HUT kiri HUT kanan

BMKG: Kondisi udara Jakarta Senin (20/6) dalam kategori tidak sehat

Elshinta
Selasa, 21 Juni 2022 - 11:28 WIB |
BMKG: Kondisi udara Jakarta Senin (20/6) dalam kategori tidak sehat
Kabut akibat kualitas udara yang tidak sehat menyelimuti gedung-gedung pencakar langit diamati dari kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat, pukul 07.45 WIB (17/6/2022). (ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)

Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan berdasarkan pantauan pada Senin (20/6), Nilai Ambang Batas (NAB) konsentrasi PM2.5 wilayah Jakarta dalam kategori tidak sehat.

Dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Selasa, Pelaksana tugas Deputi Bidang Klimatologi BMKG Urip Haryoko mengatakan pada beberapa hari terakhir PM2.5 mengalami lonjakan peningkatan konsentrasi dan tertinggi berada pada level 148 µg/m3 pada 15 Juni 2022.

PM2.5 dengan konsentrasi ini dapat dikategorikan dalam kategori kualitas udara tidak sehat.

Pada 16-17 Juni konsentrasi PM2.5 cenderung turun dibandingkan 15 Juni saat terjadi konsentrasi yang cukup tinggi.

"Namun terjadi kenaikan konsentrasi PM2.5 pada 18 Juni hingga mencapai 147,5 µg/m3. Pada 20 Juni 2022, konsentrasi PM2.5 kembali berada di atas 100 µg/m3," kata dia.

Perlu diketahui bahwa NAB konsentrasi PM2.5 adalah sebesar 65 µg/m3. Di bawah nilai tersebut yaitu antara 15-65 µg/m3 polusi udara berada pada tingkat sedang dan nilai konsentrasi pada 0-15 µg/m3 berada pada kategori baik.

Di atas NAB, bila berada pada konsentrasi 66-150 µg/m3 kategori tidak sehat, bila berada pada nilai 151-250 µg/m3 kategori sangat tidak sehat, dan bila lebih dari 250 µg/m3 berada pada kategori berbahaya.

"Pantauan BMKG Kemayoran Jakarta menunjukkan bahwa sejak awal Juni 2022 hingga saat ini konsentrasi rata-rata PM2.5 berada pada level 41 µg/m3 berada pada kategori sedang," ujar Urip.

Ia menjelaskan menurunnya kualitas udara di wilayah Jakarta dan sekitarnya disebabkan oleh kombinasi antara sumber emisi dari kontributor polusi udara dan faktor meteorologi yang kondusif untuk menyebabkan akumulasi  konsentrasi PM2.5.

PM2.5 merupakan salah satu polutan udara dalam wujud partikel dengan ukuran yang sangat kecil, yaitu tidak lebih dari 2,5 µm (mikrometer).

Dengan ukurannya yang sangat kecil ini, PM2.5 dapat dengan mudah masuk ke dalam sistem pernapasan, dan dapat menyebabkan gangguan infeksi saluran pernapasan dan gangguan pada paru-paru dalam jangka waktu yang panjang.

Selain itu, PM2.5 dapat menembus jaringan peredaran darah dan terbawa oleh darah ke seluruh tubuh. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya gangguan kardiovaskular seperti penyakit jantung koroner.

Peningkatan konsentrasi PM2.5 yang berdampak pada penurunan kualitas udara di Jakarta ini memberikan pengaruh negatif pada individu yang memiliki riwayat terhadap gangguan saluran pernapasan dan kardiovaskuler.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk dapat mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan pelindung diri seperti masker yang sesuai untuk dapat mengurangi tingkat paparan terhadap polutan udara.

Masyarakat diimbau terus memperoleh dan memanfaatkan informasi dan prediksi cuaca maupun iklim terkini dari BMKG dengan mengakses saluran yang tersedia atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Peringati HUT ke-77 RI, warga Puntan menamai gang lingkungan dengan nama Presiden
Rabu, 17 Agustus 2022 - 14:44 WIB

Peringati HUT ke-77 RI, warga Puntan menamai gang lingkungan dengan nama Presiden

Momen kemerdekaan ke 77 RI ternyata dimanfaatkan warga Kampung Puntan, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gu...
 Andalkan spot 5 kampung keren, Burengan juara 3 lomba kelurahan tingkat provinsi
Selasa, 16 Agustus 2022 - 18:15 WIB

Andalkan spot 5 kampung keren, Burengan juara 3 lomba kelurahan tingkat provinsi

Kelurahan Burengan Kecamatan Pesantren Kota Kediri berhasil menyebet peringkat ke 3, untuk lomba kel...
40 desa di Kecamatan Samudera Aceh Utara ikut Lomba Desa Bersih dan Sehat
Senin, 15 Agustus 2022 - 16:24 WIB

40 desa di Kecamatan Samudera Aceh Utara ikut Lomba Desa Bersih dan Sehat

Sebanyak 40 desa di Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara ikut perlombaan Desa Bersih dan Sehat.
Cegah karhutla, Kapolda Sumut optimalkan aplikasi Lancang Kuning
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 22:37 WIB

Cegah karhutla, Kapolda Sumut optimalkan aplikasi Lancang Kuning

Guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera Utara, Kapolda Sumut Irjen Po...
Kapolres Langkat sosialisasi karhutla di PTPN-2
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 21:45 WIB

Kapolres Langkat sosialisasi karhutla di PTPN-2

Sedikitnya satu juta hektare hutan dan lahan termasuk kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) ya...
170 danau di Jabodetabekpunjur diidentifikasi dalam pemetaan digital untuk mitigasi banjir
Jumat, 12 Agustus 2022 - 21:55 WIB

170 danau di Jabodetabekpunjur diidentifikasi dalam pemetaan digital untuk mitigasi banjir

Sedikitnya 170 danau alami dan buatan di Jabodetabekpunjur telah disurvei secara digital dalam pemet...
DKP Sulawesi Selatan rehabilitasi ekosistem pulau kecil Takalar
Kamis, 11 Agustus 2022 - 12:00 WIB

DKP Sulawesi Selatan rehabilitasi ekosistem pulau kecil Takalar

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Selatan melalui Cabang Dinas Kelautan (CDK) Mamminasata,...
 Butuh kearifan bersama jaga ekosistem Danau Rawa Pening
Selasa, 02 Agustus 2022 - 16:35 WIB

Butuh kearifan bersama jaga ekosistem Danau Rawa Pening

Untuk membenahi kualitas air Danau Rawa Pening di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah dibutuhkan kesada...
Jaga kebersihan lingkungan, Satgas TMMD Reg Ke-114 ajak masyarakat bersihkan kampung
Senin, 01 Agustus 2022 - 20:11 WIB

Jaga kebersihan lingkungan, Satgas TMMD Reg Ke-114 ajak masyarakat bersihkan kampung

Kebersihan merupakan bagian penting bagi lingkungan masyarakat karena dengan lingkungan yang bersih ...
Kontes tanaman hias dan syngonium awali Jakarta Plant Market
Minggu, 31 Juli 2022 - 09:54 WIB

Kontes tanaman hias dan syngonium awali Jakarta Plant Market

Antusiasme pecinta tanaman hias benar-benar terlihat di event Jakarta Plant Market.

InfodariAnda (IdA)