada Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa agar intropeksi diri dan banyak bercermin atas kepemimpinannya yang dinilai gagal total membangkitkan kejayaan PPP.

"Sengaja kita bawakan cermin, ya supaya Suharso Monoarfa intropeksi diri bahwasanya dia telah gagal dan justru membuat PPP kian ambruk," tegas Koordinator Aksi Rohmad.

Untuk itu, mereka tidak henti-hentinya memohon agar Suharso legowo mundur teratur dari kursi jabatannya Ketua Umum PPP. Kata Rohmad, aksi demo yang tak kunjung henti dilakukan oleh para kader PPP sebagai bukti bahwa kepemimpinan Suharso Monoarfa sangat buruk.

"Citra partai berlambang Ka’bah, yang menjadi Rumah Besar Umat Islam makin terjun bebas. Makanya, para kader PPP mulai bersatu menuntut agar Suharso Monoarfa mundur dari jabatan ketua umum PPP," ucap Rohmad lagi.

Dikatakannya, hari ini adalah aksi keprihatinan bahwa PPP yang harusnya menjadi Partai Besar Umat Islam didirikan para ulama itu kembali meroket performanya seperti dulu.

"PPP dibawa komando Suharso malah kibarkan bendera kuning. Jika tidak ingin PPP sekarat, sebaiknya Suharso Monoarfa pamitan demi menyelamatkan PPP," sambungnya.

Menurutnya, demo yang dilakukannya kali ini sebagai bentuk rasa cintanya pada PPP agar elektabilitas Partai Ka'bah tersebut tidak menurun.

Sebelumnya, terbukti survei terbaru Charta Politika, menunjukkan elektabilitas Partai Kakbah itu tak mencapai ambang batas parlemen 4 persen. PPP berada di peringkat ke-8 dari daftar elektabilitas partai dengan 2,7 persen. Berada di bawahnya, terdapat PAN dengan angka lebih kecil 2 persen.

"Kami tidak akan berhenti sebelum Suharso Monoarfa mundur. Justru Suharso dan kroni nya pemecah belah, dan membuat PPP makin jeblok. Makanya PPP harus diselamatkan," pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Masyarakat Batubara minta Gubsu tidak goyah penolakan hibah RSU Indrapura
Selasa, 16 Agustus 2022 - 14:48 WIB

Masyarakat Batubara minta Gubsu tidak goyah penolakan hibah RSU Indrapura

Ratusan masyarakat Batubara melakukan aksi demo di Tugu Inalum, Simpang Kuala Tanjung, Kecamatan Sei...
 Ribuan masyarakat Tanah Luas Aceh Utara ikut jalan santai meriahkan HUT ke-77 RI
Senin, 15 Agustus 2022 - 14:47 WIB

Ribuan masyarakat Tanah Luas Aceh Utara ikut jalan santai meriahkan HUT ke-77 RI

Ribuan warga di Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, antusias mengikuti gerak ...
BMKG: Wilayah Jateng selatan masih berpotensi hujan hingga 13 Agustus
Rabu, 10 Agustus 2022 - 17:44 WIB

BMKG: Wilayah Jateng selatan masih berpotensi hujan hingga 13 Agustus

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memrakirakan wilayah Jawa Tengah bagian selatan k...
LPSK tiba di Bareskrim Polri koordinasi `JC` Bharada E
Selasa, 09 Agustus 2022 - 14:12 WIB

LPSK tiba di Bareskrim Polri koordinasi `JC` Bharada E

Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) tiba di Bareskrim Polri dalam rangka koordi...
Mabes Polri dapat karangan bunga dukung kasus Brigadir J dituntaskan
Senin, 08 Agustus 2022 - 19:38 WIB

Mabes Polri dapat karangan bunga dukung kasus Brigadir J dituntaskan

Markas Besar (Mabes) Polri di Jakarta kedatangan sejumlah karangan bunga yang berisi pesan dan dukun...
Ribuan warga berburu nasi berkat acara Buka Luwur Sunan Kudus
Senin, 08 Agustus 2022 - 19:11 WIB

Ribuan warga berburu nasi berkat acara Buka Luwur Sunan Kudus

Tradisi Buka Luwur (penutup makam) Sunan Kudus (Syeikh Ja`far Shodiq) salah satu Wali Songo penyebar...
Kembali, ADHA di Kudus meninggal dunia
Minggu, 07 Agustus 2022 - 18:12 WIB

Kembali, ADHA di Kudus meninggal dunia

Anak dengan HIV/AIDS (ADHA) warga kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah berusia 8 tahun men...
BMKG: Terpantau 16 titik panas di Sumatera Utara
Minggu, 07 Agustus 2022 - 15:44 WIB

BMKG: Terpantau 16 titik panas di Sumatera Utara

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau terdapat 16 titik panas atau hotspot di ...
Rumah produksi tas sekolah di Loram Wetan, Kudus terbakar, kerugian capai ratusan juta 
Kamis, 04 Agustus 2022 - 20:56 WIB

Rumah produksi tas sekolah di Loram Wetan, Kudus terbakar, kerugian capai ratusan juta 

Kebakaran hebat melanda sebuah rumah produksi pembuatan tas sekolah di Desa Loram Wetan, tepatnya di...
Jaksa tangkap Keuchik dan Bendahara Gampong Blang Talon, Kuta Makmur, Aceh Utara
Kamis, 04 Agustus 2022 - 14:06 WIB

Jaksa tangkap Keuchik dan Bendahara Gampong Blang Talon, Kuta Makmur, Aceh Utara

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Aceh Utara menerima pelimpahan tersangka dan barang bukt...

InfodariAnda (IdA)